Gizi MasakanGizi masakan Indonesia

Diperbarui. Energi per porsi: 419 kcal.

Masakan › berkuah

Soto Betawi

4 porsi

Soto bersantan dengan daging sapi, kentang, dan tomat. Ada yang pakai susu, ada yang pakai santan — ini yang santan.

Angka ini dari resep yang dipakai. Ubah takarannya kalau resep Anda berbeda.

Angka dihitung untuk
Ketuk satu nutrien untuk melihat sumbangan tiap bahan di resep.

Semua angka di atas belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Berat mentah
2.129 g
Berat matang
tidak diketahui

Angka gizi di atas dihitung dari berat mentah. Berat matang berbeda karena air masuk atau keluar waktu dimasak — itu tidak menambah atau mengurangi gizinya.

Resep yang dipakai

Bar menunjukkan sumbangan ke Energi.

  • Daging sapi sengkel
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 640 kcal
  • Santan kental
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 788 kcal
  • Air
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 0 kcal
  • Kentang
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 154 kcal
  • Tomat
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 18 kcal
  • Daun bawang
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 6 kcal
  • Bawang merah
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 29 kcal
  • Bawang putih
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 18 kcal
  • Ketumbar
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 12 kcal
  • Pala bubuk
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 5 kcal
  • Kayu manis
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 5 kcal
  • Cengkeh
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 3 kcal
  • Lengkuastidak ada datanya — tidak dihitung
    gperkiraan, belum ditimbang
    tidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya
  • Seraitidak ada datanya — tidak dihitung
    gperkiraan, belum ditimbang
    tidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya
  • Garam
    gperkiraan, belum ditimbang
    Sumbangan — Energi: 0 kcal
  • Bawang gorengtidak ada datanya — tidak dihitung
    gperkiraan, belum ditimbang
    tidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya
  • Kerupuk udangtidak ada datanya — tidak dihitung
    gperkiraan, belum ditimbang
    tidak ada nilainya — angka masakan ini kurang sebanyak sumbangannya

Yang paling menggerakkan angka ini

Kalau resep Anda berbeda dari yang di atas, di sinilah bedanya paling terasa. Angkanya adalah perubahan energi per 10 g bahan itu — jadi ini soal kepekatan, bukan saran. Bahan yang dipakai cuma sedikit bisa saja pekat tanpa banyak berpengaruh, karena itu beratnya sekarang ikut ditulis.

  • Pala bubuk +53 kcal / 10 g · berat 1 g
  • Ketumbar +30 kcal / 10 g · berat 4 g
  • Cengkeh +27 kcal / 10 g · berat 1 g

Cara masak menentukan faktor retensi, jadi mengubahnya mengubah angka gizinya. Pilihannya adalah operasi USDA untuk kelompok bahan yang sama; faktor yield resep ini hanya berlaku untuk cara masak aslinya, jadi kalau diganti berat matangnya jadi tidak diketahui dan disebut sebagai kekosongan.

Berat berwarna terakota adalah perkiraan atau hasil suntingan Anda, bukan hasil timbangan. 2.129 g total mentah

Simpan versi Anda

Simpan takaran Anda sendiri untuk masakan ini di perangkat ini. Tidak ada yang dikirim ke mana pun, dan tidak ada catatan harian — ini menyimpan resep, bukan yang Anda makan.

Ubah dulu salah satu takaran di atas, baru ada yang bisa disimpan.

Yang tidak terhitung

Angka ini belum lengkap. Yang kurang disebutkan di bawah.

43 g dari 2.129 g bahan mentah — 2% dari beratnya — tidak menyumbang apa pun ke angka mana pun, karena datanya tidak ada. Ini ukuran berat, bukan ukuran gizinya: 2% berat tidak berarti 2% gizinya.

Bahan tanpa data (4)

  • Bawang goreng (8 g). Bisa dihitung dari bawang merah plus minyak terserap, tapi angka serapan minyaknya belum ditimbang. Sampai ditimbang, ini tetap kekosongan.
  • Kerupuk udang (15 g). Produk olahan; tidak ada entri generik di FDC SR Legacy dan dataset Branded dikecualikan (PRD §4).
  • Lengkuas (10 g). Tidak ada entri galangal di FDC. Jahe bukan padanan.
  • Serai (10 g). FDC SR Legacy tidak memuat serai sebagai bahan tunggal.

Nilai gizi kosong (12)

FDC tidak punya nilai nutrien berikut untuk bahan ini. Nilainya tidak dianggap nol — bahan itu tidak dihitung untuk nutrien tersebut.

  • Daging sapi sengkel
    • Gula total
    • Vitamin E
    • Vitamin K
  • Ketumbar
    • Gula total
    • Vitamin E
    • Vitamin B6
    • Vitamin K
  • Santan kental
    • Gula total
    • Serat
    • Selenium
    • Vitamin E
    • Vitamin K

Faktor pengolahan kosong (1)

  • Tidak ada faktor yield untuk Kentang yang digoreng. Berat matangnya tidak dihitung, bukan dianggap sama dengan berat mentah.

Terhadap angka kecukupan gizi

Berapa bagian dari angka kecukupan harian yang disumbang satu porsi ini. Bukan jatah yang terpakai.

Persennya = jumlah satu porsi ÷ angka kecukupan harian kelompok yang dipilih. Angka pembaginya ditulis di sebelah tiap persen, jadi bisa dicek.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, Lampiran I (Tabel 1, 2 dan 3). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 956.

Angka bertanda ini belum lengkap — yang kurang disebut di "Yang tidak terhitung" di bawah.

Energi

  • Energi belum lengkap419 kcal16% dari 2.650 kkal

Makronutrien

  • Protein belum lengkap31,2 g48% dari 65,0 g
  • Lemak total belum lengkap26,6 g35% dari 75,0 g
  • Lemak jenuh belum lengkap20,6 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Lemak jenuh untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.
  • Karbohidrat belum lengkap16,8 g4% dari 430,0 g
  • Serat belum lengkap2,7 g7% dari 37,0 g
  • Gula total belum lengkap2,0 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Gula total untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.

Lainnya

  • Air belum lengkap441,6 gtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Air untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.
  • Kolesterol belum lengkap48,8 mgtidak dibandingkan — Permenkes 28/2019 tidak memuat angka kecukupan Kolesterol untuk kelompok Laki-laki 19–29 tahun.

Mineral

  • Kalsium belum lengkap84,7 mg8% dari 1.000,0 mg
  • Zat besi belum lengkap7,2 mg80% dari 9,0 mg
  • Magnesium belum lengkap88,3 mg25% dari 360,0 mg
  • Fosfor belum lengkap403,1 mg58% dari 700,0 mg
  • Kalium belum lengkap1.053,1 mg22% dari 4.700,0 mg
  • Natrium belum lengkap689,0 mg46% dari 1.500,0 mg
  • Seng belum lengkap9,6 mg87% dari 11,0 mg
  • Selenium belum lengkap23,2 µg77% dari 30,0 mcg

Vitamin

  • Vitamin A (RAE) belum lengkap13,1 µgtidak dibandingkan — Permenkes menyatakan vitamin A dalam RE (retinol equivalent); tabel gizi di sini memakai RAE. Definisi konversi karotenoidnya berbeda, jadi perbandingannya perkiraan.
  • Vitamin C belum lengkap15,2 mg17% dari 90,0 mg
  • Tiamin (B1) belum lengkap0,2 mg13% dari 1,2 mg
  • Riboflavin (B2) belum lengkap0,3 mg24% dari 1,3 mg
  • Niasin (B3) belum lengkap7,8 mg49% dari 16,0 mg
  • Vitamin B6 belum lengkap0,6 mg43% dari 1,3 mg
  • Folat (DFE) belum lengkap37,3 µg9% dari 400,0 mcg
  • Vitamin B12 belum lengkap3,1 µg78% dari 4,0 mcg
  • Vitamin E belum lengkap0,2 mgtidak dibandingkan — Permenkes mencetak satuan vitamin E sebagai mcg. Nilai 15 untuk dewasa lazimnya mg alfa-tokoferol, jadi ini kemungkinan salah cetak di peraturannya. Karena satuannya tidak cocok dengan tabel gizi (mg), vitamin E TIDAK dibandingkan — kekosongan ini disebut, bukan diselesaikan diam-diam.
  • Vitamin K belum lengkap14,0 µg21% dari 65,0 mcg

Asal angkanya — Energi

Sumbangan = berat ÷ 100 × nilai per 100 g × faktor retensi

Tiap baris di bawah adalah rumus itu sekali jalan. Kalikan sendiri kalau mau mengecek — angkanya dibulatkan untuk ditampilkan, jadi hasilnya bisa meleset sedikit di digit terakhir.

Berat.
Berat yang dipakai adalah berat mentah, dan nilai per 100 g juga untuk bahan mentah. Keduanya harus sepasang.
Retensi.
Faktor retensi = berapa bagian nutrien ini yang bertahan lewat cara masak tersebut. ×0,80 berarti sekitar 80% tersisa. "Tanpa penyesuaian" berarti nilainya dipakai apa adanya karena USDA tidak menerbitkan faktornya — bukan klaim bahwa 100% bertahan.
Yield.
Faktor yield mengubah berat, bukan gizi. Beras hampir tiga kali lipat beratnya karena menyerap air; kalorinya tidak ikut naik. Karena itu kolom ini tidak masuk ke perhitungan di sebelahnya.
Asal angkanya — Energi
BahanBeratper 100 gRetensiSumbanganYieldtidak dipakai di rumus iniFDC
Daging sapi sengkel500 g128 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.640 kcal×0.67Beef, retail cuts, all, boneless — Braised500 g → 335 gShowell BA, Williams JR, Duvall M, Howe JC, Patterson KY, Roseland JM, Holden JM. USDA Table of Cooking Yields for Meat and Poultry. Nutrient Data Laboratory, ARS, USDA, December 2012. Public domain.169441
Santan kental400 g197 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.788 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170173
Air800 g0 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.0 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.173647
Kentang200 g77 kcaltanpa penyesuaianUSDA tidak menerbitkan faktor retensi untuk energi, makronutrien, serat, gula, air, kolesterol, selenium, vitamin E, dan vitamin K. Nutrien ini lewat tanpa penyesuaian dan ditandai demikian.154 kcalTidak ada faktor yield untuk pengolahan "Digoreng".170026
Tomat100 g18 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.18 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170457
Daun bawang20 g32 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.6 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170005
Bawang merah40 g72 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.29 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170499
Bawang putih12 g149 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.18 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.169230
Ketumbar4 g298 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.12 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.170922
Pala bubuk1 g525 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.5 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.171326
Kayu manis2 g247 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.5 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.171320
Cengkeh1 g274 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.3 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.171321
Garam6 g0 kcaltanpa penyesuaianBahan tidak dimasak, jadi tidak ada retensi yang perlu diterapkan.0 kcalBahan ini tidak dimasak, jadi beratnya tidak berubah.173468
Total seluruh resepAngka ini menghitung bahan seberat 2.129 g dikurangi 43 g yang tidak punya nilainya — 2% dari berat mentah tidak terhitung.Tidak ada nilai dari: 1.678 kcal

Asal resep ini

Soto Betawi versi santan, dengan kentang goreng dan emping diganti kerupuk. Belum ditimbang.

Nilai bahan dari FDC SR Legacy, 2018-04 release.

Bagaimana angka ini dibuat, dan apa yang belum ada di dalamnya →