Metode
Ini bukti kerjanya: dataset, ambang klasifikasi, dan tingkat kecocokan dengan BMKG — semua bisa diperiksa, bukan sekadar diklaim.
Bagaimana klasifikasi ini dibuat, dan apa yang tidak bisa ia klaim.
Yang harus dinyatakan
- Ini adalah klasifikasi turunan, bukan Zona Musim resmi BMKG. Zona BMKG berasal dari jaringan stasiun dan penilaian ahli, bukan dari pencocokan harmonik pada grid satelit.
- Peta ini menunjukkan rezim, bukan batas zona. Tidak ada batas ZOM yang digambar di sini yang tidak diturunkan langsung dari klasifikasi.
- Ini adalah klimatologi, bukan prakiraan. BMKG menerbitkan prakiraan awal musim setiap tahun; halaman ini menunjukkan normal jangka panjang. Tidak ada tanggal awal musim yang disajikan sebagai prakiraan di mana pun di situs ini.
Dataset
- Nama
- CHIRPS 2.0, Indonesia-region monthly (Climate Hazards Center, UCSB)
- Periode
- 2006-01 to 2015-12 (10-year average; shorter than a 30-year WMO-normal period — see data/source/README.md)
- Jumlah lokasi
- 34
CHIRPS 2.0 (Climate Hazards Center, UCSB), Indonesia-region monthly product, 2006-01 to 2015-12 (10-year average, not the 30-year WMO-normal period — the regional archive itself stops at 2016-10). Real satellite-gauge-blended precipitation at each city's coordinates, nearest-cell sampled at 0.05°. bmkgFamily is a best-effort per-city assignment based on each region's documented regime, not scraped from a specific BMKG bulletin. See data/source/README.md.
Cakupan
- Monsunal 24 (71%)
- Ekuatorial 6 (18%)
- Lokal 4 (12%)
- monsunal: 24 lokasi
- lokal: 4 lokasi
- ekuatorial: 6 lokasi
Tiap keluarga bukan satu bentuk tunggal — sub-tipe di bawah ini, mengikuti nomenklatur BMKG sendiri, adalah pemecahan berdasarkan seberapa kuat harmonik sekunder atau seberapa dominan pola dua-puncaknya.
- ekuatorial-1: 3 lokasi
- ekuatorial-4: 3 lokasi
- lokal-1: 3 lokasi
- lokal-2: 1 lokasi
- monsunal-1: 17 lokasi
- monsunal-2: 7 lokasi
Ambang klasifikasi
Konstanta bernama, dikutip, satu tempat: lib/harmonic/thresholds.ts. Mengubah salah satu mengubah peta, jadi setiap nilai adalah keputusan yang didokumentasikan, bukan angka ajaib.
| Ambang | Nilai | Satuan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Pusat puncak monsun | 0 | bulan (Jan = 0) | Titik tengah jendela basah monsun Asia di sebagian besar Indonesia barat/tengah (Des–Feb). |
| Batas jarak Monsunal | 3 | bulan, jarak melingkar | Puncak siklus tahunan-dominan dalam jarak ini dari pusat monsun diklasifikasi Monsunal. |
| Batas jarak Lokal | 3 | bulan, jarak melingkar | Di atas batas ini, puncak jatuh di 'separuh tahun yang salah' — diklasifikasi Lokal. |
| Rasio dominasi Ekuatorial | 1 | amplitudo semi-tahunan / tahunan | Pada dan di atas rasio ini, harmonik semi-tahunan dianggap dominan: dua puncak per tahun. |
| Rasio Ekuatorial-4 | 1.5 | amplitudo semi-tahunan / tahunan | Rasio yang lebih tinggi memisahkan sub-tipe empat-musim yang jelas dari yang bimodal lemah. |
| Rasio sub-tipe sekunder | 0.5 | amplitudo sekunder / dominan | Harmonik sekunder yang cukup besar memberi sub-tipe '-2' alih-alih '-1' yang bersih. |
Struktur tiga keluarga mengikuti Aldrian, E. & Susanto, R. D. (2003), “Identification of three dominant rainfall regions within Indonesia and their relationship to sea surface temperature”, Int. J. Climatol. 23 — dasar yang sama untuk keluarga Monsunal/Ekuatorial/Lokal milik BMKG. Titik potong rasio dan pergeseran fase di atas adalah kalibrasi proyek ini sendiri untuk pencocokan harmonik, divalidasi hanya oleh tingkat kecocokan yang dilaporkan di bawah — tidak pernah disetel untuk menaikkannya.
Kecocokan dengan BMKG
21/34 lokasi (62%) memiliki keluarga turunan yang sama dengan keluarga BMKG pembanding untuk lokasi tersebut — 14 dari 34 pembanding itu dikutip langsung dari Pemutakhiran Zona Musim Indonesia Periode 1991-2020 (BMKG, 2022), sisanya masih perkiraan terbaik yang belum diverifikasi (lihat data/source/README.md untuk kutipan lengkap per lokasi).
Ini adalah metrik yang dilaporkan, bukan uji lulus/gagal. Bahkan untuk pembanding yang terverifikasi, lokasi turunan bisa sah berbeda dari peta BMKG — Medan, misalnya, keluarga BMKG-nya terverifikasi Ekuatorial, tetapi klasifikasi turunan di titik koordinat kota itu jatuh sebagai Lokal. Palu serupa: BMKG menyebutnya eksplisit sebagai contoh wilayah Lokal, tetapi titik kota Palu sendiri jatuh sebagai Monsunal turunan — kemungkinan karena efek lembah bayangan hujan Palu yang sangat lokal tidak sepenuhnya tertangkap satu titik grid 0,05°. Keduanya bukan bug yang perlu diperbaiki; itu perbedaan nyata antara metode. Memaksakan kecocokan — baik dengan menyetel ambang maupun menyetel label pembanding — berarti berhenti menganalisis. Lokasi yang berbeda ditandai arsir di peta, bukan warna keempat.
Yang tidak dilakukan aplikasi ini
- Tidak ada prakiraan, tidak ada prediksi awal musim, tidak ada prospek musiman.
- Tidak ada reproduksi batas ZOM kecuali data terbukti dapat didistribusikan ulang.
- Tidak ada saran pertanian — hanya klimatologi apa adanya.
- Tidak ada animasi medan angin (lihat PRD.md §2 untuk alasannya).
- Tidak ada akun, tidak ada server, tidak ada jaringan saat runtime.
- Tidak ada machine learning — klasifikasinya adalah pencocokan harmonik dengan ambang yang dinyatakan, sepenuhnya dapat diperiksa.
34 lokasi dalam build ini. Lihat kode sumber untuk metode lengkap.