Hamadi · Jayapura · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 15.3% · sedang
Hamadi
Jayapura · Kampung kota
Permukiman di selatan Jayapura, terjepit antara teluk dan punggungan. Jalan perumahannya panjang dan jaringan pejalan kakinya tipis — pola yang di sini berarti dua hal sekaligus: bentuknya, dan seberapa banyak yang sudah terpetakan.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.455nat
- H / H max
- 0.964
- φ keteraturan
- 0.114
- Circuity
- 1.860~415
- Derajat simpul rata-rata
- 2.17
- Simpang empat
- 5.5%
- Jalan buntu
- 43.4%
- Kerapatan simpang
- 64 /km²
- Panjang ruas median
- 42 m
- Panjang jaringan
- 14.3 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 415 pasangan disampel · 64 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 235
- Ruas
- 255
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 129
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 64 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 28.5 km
- Circuity per ruas
- 1.067
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.478nat
- H / H max
- 0.970
- φ keteraturan
- 0.094
- Circuity
- 1.879~408
- Derajat simpul rata-rata
- 2.17
- Simpang empat
- 5.3%
- Jalan buntu
- 42.0%
- Kerapatan simpang
- 71 /km²
- Panjang ruas median
- 44 m
- Panjang jaringan
- 16.9 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 408 pasangan disampel · 69 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 264
- Ruas
- 287
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 143
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 71 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 33.7 km
- Circuity per ruas
- 1.077
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.023
- H / H max
- +0.006
- φ keteraturan
- −0.020
- Circuity
- +0.019
- Derajat simpul rata-rata
- +0.00
- Simpang empat
- −0.2%
- Jalan buntu
- −1.4%
- Kerapatan simpang
- +7
- Panjang ruas median
- +2
- Panjang jaringan
- +2.6
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 2.6 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 15.3%
Tabel rose — 36 bin — Hamadi
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 2.39% | 2.55% | 0.0892 | 0.0934 |
| 01 | 5°–15° | 2.36% | 2.75% | 0.0885 | 0.0988 |
| 02 | 15°–25° | 2.74% | 4.14% | 0.0986 | 0.1317 |
| 03 | 25°–35° | 2.80% | 2.81% | 0.1001 | 0.1004 |
| 04 | 35°–45° | 5.99% | 5.16% | 0.1686 | 0.1530 |
| 05 | 45°–55° | 1.86% | 1.87% | 0.0740 | 0.0743 |
| 06 | 55°–65° | 2.35% | 2.89% | 0.0881 | 0.1023 |
| 07 | 65°–75° | 1.74% | 1.75% | 0.0705 | 0.0708 |
| 08 | 75°–85° | 1.65% | 1.56% | 0.0677 | 0.0648 |
| 09 | 85°–95° | 3.12% | 2.85% | 0.1082 | 0.1013 |
| 10 | 95°–105° | 3.18% | 3.40% | 0.1098 | 0.1151 |
| 11 | 105°–115° | 1.79% | 2.52% | 0.0720 | 0.0927 |
| 12 | 115°–125° | 2.71% | 2.48% | 0.0978 | 0.0916 |
| 13 | 125°–135° | 7.97% | 6.85% | 0.2015 | 0.1836 |
| 14 | 135°–145° | 2.33% | 2.11% | 0.0876 | 0.0813 |
| 15 | 145°–155° | 1.59% | 1.41% | 0.0657 | 0.0602 |
| 16 | 155°–165° | 1.87% | 1.58% | 0.0743 | 0.0655 |
| 17 | 165°–175° | 1.57% | 1.34% | 0.0653 | 0.0578 |
| 18 | 175°–185° | 2.39% | 2.55% | 0.0892 | 0.0934 |
| 19 | 185°–195° | 2.36% | 2.75% | 0.0885 | 0.0988 |
| 20 | 195°–205° | 2.74% | 4.14% | 0.0986 | 0.1317 |
| 21 | 205°–215° | 2.80% | 2.81% | 0.1001 | 0.1004 |
| 22 | 215°–225° | 5.99% | 5.16% | 0.1686 | 0.1530 |
| 23 | 225°–235° | 1.86% | 1.87% | 0.0740 | 0.0743 |
| 24 | 235°–245° | 2.35% | 2.89% | 0.0881 | 0.1023 |
| 25 | 245°–255° | 1.74% | 1.75% | 0.0705 | 0.0708 |
| 26 | 255°–265° | 1.65% | 1.56% | 0.0677 | 0.0648 |
| 27 | 265°–275° | 3.12% | 2.85% | 0.1082 | 0.1013 |
| 28 | 275°–285° | 3.18% | 3.40% | 0.1098 | 0.1151 |
| 29 | 285°–295° | 1.79% | 2.52% | 0.0720 | 0.0927 |
| 30 | 295°–305° | 2.71% | 2.48% | 0.0978 | 0.0916 |
| 31 | 305°–315° | 7.97% | 6.85% | 0.2015 | 0.1836 |
| 32 | 315°–325° | 2.33% | 2.11% | 0.0876 | 0.0813 |
| 33 | 325°–335° | 1.59% | 1.41% | 0.0657 | 0.0602 |
| 34 | 335°–345° | 1.87% | 1.58% | 0.0743 | 0.0655 |
| 35 | 345°–355° | 1.57% | 1.34% | 0.0653 | 0.0578 |
| Jumlah = H | 3.455 | 3.478 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.