Gapuk Utara · Mataram · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 18.0% · sedang
Gapuk Utara
Mataram · Kampung kota
Permukiman padat di tengah Mataram, dengan jaringan jalan perumahan yang jauh lebih panjang daripada lokasi mana pun dalam kumpulan ini.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.009nat
- H / H max
- 0.840
- φ keteraturan
- 0.454
- Circuity
- 1.581~421
- Derajat simpul rata-rata
- 2.28
- Simpang empat
- 4.6%
- Jalan buntu
- 34.1%
- Kerapatan simpang
- 186 /km²
- Panjang ruas median
- 45 m
- Panjang jaringan
- 41.2 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 421 pasangan disampel · 74 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 651
- Ruas
- 742
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 374
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 186 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 82.3 km
- Circuity per ruas
- 1.036
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.029nat
- H / H max
- 0.845
- φ keteraturan
- 0.441
- Circuity
- 1.559~453
- Derajat simpul rata-rata
- 2.42
- Simpang empat
- 5.8%
- Jalan buntu
- 27.7%
- Kerapatan simpang
- 268 /km²
- Panjang ruas median
- 42 m
- Panjang jaringan
- 50.7 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 453 pasangan disampel · 34 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 840
- Ruas
- 1017
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 538
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 268 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 101.4 km
- Circuity per ruas
- 1.037
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.019
- H / H max
- +0.005
- φ keteraturan
- −0.013
- Circuity
- −0.022
- Derajat simpul rata-rata
- +0.14
- Simpang empat
- +1.2%
- Jalan buntu
- −6.4%
- Kerapatan simpang
- +82
- Panjang ruas median
- −2
- Panjang jaringan
- +9.5
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 9.5 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 18.8%
Tabel rose — 36 bin — Gapuk Utara
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 3.01% | 3.21% | 0.1054 | 0.1104 |
| 01 | 5°–15° | 10.62% | 10.16% | 0.2381 | 0.2324 |
| 02 | 15°–25° | 4.14% | 4.38% | 0.1318 | 0.1370 |
| 03 | 25°–35° | 1.44% | 1.35% | 0.0611 | 0.0581 |
| 04 | 35°–45° | 0.70% | 0.60% | 0.0346 | 0.0309 |
| 05 | 45°–55° | 0.38% | 0.39% | 0.0213 | 0.0216 |
| 06 | 55°–65° | 1.03% | 0.89% | 0.0470 | 0.0419 |
| 07 | 65°–75° | 1.79% | 1.76% | 0.0722 | 0.0710 |
| 08 | 75°–85° | 1.30% | 1.32% | 0.0566 | 0.0571 |
| 09 | 85°–95° | 2.99% | 3.15% | 0.1050 | 0.1090 |
| 10 | 95°–105° | 13.55% | 12.84% | 0.2708 | 0.2636 |
| 11 | 105°–115° | 4.17% | 4.92% | 0.1325 | 0.1481 |
| 12 | 115°–125° | 1.70% | 1.60% | 0.0692 | 0.0661 |
| 13 | 125°–135° | 0.82% | 0.72% | 0.0396 | 0.0354 |
| 14 | 135°–145° | 0.43% | 0.38% | 0.0234 | 0.0212 |
| 15 | 145°–155° | 0.41% | 0.36% | 0.0227 | 0.0202 |
| 16 | 155°–165° | 0.55% | 0.70% | 0.0285 | 0.0346 |
| 17 | 165°–175° | 0.96% | 1.28% | 0.0447 | 0.0558 |
| 18 | 175°–185° | 3.01% | 3.21% | 0.1054 | 0.1104 |
| 19 | 185°–195° | 10.62% | 10.16% | 0.2381 | 0.2324 |
| 20 | 195°–205° | 4.14% | 4.38% | 0.1318 | 0.1370 |
| 21 | 205°–215° | 1.44% | 1.35% | 0.0611 | 0.0581 |
| 22 | 215°–225° | 0.70% | 0.60% | 0.0346 | 0.0309 |
| 23 | 225°–235° | 0.38% | 0.39% | 0.0213 | 0.0216 |
| 24 | 235°–245° | 1.03% | 0.89% | 0.0470 | 0.0419 |
| 25 | 245°–255° | 1.79% | 1.76% | 0.0722 | 0.0710 |
| 26 | 255°–265° | 1.30% | 1.32% | 0.0566 | 0.0571 |
| 27 | 265°–275° | 2.99% | 3.15% | 0.1050 | 0.1090 |
| 28 | 275°–285° | 13.55% | 12.84% | 0.2708 | 0.2636 |
| 29 | 285°–295° | 4.17% | 4.92% | 0.1325 | 0.1481 |
| 30 | 295°–305° | 1.70% | 1.60% | 0.0692 | 0.0661 |
| 31 | 305°–315° | 0.82% | 0.72% | 0.0396 | 0.0354 |
| 32 | 315°–325° | 0.43% | 0.38% | 0.0234 | 0.0212 |
| 33 | 325°–335° | 0.41% | 0.36% | 0.0227 | 0.0202 |
| 34 | 335°–345° | 0.55% | 0.70% | 0.0285 | 0.0346 |
| 35 | 345°–355° | 0.96% | 1.28% | 0.0447 | 0.0558 |
| Jumlah = H | 3.009 | 3.029 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.