Pelajari
Bagaimana empat siklus Jawa berjalan bersamaan, mengapa Aboge dan Asapon bisa berbeda, dan dari mana setiap angka di aplikasi ini berasal.
Apa itu weton?
Weton adalah pasangan dua hari: nama hari dalam pekan tujuh hari (Ahad sampai Setu) dan nama hari pasaran dalam pekan lima hari (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Digabungkan, hasilnya seperti “Jemuwah Kliwon”.
Karena lima dan tujuh baru bertemu kembali setelah 35 hari, pasangan yang sama berulang tiap 35 hari sekali. Putaran 35 hari itulah yang disebut selapan — dan dari situ nama aplikasi ini diambil.
Di atas keduanya masih berjalan dua siklus lain: wuku yang berulang tiap 210 hari, dan tahun Jawa lunar yang dimulai Sultan Agung pada 1633 M. Empat siklus, berjalan bersamaan, masing-masing dengan panjangnya sendiri.
Empat siklus yang berjalan bersamaan
Setiap tanggal berada di posisi tertentu pada keempatnya sekaligus. Itulah sebabnya perhitungan Jawa tidak bisa disederhanakan menjadi satu tabel.
| Siklus | Panjang | Isinya |
|---|---|---|
| Pasaran | 5 | Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon |
| Dina | 7 | Senen, Selasa, Rebo, Kemis, Jemuwah, Setu, Ahad |
| Wuku | 210 | 30 wuku — Sinta, Landep, Wukir … Watugunung |
| Tanggal Jawa | 354 / 355 | 12 — Sura, Sapar … Besar |
Bedanya dengan situs weton lain
- Menghitung pasaran, dina, weton, neptu, dan wuku untuk tanggal mana pun, tanpa batas ke belakang maupun ke depan.
- Menghitung tanggal Jawa lunar sejak 1633 M, lengkap dengan windu, tahun, dan kurup yang berlaku — dan menolak menghitung sebelum tahun itu, bukan menebak.
- Menyandingkan Aboge dan Asapon di tempat keduanya berselisih, beserta sebab mekanismenya.
- Memperlihatkan derivasi setiap angka: titik acuan, selisih hari, modulus, hasil, dan kutipan sumbernya.
Yang dihitung dan yang diwariskan
Yang dihitung dan yang ditafsirkan dipisah tegas, di kode maupun di warna. Nila untuk nilai terhitung; merah rubrik disediakan untuk bahan primbon dan tidak dipakai untuk hal lain. Lapisan tafsir belum dirilis: ia menunggu peninjau yang paham praktik pananggalan Jawa.
- Nilai terhitungAritmetika. Bisa dibuka dan diperiksa ulang dengan tangan.
- Bahan tradisiWarna ini disediakan untuk primbon dan belum dipakai — lapisan itu belum dirilis.
- Belum terverifikasiBersandar pada satu sumber, atau di luar rentang yang berlaku.