Gizi MasakanGizi masakan Indonesia

Diperbarui. Energi per porsi: 388 kcal.

Masakan › sayur

Sayur lodeh

4 porsi

Sayur campur dalam kuah santan encer. Santannya yang membawa hampir seluruh lemaknya.

Angka ini dari resep yang dipakai. Ubah takarannya kalau resep Anda berbeda.

Angka dihitung untuk
Ketuk satu nutrien untuk melihat sumbangan tiap bahan di resep.

Semua angka di atas belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Berat mentah
1.126 g
Berat matang
tidak diketahui

Angka gizi di atas dihitung dari berat mentah. Berat matang berbeda karena air masuk atau keluar waktu dimasak — itu tidak menambah atau mengurangi gizinya.

Resep yang dipakai

Bar menunjukkan sumbangan ke Energi.

  • Labu siam
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 38 kcal
  • Kacang panjang
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 47 kcal
  • Terong
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 38 kcal
  • Santan encer
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 1.380 kcal
  • Cabai merah
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 8 kcal
  • Bawang merah
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 22 kcal
  • Bawang putih
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 15 kcal
  • Lengkuastidak ada datanya — tidak dihitung
    gperkiraan, belum ditimbang
    tidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya
  • Daun salam
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 3 kcal
  • Garam
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 0 kcal

Yang paling menggerakkan angka ini

Kalau resep Anda berbeda dari yang di atas, di sinilah bedanya paling terasa. Angkanya adalah perubahan energi per 10 g bahan itu — jadi ini soal kepekatan, bukan saran. Bahan yang dipakai cuma sedikit bisa saja pekat tanpa banyak berpengaruh, karena itu beratnya sekarang ikut ditulis.

  • Daun salam +31 kcal / 10 g · berat 1 g
  • Santan encer +23 kcal / 10 g · berat 600 g
  • Bawang putih +15 kcal / 10 g · berat 10 g

Cara masak menentukan faktor retensi, jadi mengubahnya mengubah angka gizinya. Pilihannya adalah operasi USDA untuk kelompok bahan yang sama; faktor yield resep ini hanya berlaku untuk cara masak aslinya, jadi kalau diganti berat matangnya jadi tidak diketahui dan disebut sebagai kekosongan.

Berat berwarna terakota adalah perkiraan atau hasil suntingan Anda, bukan hasil timbangan. 1.126 g total mentah

Simpan versi Anda

Simpan takaran Anda sendiri untuk masakan ini di perangkat ini. Tidak ada yang dikirim ke mana pun, dan tidak ada catatan harian — ini menyimpan resep, bukan yang Anda makan.

Ubah dulu salah satu takaran di atas, baru ada yang bisa disimpan.

Yang tidak terhitung

Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.

10 g dari 1.126 g bahan mentah — 1% dari beratnya — tidak menyumbang apa pun ke angka mana pun, karena datanya tidak ada. Ini ukuran berat, bukan ukuran gizinya: 1% berat tidak berarti 1% gizinya.

Bahan tanpa data (1)

  • Lengkuas (10 g). Tidak ada entri galangal di FDC. Jahe bukan padanan.

Nilai gizi kosong (7)

FDC tidak punya nilai nutrien berikut untuk bahan ini. Nilainya tidak dianggap nol — bahan itu tidak dihitung untuk nutrien tersebut.

  • Daun salam
    • Gula total
    • Vitamin E
    • Vitamin K
  • Kacang panjang
    • Gula total
    • Serat
    • Vitamin E
    • Vitamin K

Faktor pengolahan kosong (1)

  • Tidak ada faktor yield untuk Terong yang direbus dalam santan. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.

Terhadap angka kecukupan gizi

Berapa bagian dari angka kecukupan harian yang disumbang satu porsi ini. Bukan jatah yang terpakai.

Persennya = jumlah satu porsi ÷ angka kecukupan harian kelompok yang dipilih. Angka pembaginya ditulis di sebelah tiap persen, jadi bisa dicek.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, Lampiran I (Tabel 1, 2 dan 3). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 956.

Angka bertanda ini belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Energi

  • Energi belum lengkap388 kcal15% dari 2.650 kkal

Makronutrien

  • Protein belum lengkap5,4 g8% dari 65,0 g
  • Lemak total belum lengkap36,1 g48% dari 75,0 g
  • Lemak jenuh belum lengkap31,8 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Lemak jenuh untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.
  • Karbohidrat belum lengkap17,6 g4% dari 430,0 g
  • Serat belum lengkap5,7 g15% dari 37,0 g
  • Gula total belum lengkap8,0 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Gula total untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.

Lainnya

  • Air belum lengkap217,0 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Air untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.
  • Kolesterol belum lengkap0,0 mgtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Kolesterol untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.

Mineral

  • Kalsium belum lengkap58,8 mg6% dari 1.000,0 mg
  • Zat besi belum lengkap3,1 mg35% dari 9,0 mg
  • Magnesium belum lengkap81,4 mg23% dari 360,0 mg
  • Fosfor belum lengkap193,5 mg28% dari 700,0 mg
  • Kalium belum lengkap655,5 mg14% dari 4.700,0 mg
  • Natrium belum lengkap511,6 mg34% dari 1.500,0 mg
  • Seng belum lengkap1,6 mg15% dari 11,0 mg
  • Selenium belum lengkap10,4 µg35% dari 30,0 mcg

Vitamin

  • Vitamin A (RAE) belum lengkap13,7 µgtidak dibandingkan — Permenkes menyatakan vitamin A dalam RE (retinol equivalent); tabel gizi di sini memakai RAE. Definisi konversi karotenoidnya berbeda, jadi perbandingannya perkiraan.
  • Vitamin C belum lengkap20,1 mg22% dari 90,0 mg
  • Tiamin (B1) belum lengkap0,1 mg8% dari 1,2 mg
  • Riboflavin (B2) belum lengkap0,1 mg5% dari 1,3 mg
  • Niasin (B3) belum lengkap1,8 mg11% dari 16,0 mg
  • Vitamin B6 belum lengkap0,2 mg16% dari 1,3 mg
  • Folat (DFE) belum lengkap86,4 µg22% dari 400,0 mcg
  • Vitamin B12 belum lengkap0,0 µg0% dari 4,0 mcg
  • Vitamin E belum lengkap0,4 mgtidak dibandingkan — Permenkes mencetak satuan vitamin E sebagai mcg. Nilai 15 untuk dewasa lazimnya mg alfa-tokoferol, jadi ini kemungkinan salah cetak di peraturannya. Karena satuannya tidak cocok dengan tabel gizi (mg), vitamin E TIDAK dibandingkan — kekosongan ini disebut, bukan diselesaikan diam-diam.
  • Vitamin K belum lengkap4,3 µg7% dari 65,0 mcg

Asal angkanya — Energi

Sumbangan = berat ÷ 100 × nilai per 100 g × faktor retensi

Tiap baris di bawah adalah rumus itu sekali jalan. Kalikan sendiri kalau mau mengecek — angkanya dibulatkan untuk ditampilkan, jadi hasilnya bisa meleset sedikit di digit terakhir.

Berat.
Berat yang dipakai adalah berat mentah, dan nilai per 100 g juga untuk bahan mentah. Keduanya harus sepasang.
Retensi.
Faktor retensi = berapa bagian nutrien ini yang bertahan lewat cara masak tersebut. ×0,80 berarti sekitar 80% tersisa. "Tanpa penyesuaian" berarti nilainya dipakai apa adanya karena USDA tidak menerbitkan faktornya — bukan klaim bahwa 100% bertahan.
Yield.
Faktor yield mengubah berat, bukan gizi. Beras hampir tiga kali lipat beratnya karena menyerap air; kalorinya tidak ikut naik. Karena itu kolom ini tidak masuk ke perhitungan di sebelahnya.
Asal angkanya — Energi
BahanBeratper 100 gRetensiSumbanganYieldtidak dipakai di rumus iniFDC
Labu siam200 g19 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.38 kcal×0.88Labu siam direbus200 g → 175 gDiturunkan dari kadar air entri mentah dan matang FDC SR Legacy 2018-04. Nilai air kedua entri dicatat pada setiap faktor.170402
Kacang panjang100 g47 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.47 kcal×0.97Kacang panjang direbus100 g → 97 gDiturunkan dari kadar air entri mentah dan matang FDC SR Legacy 2018-04. Nilai air kedua entri dicatat pada setiap faktor.169222
Terong150 g25 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.38 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Direbus dalam santan".169228
Santan encer600 g230 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.1.380 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170172
Cabai merah20 g40 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.8 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170106
Bawang merah30 g72 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.22 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170499
Bawang putih10 g149 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.15 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.169230
Daun salam1 g313 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.3 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170917
Garam5 g0 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.0 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.173468
Total seluruh resepAngka ini menghitung bahan seberat 1.126 g dikurangi 10 g yang tidak punya nilainya — 1% dari berat mentah tidak terhitung.Tidak ada nilai dari: 1.550 kcal

Asal resep ini

Sayur lodeh santan encer dengan labu siam dan terong. Belum ditimbang.

Nilai bahan dari FDC SR Legacy, 2018-04 release.

Bagaimana angka ini dibuat, dan apa yang belum ada di dalamnya →