BerandaCerita singkat: tiga pola hujan IndonesiaPetaPeta rezim hujan dan kurva bulanan tiap kotaBandingkanBandingkan kurva hujan dua kota pada satu sumbu bulanCara kerjaDekomposisi harmonik, ambang, data, dan kecocokan dengan BMKG

Maluku

Masohi

Lokallokal-2

Masohi paling basah di Juni (684 mm) dan paling kering di Oktober (117 mm). Pada bulan yang sama, Jakarta menerima 93 mm.

Bacaan lapangan · normal 2006–2015

Lokal · lokal-2

0342684JANFEBMARAPRMEIJUNJULAGUSEPOKTNOVDES
Batang — curah hujan bulanan aktualGaris penuh — harmonik tahunan (satu gelombang per tahun)Garis putus-putus — harmonik semi-tahunan (dua gelombang per tahun)
Curah hujan bulanan normal di Masohi, mm
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
158195207267498684534351244117125256
Total tahunan
3.636 mm
Terbasah
Jun 684 mm
Terkering
Okt 117 mm
Bulan basah (> 100 mm)
12 / 12 · kering 0

Bulan basah dan kering memakai kriteria Mohr (> 100 mm, < 60 mm) seperti Schmidt–Ferguson, tetapi dihitung dari tahun normal, bukan per tahun — jadi bukan nilai Q Schmidt–Ferguson.

Pola serupa — bentuk tahunan paling mirip, bukan zona yang sama

Mengapa Lokal? Puncak hujannya jatuh 5,1 bulan dari pusat monsun Asia, melewati ambang Lokal (> 3 bulan). Musim hujannya jatuh di luar musim hujan Asia.

Angka pastinya
Rasio semi-tahunan/tahunan:
0.576
— ambang Ekuatorial 1.00
Jarak puncak dari pusat monsun:
5.069 bulan
— ambang Monsunal ≤3, Lokal >3
Amplitudo tahunan / semi-tahunan:
205.1 / 118.2 mm
Bandingkan dengan Jakarta →Lihat di petaUbah gelombangnya sendiri

Tiga bentuk acuan — contoh sintetis, bukan data lokasi nyata

MonsunalJan–Des
EkuatorialJan–Des
LokalJan–Des · kota ini

Klasifikasi turunan dari data presipitasi grid terbuka, bukan Zona Musim resmi BMKG. Angka di halaman ini adalah normal 2006–2015 di titik koordinat kota, bukan prakiraan. Untuk prakiraan awal musim di Masohi, rujuk BMKG.