Gadang · Banjarmasin · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 25.3% · sedang
Gadang
Banjarmasin · Kampung kota
Kampung di kota kanal. Jaringan pejalan kakinya sepanjang jalan perumahannya — titian dan gang yang mengikuti air, bukan pelengkap jalan kendaraan.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.432nat
- H / H max
- 0.958
- φ keteraturan
- 0.133
- Circuity
- 1.441~460
- Derajat simpul rata-rata
- 2.34
- Simpang empat
- 3.7%
- Jalan buntu
- 25.3%
- Kerapatan simpang
- 207 /km²
- Panjang ruas median
- 28 m
- Panjang jaringan
- 39.1 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 460 pasangan disampel · 29 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 756
- Ruas
- 886
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 417
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 207 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 78.2 km
- Circuity per ruas
- 1.049
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.477nat
- H / H max
- 0.970
- φ keteraturan
- 0.094
- Circuity
- 1.454~463
- Derajat simpul rata-rata
- 2.39
- Simpang empat
- 4.8%
- Jalan buntu
- 23.3%
- Kerapatan simpang
- 314 /km²
- Panjang ruas median
- 27 m
- Panjang jaringan
- 55.5 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 463 pasangan disampel · 26 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 1114
- Ruas
- 1329
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 631
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 314 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 111.0 km
- Circuity per ruas
- 1.059
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.046
- H / H max
- +0.013
- φ keteraturan
- −0.039
- Circuity
- +0.013
- Derajat simpul rata-rata
- +0.04
- Simpang empat
- +1.1%
- Jalan buntu
- −1.9%
- Kerapatan simpang
- +106
- Panjang ruas median
- −1
- Panjang jaringan
- +16.4
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 16.4 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 29.5%
Tabel rose — 36 bin — Gadang
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 3.35% | 3.91% | 0.1138 | 0.1268 |
| 01 | 5°–15° | 3.59% | 3.86% | 0.1195 | 0.1257 |
| 02 | 15°–25° | 3.81% | 3.42% | 0.1246 | 0.1155 |
| 03 | 25°–35° | 1.58% | 2.12% | 0.0656 | 0.0817 |
| 04 | 35°–45° | 1.23% | 1.67% | 0.0540 | 0.0684 |
| 05 | 45°–55° | 1.50% | 1.49% | 0.0629 | 0.0627 |
| 06 | 55°–65° | 1.65% | 1.57% | 0.0676 | 0.0653 |
| 07 | 65°–75° | 2.14% | 2.41% | 0.0823 | 0.0897 |
| 08 | 75°–85° | 3.52% | 3.13% | 0.1179 | 0.1083 |
| 09 | 85°–95° | 3.69% | 3.57% | 0.1217 | 0.1191 |
| 10 | 95°–105° | 5.49% | 4.47% | 0.1593 | 0.1390 |
| 11 | 105°–115° | 5.97% | 4.93% | 0.1683 | 0.1484 |
| 12 | 115°–125° | 2.73% | 2.65% | 0.0984 | 0.0962 |
| 13 | 125°–135° | 1.34% | 1.68% | 0.0577 | 0.0685 |
| 14 | 135°–145° | 0.63% | 0.84% | 0.0319 | 0.0401 |
| 15 | 145°–155° | 0.96% | 1.10% | 0.0447 | 0.0498 |
| 16 | 155°–165° | 2.17% | 2.25% | 0.0832 | 0.0853 |
| 17 | 165°–175° | 4.64% | 4.92% | 0.1425 | 0.1482 |
| 18 | 175°–185° | 3.35% | 3.91% | 0.1138 | 0.1268 |
| 19 | 185°–195° | 3.59% | 3.86% | 0.1195 | 0.1257 |
| 20 | 195°–205° | 3.81% | 3.42% | 0.1246 | 0.1155 |
| 21 | 205°–215° | 1.58% | 2.12% | 0.0656 | 0.0817 |
| 22 | 215°–225° | 1.23% | 1.67% | 0.0540 | 0.0684 |
| 23 | 225°–235° | 1.50% | 1.49% | 0.0629 | 0.0627 |
| 24 | 235°–245° | 1.65% | 1.57% | 0.0676 | 0.0653 |
| 25 | 245°–255° | 2.14% | 2.41% | 0.0823 | 0.0897 |
| 26 | 255°–265° | 3.52% | 3.13% | 0.1179 | 0.1083 |
| 27 | 265°–275° | 3.69% | 3.57% | 0.1217 | 0.1191 |
| 28 | 275°–285° | 5.49% | 4.47% | 0.1593 | 0.1390 |
| 29 | 285°–295° | 5.97% | 4.93% | 0.1683 | 0.1484 |
| 30 | 295°–305° | 2.73% | 2.65% | 0.0984 | 0.0962 |
| 31 | 305°–315° | 1.34% | 1.68% | 0.0577 | 0.0685 |
| 32 | 315°–325° | 0.63% | 0.84% | 0.0319 | 0.0401 |
| 33 | 325°–335° | 0.96% | 1.10% | 0.0447 | 0.0498 |
| 34 | 335°–345° | 2.17% | 2.25% | 0.0832 | 0.0853 |
| 35 | 345°–355° | 4.64% | 4.92% | 0.1425 | 0.1482 |
| Jumlah = H | 3.432 | 3.477 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.