Rumah kaki seribu

Pegunungan Arfak, Papua Barat

5 m

Menyiapkan model…

Rumah kaki seribu adalah rumah orang Arfak di pegunungan Papua Barat: bangunan panggung berdinding kulit kayu yang berdiri di atas ratusan batang kecil. Batang-batang itu tidak diikat satu sama lain, tidak ditanam, dan masing-masing miring sendiri-sendiri — jadi ketika tanah bergoyang, seluruh rangka bawahnya ikut bergoyang. Yang membuatnya layak dibangun di sini adalah bahwa ia menjawab persoalan yang sama dengan omo Nias dengan cara yang berlawanan: yang satu menyegitigakan setiap petak supaya tidak bergoyang, yang lain tidak menyilangkan apa pun supaya boleh bergoyang. Matahari pada model ini dihitung untuk Pegunungan Arfak, 1,10° LS dan 133,90° BT.

Ini pak dengan sumber paling tipis dalam projek ini, dan itu perlu dinyatakan di depan. Omo Nias, uma Sumba dan saoraja Bugis masing-masing punya kepustakaan etnografi untuk disandari; rumah ini praktis hanya punya jilid survei Depdikbud yang bisa dijangkau penulis. Karena itu daftar kanonnya pendek dan hanya menyatakan yang dinyatakan sumber itu dengan jelas: bahwa kakinya sangat banyak dan kecil, bahwa kaki itu tidak ditanam, bahwa rumah marga terbagi dua. Seluruh angkanya — tanpa kecuali — adalah perkiraan penulis, termasuk jumlah kaki, yang justru merupakan hal paling dikenal tentang bangunan ini. Miringnya tiap kaki dihitung dari letaknya sendiri agar model tetap deterministik; di bangunan sebenarnya miring itu akibat pekerjaan tangan, bukan rumus. Papua Barat berisi banyak suku dengan bangunan yang berbeda-beda; ini rumah Arfak dan bukan “rumah Papua”.