Bale

Ubud, Gianyar, Bali

5 m

Menyiapkan model…

Bale adalah bangunan tunggal dalam pekarangan rumah Bali: panggung pasangan yang rendah, sejumlah saka, dan atap limas beralang-alang, terbuka pada sisi-sisinya. Yang membuatnya layak dibangun di sini bukan bentuknya — ini benda paling sederhana dalam projek ini — melainkan cara mengukurnya. Menurut Asta Kosala Kosali, setiap panjang pokok adalah kelipatan bulat ukuran tubuh pemiliknya, ditambah pengurip supaya tidak pernah tepat. Nama bagian pada layar ini — bale, bataran, saka, sendi, sunduk, jurai, alang-alang, murda — adalah kata Bali dan Indonesia; di tempat penulis tidak cukup yakin akan istilah Balinya, bagian itu dinamai dalam bahasa Indonesia. Matahari pada model ini dihitung untuk Ubud, 8,51° LS dan 115,26° BT.

Dua kekurangan yang perlu dinyatakan langsung. Pertama: rumah Bali adalah pekarangan bertembok berisi beberapa bale mengelilingi natah, dengan sanggah di sudut kaja-kangin dan angkul-angkul yang harus dilewati dengan berbelok. Model ini membangun satu bale, bukan pekarangannya — jadi yang paling khas dari perumahan Bali justru tidak ada di sini. Kedua: tidak ada ukiran sama sekali. Ukiran bukan tempelan pada bangunan Bali, jadi ketiadaannya adalah kekurangan yang nyata; tetapi mengarang motif yang masuk akal dari perbendaharaan milik pengukir tertentu lebih buruk daripada tidak menampilkannya. Selain itu, perbandingan antar ukuran tubuh — berapa hasta dalam sedepa — adalah antropometri penulis, bukan angka dari kepustakaan Bali.