Gizi MasakanGizi masakan Indonesia

Diperbarui. Energi per porsi: 225 kcal.

Masakan › berkuah

Bubur ayam

4 porsi

Beras dimasak dengan air banyak sampai pecah, disuwiri ayam. Perbandingan beras dan airnya menentukan hampir segalanya.

Angka ini dari resep yang dipakai. Ubah takarannya kalau resep Anda berbeda.

Angka dihitung untuk
Ketuk satu nutrien untuk melihat sumbangan tiap bahan di resep.

Semua angka di atas belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Berat mentah
1.608 g
Berat matang
tidak diketahui

Angka gizi di atas dihitung dari berat mentah. Berat matang berbeda karena air masuk atau keluar waktu dimasak — itu tidak menambah atau mengurangi gizinya.

Resep yang dipakai

Bar menunjukkan sumbangan ke Energi.

  • Beras putih
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 548 kcal
  • Air
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 0 kcal
  • Ayam dada tanpa kulit
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 330 kcal
  • Daun bawangDitabur mentah
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 6 kcal
  • Seledri
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 1 kcal
  • Bawang putih
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 9 kcal
  • Kecap asin
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 5 kcal
  • Garam
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 0 kcal
  • Bawang gorengtidak ada datanya — tidak dihitung
    gperkiraan, belum ditimbang
    tidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya

Yang paling menggerakkan angka ini

Kalau resep Anda berbeda dari yang di atas, di sinilah bedanya paling terasa. Angkanya adalah perubahan energi per 10 g bahan itu — jadi ini soal kepekatan, bukan saran. Bahan yang dipakai cuma sedikit bisa saja pekat tanpa banyak berpengaruh, karena itu beratnya sekarang ikut ditulis.

  • Beras putih +37 kcal / 10 g · berat 150 g
  • Ayam dada tanpa kulit +17 kcal / 10 g · berat 200 g
  • Bawang putih +15 kcal / 10 g · berat 6 g

Cara masak menentukan faktor retensi, jadi mengubahnya mengubah angka gizinya. Pilihannya adalah operasi USDA untuk kelompok bahan yang sama; faktor yield resep ini hanya berlaku untuk cara masak aslinya, jadi kalau diganti berat matangnya jadi tidak diketahui dan disebut sebagai kekosongan.

Berat berwarna terakota adalah perkiraan atau hasil suntingan Anda, bukan hasil timbangan. 1.608 g total mentah

Simpan versi Anda

Simpan takaran Anda sendiri untuk masakan ini di perangkat ini. Tidak ada yang dikirim ke mana pun, dan tidak ada catatan harian — ini menyimpan resep, bukan yang Anda makan.

Ubah dulu salah satu takaran di atas, baru ada yang bisa disimpan.

Yang tidak terhitung

Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.

8 g dari 1.608 g bahan mentah — 0% dari beratnya — tidak menyumbang apa pun ke angka mana pun, karena datanya tidak ada. Ini ukuran berat, bukan ukuran gizinya: 0% berat tidak berarti 0% gizinya.

Bahan tanpa data (1)

  • Bawang goreng (8 g). Bisa dihitung dari bawang merah plus minyak terserap, tapi angka serapan minyaknya belum ditimbang. Sampai ditimbang, ini tetap kekosongan.

Faktor pengolahan kosong (2)

  • Tidak ada faktor yield untuk Daun bawang yang ditabur mentah. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.
  • Tidak ada kode faktor retensi untuk Daun bawang yang ditabur mentah. Semua nutriennya lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.

Terhadap angka kecukupan gizi

Berapa bagian dari angka kecukupan harian yang disumbang satu porsi ini. Bukan jatah yang terpakai.

Persennya = jumlah satu porsi ÷ angka kecukupan harian kelompok yang dipilih. Angka pembaginya ditulis di sebelah tiap persen, jadi bisa dicek.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, Lampiran I (Tabel 1, 2 dan 3). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 956.

Angka bertanda ini belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Energi

  • Energi belum lengkap225 kcal8% dari 2.650 kkal

Makronutrien

  • Protein belum lengkap18,6 g29% dari 65,0 g
  • Lemak total belum lengkap2,1 g3% dari 75,0 g
  • Lemak jenuh belum lengkap0,6 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Lemak jenuh untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.
  • Karbohidrat belum lengkap31,0 g7% dari 430,0 g
  • Serat belum lengkap0,7 g2% dari 37,0 g
  • Gula total belum lengkap0,2 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Gula total untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.

Lainnya

  • Air belum lengkap346,2 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Air untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.
  • Kolesterol belum lengkap42,5 mgtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Kolesterol untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.

Mineral

  • Kalsium belum lengkap35,4 mg4% dari 1.000,0 mg
  • Zat besi belum lengkap0,9 mg11% dari 9,0 mg
  • Magnesium belum lengkap30,4 mg8% dari 360,0 mg
  • Fosfor belum lengkap163,9 mg23% dari 700,0 mg
  • Kalium belum lengkap206,2 mg4% dari 4.700,0 mg
  • Natrium belum lengkap578,8 mg39% dari 1.500,0 mg
  • Seng belum lengkap1,0 mg9% dari 11,0 mg
  • Selenium belum lengkap19,7 µg66% dari 30,0 mcg

Vitamin

  • Vitamin A (RAE) belum lengkap5,5 µgtidak dibandingkan — Permenkes menyatakan vitamin A dalam RE (retinol equivalent); tabel gizi di sini memakai RAE. Definisi konversi karotenoidnya berbeda, jadi perbandingannya perkiraan.
  • Vitamin C belum lengkap1,5 mg2% dari 90,0 mg
  • Tiamin (B1) belum lengkap0,1 mg5% dari 1,2 mg
  • Riboflavin (B2) belum lengkap0,1 mg7% dari 1,3 mg
  • Niasin (B3) belum lengkap7,2 mg45% dari 16,0 mg
  • Vitamin B6 belum lengkap0,3 mg22% dari 1,3 mg
  • Folat (DFE) belum lengkap8,0 µg2% dari 400,0 mcg
  • Vitamin B12 belum lengkap0,1 µg3% dari 4,0 mcg
  • Vitamin E belum lengkap0,2 mgtidak dibandingkan — Permenkes mencetak satuan vitamin E sebagai mcg. Nilai 15 untuk dewasa lazimnya mg alfa-tokoferol, jadi ini kemungkinan salah cetak di peraturannya. Karena satuannya tidak cocok dengan tabel gizi (mg), vitamin E TIDAK dibandingkan — kekosongan ini disebut, bukan diselesaikan diam-diam.
  • Vitamin K belum lengkap11,3 µg17% dari 65,0 mcg

Asal angkanya — Energi

Sumbangan = berat ÷ 100 × nilai per 100 g × faktor retensi

Tiap baris di bawah adalah rumus itu sekali jalan. Kalikan sendiri kalau mau mengecek — angkanya dibulatkan untuk ditampilkan, jadi hasilnya bisa meleset sedikit di digit terakhir.

Berat.
Berat yang dipakai adalah berat mentah, dan nilai per 100 g juga untuk bahan mentah. Keduanya harus sepasang.
Retensi.
Faktor retensi = berapa bagian nutrien ini yang bertahan lewat cara masak tersebut. ×0,80 berarti sekitar 80% tersisa. "Tanpa penyesuaian" berarti nilainya dipakai apa adanya karena USDA tidak menerbitkan faktornya — bukan klaim bahwa 100% bertahan.
Yield.
Faktor yield mengubah berat, bukan gizi. Beras hampir tiga kali lipat beratnya karena menyerap air; kalorinya tidak ikut naik. Karena itu kolom ini tidak masuk ke perhitungan di sebelahnya.
Asal angkanya — Energi
BahanBeratper 100 gRetensiSumbanganYieldtidak dipakai di rumus iniFDC
Beras putih150 g365 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.548 kcal×2.80Beras ditanak jadi nasi150 g → 420 gDiturunkan dari kadar air entri mentah dan matang FDC SR Legacy 2018-04. Nilai air kedua entri dicatat pada setiap faktor.169756
Air1.200 g0 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.0 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.173647
Ayam dada tanpa kulit200 g165 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.330 kcal×0.72Chicken, broiler-fryer, breast — Roasted200 g → 144 gShowell BA, Williams JR, Duvall M, Howe JC, Patterson KY, Roseland JM, Holden JM. USDA Table of Cooking Yields for Meat and Poultry. Nutrient Data Laboratory, ARS, USDA, December 2012. Public domain.171477
Daun bawang20 g32 kcaltanpa penyesuaianPengolahan "Ditabur mentah" belum dipetakan ke kode faktor retensi USDA.6 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Ditabur mentah".170005
Seledri10 g14 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.1 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.169988
Bawang putih6 g149 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.9 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.169230
Kecap asin10 g53 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.5 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.174277
Garam4 g0 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.0 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.173468
Total seluruh resepAngka ini menghitung bahan seberat 1.608 g dikurangi 8 g yang tidak punya nilainya — 0% dari berat mentah tidak terhitung.Tidak ada nilai dari: 900 kcal

Asal resep ini

Bubur ayam sederhana tanpa kacang kedelai dan cakwe. Belum ditimbang.

Nilai bahan dari FDC SR Legacy, 2018-04 release.

Bagaimana angka ini dibuat, dan apa yang belum ada di dalamnya →