Kalimantan Barat
Pontianak
Pontianak paling basah di November (366 mm) dan paling kering di Februari (163 mm). Pada bulan yang sama, Jakarta menerima 130 mm.
Bacaan lapangan · normal 2006–2015
Ekuatorial · ekuatorial-4
| Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agu | Sep | Okt | Nov | Des |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 264 | 163 | 228 | 274 | 266 | 234 | 215 | 171 | 200 | 342 | 366 | 332 |
- Total tahunan
- 3.055 mm
- Terbasah
- Nov 366 mm
- Terkering
- Feb 163 mm
- Bulan basah (> 100 mm)
- 12 / 12 · kering 0
Bulan basah dan kering memakai kriteria Mohr (> 100 mm, < 60 mm) seperti Schmidt–Ferguson, tetapi dihitung dari tahun normal, bukan per tahun — jadi bukan nilai Q Schmidt–Ferguson.
Mengapa Ekuatorial? Gelombang dua-kali-setahun lebih kuat dari yang sekali-setahun (rasio 1,64, ambang 1,00). Dua musim hujan dalam setahun, bukan satu.
Angka pastinya
- Rasio semi-tahunan/tahunan:
- 1.642
- — ambang Ekuatorial 1.00
- Amplitudo tahunan / semi-tahunan:
- 44.2 / 72.6 mm
Tiga bentuk acuan — contoh sintetis, bukan data lokasi nyata
Klasifikasi turunan dari data presipitasi grid terbuka, bukan Zona Musim resmi BMKG. Angka di halaman ini adalah normal 2006–2015 di titik koordinat kota, bukan prakiraan. Untuk prakiraan awal musim di Pontianak, rujuk BMKG.