BSD City — kluster · Tangerang Selatan · Perumahan kluster
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 33.9% · sedang
BSD City — kluster
Tangerang Selatan · Perumahan kluster
Kluster berpagar dengan satu atau dua titik akses ke jalan kolektor.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.256nat
- H / H max
- 0.909
- φ keteraturan
- 0.276
- Circuity
- 1.619~309
- Derajat simpul rata-rata
- 2.44
- Simpang empat
- 4.2%
- Jalan buntu
- 23.2%
- Kerapatan simpang
- 110 /km²
- Panjang ruas median
- 35 m
- Panjang jaringan
- 26.1 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 309 pasangan disampel · 167 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 353
- Ruas
- 430
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 221
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 110 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 52.1 km
- Circuity per ruas
- 1.072
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.429nat
- H / H max
- 0.957
- φ keteraturan
- 0.136
- Circuity
- 1.597~299
- Derajat simpul rata-rata
- 2.51
- Simpang empat
- 4.6%
- Jalan buntu
- 19.6%
- Kerapatan simpang
- 205 /km²
- Panjang ruas median
- 27 m
- Panjang jaringan
- 35.6 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 299 pasangan disampel · 190 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 628
- Ruas
- 787
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 412
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 205 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 71.1 km
- Circuity per ruas
- 1.076
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.173
- H / H max
- +0.048
- φ keteraturan
- −0.140
- Circuity
- −0.023
- Derajat simpul rata-rata
- +0.07
- Simpang empat
- +0.4%
- Jalan buntu
- −3.6%
- Kerapatan simpang
- +95
- Panjang ruas median
- −8
- Panjang jaringan
- +9.5
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 12.3 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 34.7%
Tabel rose — 36 bin — BSD City — kluster
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 2.59% | 3.62% | 0.0947 | 0.1202 |
| 01 | 5°–15° | 1.13% | 1.67% | 0.0507 | 0.0685 |
| 02 | 15°–25° | 0.67% | 1.37% | 0.0335 | 0.0587 |
| 03 | 25°–35° | 0.60% | 1.21% | 0.0307 | 0.0533 |
| 04 | 35°–45° | 0.40% | 0.68% | 0.0221 | 0.0340 |
| 05 | 45°–55° | 0.86% | 1.07% | 0.0408 | 0.0485 |
| 06 | 55°–65° | 2.20% | 2.45% | 0.0840 | 0.0908 |
| 07 | 65°–75° | 1.86% | 2.11% | 0.0740 | 0.0814 |
| 08 | 75°–85° | 10.72% | 7.16% | 0.2394 | 0.1888 |
| 09 | 85°–95° | 7.95% | 6.03% | 0.2013 | 0.1693 |
| 10 | 95°–105° | 3.86% | 2.99% | 0.1257 | 0.1049 |
| 11 | 105°–115° | 2.24% | 2.50% | 0.0852 | 0.0921 |
| 12 | 115°–125° | 1.60% | 1.98% | 0.0662 | 0.0776 |
| 13 | 125°–135° | 2.90% | 2.85% | 0.1027 | 0.1013 |
| 14 | 135°–145° | 2.35% | 2.62% | 0.0882 | 0.0954 |
| 15 | 145°–155° | 2.47% | 2.69% | 0.0913 | 0.0972 |
| 16 | 155°–165° | 1.99% | 2.57% | 0.0780 | 0.0941 |
| 17 | 165°–175° | 3.59% | 4.44% | 0.1195 | 0.1383 |
| 18 | 175°–185° | 2.59% | 3.62% | 0.0947 | 0.1202 |
| 19 | 185°–195° | 1.13% | 1.67% | 0.0507 | 0.0685 |
| 20 | 195°–205° | 0.67% | 1.37% | 0.0335 | 0.0587 |
| 21 | 205°–215° | 0.60% | 1.21% | 0.0307 | 0.0533 |
| 22 | 215°–225° | 0.40% | 0.68% | 0.0221 | 0.0340 |
| 23 | 225°–235° | 0.86% | 1.07% | 0.0408 | 0.0485 |
| 24 | 235°–245° | 2.20% | 2.45% | 0.0840 | 0.0908 |
| 25 | 245°–255° | 1.86% | 2.11% | 0.0740 | 0.0814 |
| 26 | 255°–265° | 10.72% | 7.16% | 0.2394 | 0.1888 |
| 27 | 265°–275° | 7.95% | 6.03% | 0.2013 | 0.1693 |
| 28 | 275°–285° | 3.86% | 2.99% | 0.1257 | 0.1049 |
| 29 | 285°–295° | 2.24% | 2.50% | 0.0852 | 0.0921 |
| 30 | 295°–305° | 1.60% | 1.98% | 0.0662 | 0.0776 |
| 31 | 305°–315° | 2.90% | 2.85% | 0.1027 | 0.1013 |
| 32 | 315°–325° | 2.35% | 2.62% | 0.0882 | 0.0954 |
| 33 | 325°–335° | 2.47% | 2.69% | 0.0913 | 0.0972 |
| 34 | 335°–345° | 1.99% | 2.57% | 0.0780 | 0.0941 |
| 35 | 345°–355° | 3.59% | 4.44% | 0.1195 | 0.1383 |
| Jumlah = H | 3.256 | 3.429 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.