Tata bahasa di peta
Rumpun tidak hanya soal kata. Bahasa-bahasa sekerabat sering juga menyusun kalimat dengan cara yang sama. Pilih satu ciri tata bahasa dan lihat di mana ciri itu ada.
Dalam kalimat biasa, kata kerja muncul paling akhir: “saya nasi makan”.
Grambank mengode 143 dari 726 bahasa di peta ini untuk ciri ini, dari tata bahasa yang terbit. Yang tidak dikode, atau yang tata bahasanya tidak memastikan, tidak ditampilkan sebagai “tidak”.
Gunakan tombol panah untuk menggeser peta, tombol tambah dan kurang untuk memperbesar dan memperkecil, dan angka nol untuk kembali ke tampilan penuh. Untuk memilih satu bahasa, gunakan pohon kekerabatan atau daftar rumpun di bawah peta.
Pilihan dihapus
Rumpun
+44 rumpun
- Cakupan
- 421 dari 726 bahasa memiliki wilayah (58%); sisanya hanya titik.
- Sisanya bukan pekerjaan yang belum selesai. Wilayah tutur di peta ini berasal dari dua atlas terbitan yang masing-masing punya cakupan wilayah sendiri; bahasa di luar cakupan itu tidak punya wilayah tercatat untuk digambar, jadi digambarkan sebagai titik.
Sebaran wilayah menurut sumber atlas 1990–2020
Batas antarbahasa pada kenyataannya berupa gradien, bukan garis. Garis batas digambar setipis mungkin untuk mengingatkan hal itu.
Sumber: Glottolog 5.3 (CC-BY-4.0), Glottography (CC-BY-4.0), Natural Earth (domain publik), ABVD (CC-BY-4.0), Grambank (CC-BY-4.0).
Status kebertahanan
- tidak terancam134
- terancam270
- mulai ditinggalkan224
- hampir punah60
- nyaris punah14
- punah24
Kebertahanan digambarkan sebagai kerapatan arsir di atas warna rumpun, bukan sebagai warna tersendiri: warna sudah dipakai untuk rumpun, sehingga kedua lapisan dapat dibaca bersamaan. Status mengikuti AES Glottolog untuk 726 bahasa.