IKN — Kawasan Inti · Penajam Paser Utara · IKN
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 0.0% · tipis
IKN — Kawasan Inti
Penajam Paser Utara · IKN
Sumbu Kebangsaan dan sekitarnya. Jaringannya sedang dibangun dan sebagian belum terpetakan — kedua hal itu terlihat di angkanya.
Bacalah kedua kolom di bawah ini sebagai dua pembacaan dari data yang sama, bukan sebagai selisih yang sudah dapat disimpulkan. Gang di lokasi ini belum terpetakan cukup rapat untuk itu.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.485nat
- H / H max
- 0.972
- φ keteraturan
- 0.088
- Circuity
- 1.334~348
- Derajat simpul rata-rata
- 2.21
- Simpang empat
- 15.8%
- Jalan buntu
- 45.6%
- Kerapatan simpang
- 14 /km²
- Panjang ruas median
- 200 m
- Panjang jaringan
- 13.4 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 348 pasangan disampel · 127 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 57
- Ruas
- 63
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 29
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 14 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 26.8 km
- Circuity per ruas
- 1.035
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.485nat
- H / H max
- 0.972
- φ keteraturan
- 0.088
- Circuity
- 1.334~348
- Derajat simpul rata-rata
- 2.21
- Simpang empat
- 15.8%
- Jalan buntu
- 45.6%
- Kerapatan simpang
- 14 /km²
- Panjang ruas median
- 200 m
- Panjang jaringan
- 13.4 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 348 pasangan disampel · 127 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 57
- Ruas
- 63
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 29
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 14 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 26.8 km
- Circuity per ruas
- 1.035
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- ±0.000
- H / H max
- ±0.000
- φ keteraturan
- ±0.000
- Circuity
- ±0.000
- Derajat simpul rata-rata
- ±0.00
- Simpang empat
- ±0.0%
- Jalan buntu
- ±0.0%
- Kerapatan simpang
- ±0
- Panjang ruas median
- ±0
- Panjang jaringan
- ±0.0
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 0.0 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 0.0%
Tabel rose — 36 bin — IKN — Kawasan Inti
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 2.47% | 2.47% | 0.0913 | 0.0913 |
| 01 | 5°–15° | 1.62% | 1.62% | 0.0666 | 0.0666 |
| 02 | 15°–25° | 4.66% | 4.66% | 0.1429 | 0.1429 |
| 03 | 25°–35° | 2.28% | 2.28% | 0.0862 | 0.0862 |
| 04 | 35°–45° | 2.77% | 2.77% | 0.0994 | 0.0994 |
| 05 | 45°–55° | 2.42% | 2.42% | 0.0902 | 0.0902 |
| 06 | 55°–65° | 4.53% | 4.53% | 0.1403 | 0.1403 |
| 07 | 65°–75° | 4.24% | 4.24% | 0.1340 | 0.1340 |
| 08 | 75°–85° | 2.33% | 2.33% | 0.0877 | 0.0877 |
| 09 | 85°–95° | 5.32% | 5.32% | 0.1560 | 0.1560 |
| 10 | 95°–105° | 1.02% | 1.02% | 0.0469 | 0.0469 |
| 11 | 105°–115° | 0.51% | 0.51% | 0.0270 | 0.0270 |
| 12 | 115°–125° | 2.78% | 2.78% | 0.0997 | 0.0997 |
| 13 | 125°–135° | 2.50% | 2.50% | 0.0921 | 0.0921 |
| 14 | 135°–145° | 3.14% | 3.14% | 0.1088 | 0.1088 |
| 15 | 145°–155° | 2.80% | 2.80% | 0.1002 | 0.1002 |
| 16 | 155°–165° | 2.09% | 2.09% | 0.0809 | 0.0809 |
| 17 | 165°–175° | 2.50% | 2.50% | 0.0923 | 0.0923 |
| 18 | 175°–185° | 2.47% | 2.47% | 0.0913 | 0.0913 |
| 19 | 185°–195° | 1.62% | 1.62% | 0.0666 | 0.0666 |
| 20 | 195°–205° | 4.66% | 4.66% | 0.1429 | 0.1429 |
| 21 | 205°–215° | 2.28% | 2.28% | 0.0862 | 0.0862 |
| 22 | 215°–225° | 2.77% | 2.77% | 0.0994 | 0.0994 |
| 23 | 225°–235° | 2.42% | 2.42% | 0.0902 | 0.0902 |
| 24 | 235°–245° | 4.53% | 4.53% | 0.1403 | 0.1403 |
| 25 | 245°–255° | 4.24% | 4.24% | 0.1340 | 0.1340 |
| 26 | 255°–265° | 2.33% | 2.33% | 0.0877 | 0.0877 |
| 27 | 265°–275° | 5.32% | 5.32% | 0.1560 | 0.1560 |
| 28 | 275°–285° | 1.02% | 1.02% | 0.0469 | 0.0469 |
| 29 | 285°–295° | 0.51% | 0.51% | 0.0270 | 0.0270 |
| 30 | 295°–305° | 2.78% | 2.78% | 0.0997 | 0.0997 |
| 31 | 305°–315° | 2.50% | 2.50% | 0.0921 | 0.0921 |
| 32 | 315°–325° | 3.14% | 3.14% | 0.1088 | 0.1088 |
| 33 | 325°–335° | 2.80% | 2.80% | 0.1002 | 0.1002 |
| 34 | 335°–345° | 2.09% | 2.09% | 0.0809 | 0.0809 |
| 35 | 345°–355° | 2.50% | 2.50% | 0.0923 | 0.0923 |
| Jumlah = H | 3.485 | 3.485 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Catatan
IKN adalah pertanyaan terbuka dalam kumpulan ini. Jaringan jalannya bukan warisan yang diukur setelah jadi, melainkan keputusan yang sedang diambil sekarang: φ berapa yang sedang dipilih, dan rasio jalan buntu berapa.
Dua hal membatasi pembacaan angkanya. Sebagian besar kawasan masih dalam pembangunan, sehingga yang terukur adalah jaringan sejauh yang sudah ada. Dan pemetaannya di OpenStreetMap masih tipis — tidak ada satu pun ruas pejalan kaki khusus yang tercatat di dalam radius ini, sehingga jaringan jalan kaki di sini praktis sama dengan jaringan kendaraan. Selisih kendara/jalan kaki untuk lokasi ini tidak dapat dibaca sebagai temuan.
Yang tetap dapat dibaca adalah bentuk yang sudah terbangun: arah-arah sumbu utamanya, dan seberapa jauh ia mengikuti logika satu petak. Itu saja, dan itu memang cukup menarik untuk ditampilkan di samping Menteng dan sebuah kampung.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.