Sasadu

Jailolo, Halmahera Barat

5 m

Menyiapkan model…

Sasadu adalah balai kampung orang Sahu di Halmahera Barat: terbuka di keempat sisinya, beratap daun sagu yang turun rendah, dengan bangku keliling tempat sekampung duduk makan bersama. Ia punya beberapa bukaan dan tinggi bukaan itu tidak sama; lewat mana seseorang masuk mengikuti siapa dia. Itulah alasan bangunan ini dibangun di sini: tiga puluh dua bangunan sebelumnya menyatakan kedudukan lewat ukuran, letak, jumlah, atau tumpukan sesuatu, dan yang ini menyatakannya dalam sentimeter di atas kepala orang. Hal kedua sama pentingnya: bukaan yang tertinggi pun masih lebih rendah daripada orang berdiri, jadi membungkuk bukan hal yang dituntut dari yang berkedudukan rendah melainkan yang diminta bangunan ini dari semua orang. Matahari pada model ini dihitung untuk Jailolo, 1,08° LU dan 127,48° BT.

Yang paling perlu diwaspadai pada pak ini adalah angka-angka bukaannya. Bahwa bukaan sasadu berbeda-beda tingginya dan bahwa orang membungkuk masuk disebut sumber; berapa sentimeter selisihnya tidak. Selisih sebelas sentimeter di sini tafsiran penulis, dan seluruh pernyataan pak ini bersandar padanya — pengukuran tiga sasadu akan menyelesaikannya dalam satu pagi. Selain itu: hiasan ukir dan kain yang sesungguhnya jauh lebih banyak daripada dua helai yang dimodelkan; susunan bangku dan siapa duduk di mana disederhanakan; upacara makan adat yang menjadi seluruh maksud bangunan ini tentu tidak dapat dimodelkan; dan pembagian laki-laki, perempuan, dan tamu di sini disusun sebagai urutan sederhana, sedangkan pembagian yang sesungguhnya menyangkut kerabat dan asal yang tidak dapat diwakili oleh tiga atau empat pilihan.