Gizi MasakanGizi masakan IndonesiaEnglish

Diperbarui. Energi per porsi: 382 kcal.

Nasi goreng

2 porsi

Nasi sisa digoreng dengan bawang, telur, dan kecap manis. Hampir tiap rumah punya takaran kecapnya sendiri — ubah kecapnya dan angkanya ikut pindah.

Angka ini dari resep di bawah. Ubah takarannya kalau resep Anda berbeda.

Angka dihitung untuk
Energi
382 kcal Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Protein
9,5 g Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Lemak total
10,7 g Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Karbohidrat
60,3 g Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Serat
1,5 g Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Zat besi
1,2 mg Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Seng
1,5 mg Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.
Vitamin A (RAE)
48,8 µg Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.

† angka ini belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Berat mentah
541 g
Berat matang
tidak diketahui

Angka gizi di atas dihitung dari berat mentah. Berat matang berbeda karena air masuk atau keluar waktu dimasak — itu tidak menambah atau mengurangi gizinya.

Resep yang dipakai

Resep yang dipakaiSumbangan: Energi
BahanBeratSumbanganEnergi
Nasi putihperkiraan, belum ditimbang
520 kcal
Telur ayamperkiraan, belum ditimbang
79 kcal
Bawang merahperkiraan, belum ditimbang
14 kcal
Bawang putihperkiraan, belum ditimbang
12 kcal
Cabai rawitperkiraan, belum ditimbang
2 kcal
Daun bawangperkiraan, belum ditimbang
5 kcal
Kecap manistidak ada datanya — tidak dihitungperkiraan, belum ditimbangtidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya
Minyak sawitperkiraan, belum ditimbang
133 kcal
Garamperkiraan, belum ditimbang
0 kcal

Yang paling menggerakkan angka ini

Kalau resep Anda berbeda dari yang di atas, di sinilah bedanya paling terasa. Angkanya adalah perubahan energi per 10 g bahan itu — jadi ini soal kepekatan, bukan saran. Bahan yang dipakai cuma sedikit bisa saja pekat tanpa banyak berpengaruh, karena itu beratnya sekarang ikut ditulis.

  • Minyak sawit +88 kcal / 10 g · berat 15 g
  • Bawang putih +15 kcal / 10 g · berat 8 g
  • Telur ayam +14 kcal / 10 g · berat 55 g

Cara masak menentukan faktor retensi, jadi mengubahnya mengubah angka gizinya. Pilihannya adalah operasi USDA untuk kelompok bahan yang sama; faktor yield resep ini hanya berlaku untuk cara masak aslinya, jadi kalau diganti berat matangnya jadi tidak diketahui dan disebut sebagai kekosongan.

Berat berwarna terakota adalah perkiraan atau hasil suntingan Anda, bukan hasil timbangan. 541 g total mentah

Simpan versi Anda

Simpan takaran Anda sendiri untuk masakan ini di perangkat ini. Tidak ada yang dikirim ke mana pun, dan tidak ada catatan harian — ini menyimpan resep, bukan yang Anda makan.

Ubah dulu salah satu takaran di atas, baru ada yang bisa disimpan.

Yang tidak terhitung

Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.

20 g dari 541 g bahan mentah — 4% dari beratnya — tidak menyumbang apa pun ke angka mana pun, karena datanya tidak ada. Ini ukuran berat, bukan ukuran gizinya: 4% berat tidak berarti 4% gizinya.

Bahan tanpa data (1)

  • Kecap manis (20 g) tidak ada di tabel bahan. FDC hanya punya shoyu asin. Kecap manis sebagian besar gula aren — bukan bahan yang sama.

Faktor pengolahan kosong (5)

  • Tidak ada faktor yield untuk Bawang merah yang ditumis. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.
  • Tidak ada faktor yield untuk Bawang putih yang ditumis. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.
  • Tidak ada faktor yield untuk Daun bawang yang ditumis. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.
  • Tidak ada faktor yield untuk Nasi putih yang digoreng. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.
  • Tidak ada faktor yield untuk Telur ayam yang diorak-arik. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.

Terhadap angka kecukupan gizi

Berapa bagian dari angka kecukupan harian yang disumbang satu porsi ini. Bukan jatah yang terpakai.

Persennya = jumlah satu porsi ÷ angka kecukupan harian kelompok yang dipilih. Angka pembaginya ditulis di sebelah tiap persen, jadi bisa dicek.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, Lampiran I (Tabel 1, 2 dan 3). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 956.

Energi

  • Energi382 kcal14% dari 2.650 kkalbelum lengkap

Makronutrien

  • Protein9,5 g15% dari 65,0 gbelum lengkap
  • Lemak total10,7 g14% dari 75,0 gbelum lengkap
  • Lemak jenuh4,7 gtidak dibandingkanPermenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Lemak jenuh untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.belum lengkap
  • Karbohidrat60,3 g14% dari 430,0 gbelum lengkap
  • Serat1,5 g4% dari 37,0 gbelum lengkap
  • Gula total1,3 gtidak dibandingkanPermenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Gula total untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.belum lengkap

Lainnya

  • Air177,6 gtidak dibandingkanPermenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Air untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.belum lengkap
  • Kolesterol102,3 mgtidak dibandingkanPermenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Kolesterol untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.belum lengkap

Mineral

  • Kalsium52,3 mg5% dari 1.000,0 mgbelum lengkap
  • Zat besi1,2 mg13% dari 9,0 mgbelum lengkap
  • Magnesium32,6 mg9% dari 360,0 mgbelum lengkap
  • Fosfor152,2 mg22% dari 700,0 mgbelum lengkap
  • Kalium183,8 mg4% dari 4.700,0 mgbelum lengkap
  • Natrium432,0 mg29% dari 1.500,0 mgbelum lengkap
  • Seng1,5 mg13% dari 11,0 mgbelum lengkap
  • Selenium24,2 µg81% dari 30,0 mcgbelum lengkap

Vitamin

  • Vitamin A (RAE)48,8 µgtidak dibandingkanPermenkes menyatakan vitamin A dalam RE (retinol equivalent); tabel gizi di sini memakai RAE. Definisi konversi karotenoidnya berbeda, jadi perbandingannya perkiraan.belum lengkap
  • Vitamin C4,1 mg5% dari 90,0 mgbelum lengkap
  • Tiamin (B1)0,1 mg5% dari 1,2 mgbelum lengkap
  • Riboflavin (B2)0,2 mg12% dari 1,3 mgbelum lengkap
  • Niasin (B3)0,9 mg6% dari 16,0 mgbelum lengkap
  • Vitamin B60,3 mg24% dari 1,3 mgbelum lengkap
  • Folat (DFE)20,5 µg5% dari 400,0 mcgbelum lengkap
  • Vitamin B120,2 µg5% dari 4,0 mcgbelum lengkap
  • Vitamin E1,6 mgtidak dibandingkanPermenkes mencetak satuan vitamin E sebagai mcg. Nilai 15 untuk dewasa lazimnya mg alfa-tokoferol, jadi ini kemungkinan salah cetak di peraturannya. Karena satuannya tidak cocok dengan tabel gizi (mg), vitamin E TIDAK dibandingkan — kekosongan ini disebut, bukan diselesaikan diam-diam.belum lengkap
  • Vitamin K16,7 µg26% dari 65,0 mcgbelum lengkap

Asal angkanyaEnergi

Sumbangan = berat ÷ 100 × nilai per 100 g × faktor retensi

Tiap baris di bawah adalah rumus itu sekali jalan. Kalikan sendiri kalau mau mengecek — angkanya dibulatkan untuk ditampilkan, jadi hasilnya bisa meleset sedikit di digit terakhir.

Berat.
Berat yang dipakai adalah berat mentah, dan nilai per 100 g juga untuk bahan mentah. Keduanya harus sepasang.
Retensi.
Faktor retensi = berapa bagian nutrien ini yang bertahan lewat cara masak tersebut. ×0,80 berarti sekitar 80% tersisa. "Tanpa penyesuaian" berarti nilainya dipakai apa adanya karena USDA tidak menerbitkan faktornya — bukan klaim bahwa 100% bertahan.
Yield.
Faktor yield mengubah berat, bukan gizi. Beras hampir tiga kali lipat beratnya karena menyerap air; kalorinya tidak ikut naik. Karena itu kolom ini tidak masuk ke perhitungan di sebelahnya.
Asal angkanyaEnergi
BahanBeratper 100 gRetensiSumbanganYieldtidak dipakai di rumus iniFDC
Nasi putih400 g130 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.520 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Digoreng".169757
Telur ayam55 g143 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.79 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Diorak-arik".171287
Bawang merah20 g72 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.14 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Ditumis".170499
Bawang putih8 g149 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.12 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Ditumis".169230
Cabai rawit6 g32 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.2 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.169395
Daun bawang15 g32 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.5 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Ditumis".170005
Minyak sawit15 g884 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.133 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.171015
Garam2 g0 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.0 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.173468
Total seluruh resepAngka ini menghitung bahan seberat 541 g dikurangi 20 g yang tidak punya nilainya — 4% dari berat mentah tidak terhitung.Tidak ada nilai dari: 764 kcal

Asal resep ini

Nasi goreng rumahan yang sederhana: bawang, telur, kecap. Belum ditimbang.

Nilai bahan dari FDC SR Legacy, 2018-04 release.

Bagaimana angka ini dibuat, dan apa yang belum ada di dalamnya →