Setiap ukuran yang membentuk rumah ini ada di bawah, beserta kelas dan kutipannya. Inilah lapisan kejujuran proyek ini, dan ia diberi ruangnya sendiri karena gambar tiga dimensi yang mulus menyiratkan ketelitian yang tidak dimiliki sumbernya.
Daftar ukuran
| Ukuran | Nilai | Kelas | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 6.40 mBila meleset 20%: 1.28 m | Perkiraan penulis | Lebar ruang tengah, tempat orang duduk bermusyawarah. | |
| 2.50 mBila meleset 20%: 2.50 m | Perkiraan penulis | Panjang satu ruang di sepanjang balai. | |
| 2.20 mBila meleset 20%: 0.88 m | Perkiraan penulis | Lebar tiap selaso. Keduanya sama, sebab itulah arti kembar pada namanya. | |
| 0.32 mBila meleset 20%: 0.06 m | Perkiraan penulis | Sedalam apa lantai selaso jatuh di bawah lantai tengah. Inilah satu-satunya ukuran dalam projek ini yang menurunkan lantai untuk menyatakan sesuatu, dan yang dinyatakannya adalah kegiatan, bukan orang. | |
| 0.42 mBila meleset 20%: 0.08 m | Perkiraan penulis | Setinggi apa satu langkah masih dapat dilalui orang tanpa berpikir. Bukan dari sumber tentang Melayu Riau — kunci sumbernya sendiri supaya terlihat begitu. Jatuhnya lantai harus tetap di dalam angka ini, sebab orang menyeberanginya berkali-kali dalam satu pertemuan. | |
| 1.35 mBila meleset 20%: 0.27 m | Perkiraan penulis | Tinggi lantai tengah di atas tanah. | |
| 0.30 mBila meleset 20%: 0.06 m | Perkiraan penulis | Tinggi batu di bawah tiang; tidak ada yang ditanam. | |
| 0.05 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Dalamnya cekungan pada batu tempat kaki tiang duduk, supaya keduanya benar-benar bertaut. | |
| 0.19 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Sisi penampang tiang. | |
| 0.20 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tinggi penampang gelagar lantai. | |
| 0.05 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tebal papan lantai. | |
| 0.75 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tinggi pagar rendah di tepi selaso. Rendah dengan sengaja: selaso adalah jalan lewat, dan jalan lewat tidak ditutup. | |
| 2.50 mBila meleset 20%: 0.50 m | Perkiraan penulis | Tinggi dinding papan ruang tengah sampai balok atap. | |
| 0.06 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tebal papan dinding. | |
| 0.28 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Naiknya lantai anjung di atas lantai tengah. Rumah gadang Minang juga menaikkan lantai di ujungnya, dan di sana yang dinyatakan adalah laras yang dianut rumah tangganya; di sini yang dinaikkan adalah tempat tuan rumah pada hajatan. | |
| 2.80 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Dalam anjung di ujung balai. | |
| 2.40 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Dalam pelantar di belakang. | |
| 3.40 mBila meleset 20%: 0.68 m | Perkiraan penulis | Tinggi bubungan di atas balok atap. | |
| 0.50Tidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Panjang bubungan dibanding panjang balai. | |
| 1.10 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tritisan atap, yang menaungi selaso di bawahnya. | |
| 0.10 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tebal lapisan sirap. | |
| 1.10 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Tinggi selembayung yang bersilang di ujung bubungan. Ukirannya sendiri tidak dimodelkan. | |
| 0.09 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Sisi penampang batang selembayung. | |
| 14.00 mTidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Jari-jari halaman balai, di tepi sungai yang menjadi jalan negeri ini. | |
| 0.30Tidak menggeser ukuran apa pun | Perkiraan penulis | Dalamnya pertautan sambungan yang diuji, sebagai bagian dari ukuran bagian terkecil. | |
| 1Tidak menggeser ukuran apa pun | Kanon | Lantai selaso jatuh satu tapak di bawah lantai tengah. Tiap lantai berjenjang lain dalam projek ini dinaikkan untuk menyatakan sesuatu tentang orang yang berdiri di atasnya — rumah limas mendudukkan tamu pada jenjang yang sesuai kedudukannya, rumah gadang menaikkan anjuang menurut larasnya, malige menaikkan tingkat untuk sultan. Yang ini menurunkan lantai untuk menyatakan sesuatu tentang kegiatan: lewat bukan hadir, jadi jalan lewatnya tidak sedatar ruangnya. | |
| 2Tidak menggeser ukuran apa pun | Kanon | Dua selaso, dan keduanya sama: sama lebar, sama dalam jatuhnya, di kedua sisi. Itulah arti kembar pada namanya, dan balai dengan satu selaso atau dengan dua yang berbeda tinggi adalah bangunan lain dengan nama lain. | |
| 1Tidak menggeser ukuran apa pun | Kanon | Jatuhnya lantai adalah satu tapak, bukan satu tingkat. Orang menyeberanginya berkali-kali dalam satu pertemuan, jadi ia harus tetap di dalam ukuran langkah yang dapat dilalui tanpa berpikir — yang menjadi batas bangunan ini, dan batas itu ada pada tubuh orang, bukan pada kayunya. | |
| 1Tidak menggeser ukuran apa pun | Kanon | Kedua selaso lapang dari ujung ke ujung, jadi orang dapat menyusuri seluruh panjang balai tanpa sekali pun menginjak ruang tengahnya. Inilah sisi ukur dari apa yang dimaksud lantai yang jatuh itu. |
Daftar pustaka
depdikbud-1986 · reference
Arsitektur Tradisional Daerah Riau (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1986).
effendy-2004 · reference
Effendy, T., Tunjuk Ajar Melayu (Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, Yogyakarta, 2004).
wahid-2013 · reference
Wahid, J. & Alamsyah, B., Arsitektur & Sosial Budaya Sumatera Utara dan Melayu (Graha Ilmu, Yogyakarta, 2013).
anthropometry · none
Ukuran tubuh manusia yang ditetapkan penulis, bukan dari sumber tentang Melayu Riau. Kunci yang sama dipakai pak Bali, Waruga, Ngada, Atoni, Rimba, dan Sahu.
Mana yang paling menentukan
Hampir semua ukuran di halaman ini adalah perkiraan penulis. Yang tidak dikatakan bilah asal ukuran adalah apakah itu penting. Tiap baris di bawah dihitung dengan membangun ulang rumah: satu ukuran digeser 20%, lalu diukur sejauh mana rumah ikut bergeser. Tidak ada yang ditaksir — angkanya adalah selisih dua hasil generator.
- 2.50 m
- 1.28 m
- 0.88 m
- 0.68 m
- 0.50 m
- 0.27 m
- 0.08 m
- 0.06 m
Bila hanya satu ukuran yang bisa disurvei, ini yang pertama. Ini kepekaan, bukan ketidakpastian: yang ditunjukkan adalah apa yang bergerak, bukan seberapa mungkin nilainya keliru. Angka 20% itu sendiri pilihan penulis.
Pemeriksaan
Belum ada gambar ukur, jadi ketepatan bertumpu pada kebenaran struktural. Pemeriksaan ini menggagalkan build.
- lulusSimetri terhadap Simetris terhadap sumbu balai, x = 0 — dan itulah arti kembar pada namanya
672 titik; simpangan cermin terbesar 0.00 mm.
- lulusSetiap pen berada di dalam lubangnya
26 sambungan pasak, takik, dan tumpu; semuanya bertaut.
- lulusSambungan tidak melompati tahap
Setiap sambungan menaut dua bagian pada tahap yang sama atau berurutan.
- lulusUrutan pendirian dan tidak ada bagian di bawah tanah
83 bagian, semuanya bertumpu pada yang sudah berdiri atau pada tanah.
- lulusKeutuhan jala: indeks, segitiga, dan normal
6 segitiga; indeks dalam jangkauan, tidak ada yang merosot, semua normal bersatuan.
- lulusKedua selaso jatuh, dan jatuh sama dalamnya
Dua selaso, masing-masing selebar 2.20 m, keduanya jatuh 32 cm di bawah lantai tengah. Tiap lantai berjenjang lain dalam projek ini dinaikkan untuk menyatakan sesuatu tentang orangnya; yang ini diturunkan untuk menyatakan sesuatu tentang kegiatannya.
- lulusJatuhnya satu tapak, bukan satu tingkat
Jatuh 32 cm terhadap 42 cm yang masih dapat dilangkahi orang tanpa berpikir. Orang menyeberanginya berkali-kali dalam satu pertemuan: yang satu angka adat, yang satu angka tubuh, dan tidak ada yang menghubungkan keduanya.
- lulusOrang dapat menyusuri balai tanpa masuk ke ruangnya
Kedua selaso lapang sepanjang 12.5 m, hanya berpagar rendah di tepi luarnya dan tidak ada sekat melintanginya. Inilah sisi ukur dari lantai yang jatuh itu: lewat bukan hadir.
- lulusYang dinaikkan hanya di ujung
2 anjung, keduanya di luar ruang tengah dan 28 cm di atasnya. Lantai ruang tengahnya sendiri tetap satu bidang: menaikkan lantai di dalam ruang akan menjadi pernyataan rumah limas, dan bangunan ini tidak membuat pernyataan itu.
- lulusTiap bagian menyebut ukuran asalnya
83 bagian, semuanya bertanda. Menurut kelas terlemah: 0 terukur, 0 kanon, 83 perkiraan penulis.
- dilewatiUji terhadap gambar ukur rumah nyata
Dilewati. Belum ada gambar ukur yang dimasukkan, jadi tidak ada yang bisa dibandingkan. Pemeriksaan ini tidak akan diluluskan dengan cara melonggarkannya.
Yang dicegah pemeriksaan
Sepuluh baris hijau tidak memberi alasan untuk percaya. Jadi satu pemeriksaan dijalankan pada rumah yang sengaja dibuat gagal, dan yang tercetak di bawah adalah putusan pemeriksaan itu sendiri, bukan uraian penulis.
Menurunkan selaso lebih dalam adalah cara yang paling langsung untuk membuat bangunan ini mengatakan maksudnya lebih jelas: perbedaan antara lewat dan hadir adalah seluruh isi denahnya, dan jatuh yang lebih dalam menyatakannya dari jauh. Tidak ada bagian bangunan yang keberatan — kedua selaso tetap kembar, tetap lapang dari ujung ke ujung, atapnya tetap menutupi ketiga lantai. Yang habis adalah langkahnya. Orang menyeberangi tepi itu berkali-kali dalam satu pertemuan, dan lewat satu titik ia bukan lagi sesuatu yang dilangkahi tanpa berpikir — sehingga balai yang pernyataannya paling tegas justru menjadi balai yang selasonya berhenti dipakai orang untuk lewat.
Rumah seperti dibangun
Haluan belakang dinaikkan ke 0.43 m
Rumah kedua ini tidak pernah dirender. Ia dibangun saat build, dinyatakan gagal, lalu dibuang.
Bilah ini bergerak ketika survei nyata dimasukkan. Pergerakannya adalah ukuran kemajuan proyek ini.