Langsung ke isi

Morfologi jaringan jalan Indonesia — jaringan kendara dan jaringan jalan kaki, diukur terpisah untuk tempat yang sama.

IKN — Kawasan Inti · Penajam Paser Utara · IKN

r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 0.0% · tipis

← Kembali ke lempeng

IKN — Kawasan Inti

Penajam Paser Utara · IKN

Sumbu Kebangsaan dan sekitarnya. Jaringannya sedang dibangun dan sebagian belum terpetakan — kedua hal itu terlihat di angkanya.

Bacalah kedua kolom di bawah ini sebagai dua pembacaan dari data yang sama, bukan sebagai selisih yang sudah dapat disimpulkan. Gang di lokasi ini belum terpetakan cukup rapat untuk itu.

Kendara

Gbr. 1 · r = 800 m Jaringan yang dapat dikendarai di dalam cakram sampel. Tinta seragam, tanpa hierarki kelas jalan, tanpa peta dasar: bentuknya adalah subjeknya.
NKendara · 355°–5° · 2.5%Kendara · 5°–15° · 1.6%Kendara · 15°–25° · 4.7%Kendara · 25°–35° · 2.3%Kendara · 35°–45° · 2.8%Kendara · 45°–55° · 2.4%Kendara · 55°–65° · 4.5%Kendara · 65°–75° · 4.2%Kendara · 75°–85° · 2.3%Kendara · 85°–95° · 5.3%Kendara · 95°–105° · 1.0%Kendara · 105°–115° · 0.5%Kendara · 115°–125° · 2.8%Kendara · 125°–135° · 2.5%Kendara · 135°–145° · 3.1%Kendara · 145°–155° · 2.8%Kendara · 155°–165° · 2.1%Kendara · 165°–175° · 2.5%Kendara · 175°–185° · 2.5%Kendara · 185°–195° · 1.6%Kendara · 195°–205° · 4.7%Kendara · 205°–215° · 2.3%Kendara · 215°–225° · 2.8%Kendara · 225°–235° · 2.4%Kendara · 235°–245° · 4.5%Kendara · 245°–255° · 4.2%Kendara · 255°–265° · 2.3%Kendara · 265°–275° · 5.3%Kendara · 275°–285° · 1.0%Kendara · 285°–295° · 0.5%Kendara · 295°–305° · 2.8%Kendara · 305°–315° · 2.5%Kendara · 315°–325° · 3.1%Kendara · 325°–335° · 2.8%Kendara · 335°–345° · 2.1%Kendara · 345°–355° · 2.5%
Kendara H 3.485 · φ 0.09
Entropi orientasi
3.485nat
H / H max
0.972
φ keteraturan
0.088
Circuity
1.334~348
Derajat simpul rata-rata
2.21
Simpang empat
15.8%
Jalan buntu
45.6%
Kerapatan simpang
14 /km²
Panjang ruas median
200 m
Panjang jaringan
13.4 km

H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.

Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 348 pasangan disampel · 127 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.

Dari mana angka-angka ini

Simpul
57
Ruas
63
Simpang (derajat ≥ 3)
29
Luas cakram
2.01 km²
Kerapatan simpang
14 /km²
Panjang tertimbang rose
26.8 km
Circuity per ruas
1.035

Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.

Jalan kaki

Gbr. 2 · r = 800 m Jaringan yang dapat dijalani kaki pada pusat, cakram, dan ekstrak yang sama. Setiap perbedaan dengan gambar di sebelahnya adalah pemetaan tag, bukan tempat yang berbeda.
NJalan kaki · 355°–5° · 2.5%Jalan kaki · 5°–15° · 1.6%Jalan kaki · 15°–25° · 4.7%Jalan kaki · 25°–35° · 2.3%Jalan kaki · 35°–45° · 2.8%Jalan kaki · 45°–55° · 2.4%Jalan kaki · 55°–65° · 4.5%Jalan kaki · 65°–75° · 4.2%Jalan kaki · 75°–85° · 2.3%Jalan kaki · 85°–95° · 5.3%Jalan kaki · 95°–105° · 1.0%Jalan kaki · 105°–115° · 0.5%Jalan kaki · 115°–125° · 2.8%Jalan kaki · 125°–135° · 2.5%Jalan kaki · 135°–145° · 3.1%Jalan kaki · 145°–155° · 2.8%Jalan kaki · 155°–165° · 2.1%Jalan kaki · 165°–175° · 2.5%Jalan kaki · 175°–185° · 2.5%Jalan kaki · 185°–195° · 1.6%Jalan kaki · 195°–205° · 4.7%Jalan kaki · 205°–215° · 2.3%Jalan kaki · 215°–225° · 2.8%Jalan kaki · 225°–235° · 2.4%Jalan kaki · 235°–245° · 4.5%Jalan kaki · 245°–255° · 4.2%Jalan kaki · 255°–265° · 2.3%Jalan kaki · 265°–275° · 5.3%Jalan kaki · 275°–285° · 1.0%Jalan kaki · 285°–295° · 0.5%Jalan kaki · 295°–305° · 2.8%Jalan kaki · 305°–315° · 2.5%Jalan kaki · 315°–325° · 3.1%Jalan kaki · 325°–335° · 2.8%Jalan kaki · 335°–345° · 2.1%Jalan kaki · 345°–355° · 2.5%
Jalan kaki H 3.485 · φ 0.09
Entropi orientasi
3.485nat
H / H max
0.972
φ keteraturan
0.088
Circuity
1.334~348
Derajat simpul rata-rata
2.21
Simpang empat
15.8%
Jalan buntu
45.6%
Kerapatan simpang
14 /km²
Panjang ruas median
200 m
Panjang jaringan
13.4 km

H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.

Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 348 pasangan disampel · 127 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.

Dari mana angka-angka ini

Simpul
57
Ruas
63
Simpang (derajat ≥ 3)
29
Luas cakram
2.01 km²
Kerapatan simpang
14 /km²
Panjang tertimbang rose
26.8 km
Circuity per ruas
1.035

Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.

Kedua rose ditumpuk

NKendara · 355°–5° · 2.5%Kendara · 5°–15° · 1.6%Kendara · 15°–25° · 4.7%Kendara · 25°–35° · 2.3%Kendara · 35°–45° · 2.8%Kendara · 45°–55° · 2.4%Kendara · 55°–65° · 4.5%Kendara · 65°–75° · 4.2%Kendara · 75°–85° · 2.3%Kendara · 85°–95° · 5.3%Kendara · 95°–105° · 1.0%Kendara · 105°–115° · 0.5%Kendara · 115°–125° · 2.8%Kendara · 125°–135° · 2.5%Kendara · 135°–145° · 3.1%Kendara · 145°–155° · 2.8%Kendara · 155°–165° · 2.1%Kendara · 165°–175° · 2.5%Kendara · 175°–185° · 2.5%Kendara · 185°–195° · 1.6%Kendara · 195°–205° · 4.7%Kendara · 205°–215° · 2.3%Kendara · 215°–225° · 2.8%Kendara · 225°–235° · 2.4%Kendara · 235°–245° · 4.5%Kendara · 245°–255° · 4.2%Kendara · 255°–265° · 2.3%Kendara · 265°–275° · 5.3%Kendara · 275°–285° · 1.0%Kendara · 285°–295° · 0.5%Kendara · 295°–305° · 2.8%Kendara · 305°–315° · 2.5%Kendara · 315°–325° · 3.1%Kendara · 325°–335° · 2.8%Kendara · 335°–345° · 2.1%Kendara · 345°–355° · 2.5%Jalan kaki · 355°–5° · 2.5%Jalan kaki · 5°–15° · 1.6%Jalan kaki · 15°–25° · 4.7%Jalan kaki · 25°–35° · 2.3%Jalan kaki · 35°–45° · 2.8%Jalan kaki · 45°–55° · 2.4%Jalan kaki · 55°–65° · 4.5%Jalan kaki · 65°–75° · 4.2%Jalan kaki · 75°–85° · 2.3%Jalan kaki · 85°–95° · 5.3%Jalan kaki · 95°–105° · 1.0%Jalan kaki · 105°–115° · 0.5%Jalan kaki · 115°–125° · 2.8%Jalan kaki · 125°–135° · 2.5%Jalan kaki · 135°–145° · 3.1%Jalan kaki · 145°–155° · 2.8%Jalan kaki · 155°–165° · 2.1%Jalan kaki · 165°–175° · 2.5%Jalan kaki · 175°–185° · 2.5%Jalan kaki · 185°–195° · 1.6%Jalan kaki · 195°–205° · 4.7%Jalan kaki · 205°–215° · 2.3%Jalan kaki · 215°–225° · 2.8%Jalan kaki · 225°–235° · 2.4%Jalan kaki · 235°–245° · 4.5%Jalan kaki · 245°–255° · 4.2%Jalan kaki · 255°–265° · 2.3%Jalan kaki · 265°–275° · 5.3%Jalan kaki · 275°–285° · 1.0%Jalan kaki · 285°–295° · 0.5%Jalan kaki · 295°–305° · 2.8%Jalan kaki · 305°–315° · 2.5%Jalan kaki · 315°–325° · 3.1%Jalan kaki · 325°–335° · 2.8%Jalan kaki · 335°–345° · 2.1%Jalan kaki · 345°–355° · 2.5%
Kendara H 3.485 · φ 0.09Jalan kaki H 3.485 · φ 0.09
Arah tiap ruas jalan dikelompokkan ke 36 bin selebar 10°, ditimbang menurut panjang: jalan 500 m menyumbang sepuluh kali lipat gang 50 m. Panjang batang adalah bagian panjang jaringan pada arah itu, bukan jumlah ruasnya. Rose selalu simetris 180°, karena satu ruas yang ditempuh dua arah berbeda tepat 180°. Boeing 2019 §3
  • Kendara
  • Jalan kaki
  • Keduanya

SelisihJalan kakiKendara

Entropi orientasi
±0.000
H / H max
±0.000
φ keteraturan
±0.000
Circuity
±0.000
Derajat simpul rata-rata
±0.00
Simpang empat
±0.0%
Jalan buntu
±0.0%
Kerapatan simpang
±0
Panjang ruas median
±0
Panjang jaringan
±0.0

Yang ditambahkan berjalan kaki

Panjang hanya jalan kaki
0.0 km
Bagian dari jaringan jalan kaki
0.0%
Gbr. 3 · r = 800 m Tinta: ruas yang hanya ada di jaringan pejalan kaki. Garis tipis: jaringan yang dipakai bersama kedua moda. Keanggotaan ditentukan oleh pemetaan tag — sebuah ruas dihitung “hanya jalan kaki” bila jalan asalnya di OSM tidak diterima jaringan kendaraan.
Tabel rose — 36 binIKN — Kawasan Inti
Bagian panjang jaringan per bin arah selebar 10°, untuk kendara dan jalan kaki.
BinRentang arahP — KendaraP — Jalan kaki−P·ln P−P·ln P
00355°–5°2.47%2.47%0.09130.0913
015°–15°1.62%1.62%0.06660.0666
0215°–25°4.66%4.66%0.14290.1429
0325°–35°2.28%2.28%0.08620.0862
0435°–45°2.77%2.77%0.09940.0994
0545°–55°2.42%2.42%0.09020.0902
0655°–65°4.53%4.53%0.14030.1403
0765°–75°4.24%4.24%0.13400.1340
0875°–85°2.33%2.33%0.08770.0877
0985°–95°5.32%5.32%0.15600.1560
1095°–105°1.02%1.02%0.04690.0469
11105°–115°0.51%0.51%0.02700.0270
12115°–125°2.78%2.78%0.09970.0997
13125°–135°2.50%2.50%0.09210.0921
14135°–145°3.14%3.14%0.10880.1088
15145°–155°2.80%2.80%0.10020.1002
16155°–165°2.09%2.09%0.08090.0809
17165°–175°2.50%2.50%0.09230.0923
18175°–185°2.47%2.47%0.09130.0913
19185°–195°1.62%1.62%0.06660.0666
20195°–205°4.66%4.66%0.14290.1429
21205°–215°2.28%2.28%0.08620.0862
22215°–225°2.77%2.77%0.09940.0994
23225°–235°2.42%2.42%0.09020.0902
24235°–245°4.53%4.53%0.14030.1403
25245°–255°4.24%4.24%0.13400.1340
26255°–265°2.33%2.33%0.08770.0877
27265°–275°5.32%5.32%0.15600.1560
28275°–285°1.02%1.02%0.04690.0469
29285°–295°0.51%0.51%0.02700.0270
30295°–305°2.78%2.78%0.09970.0997
31305°–315°2.50%2.50%0.09210.0921
32315°–325°3.14%3.14%0.10880.1088
33325°–335°2.80%2.80%0.10020.1002
34335°–345°2.09%2.09%0.08090.0809
35345°–355°2.50%2.50%0.09230.0923
Jumlah = H3.4853.485

Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.

Catatan

IKN adalah pertanyaan terbuka dalam kumpulan ini. Jaringan jalannya bukan warisan yang diukur setelah jadi, melainkan keputusan yang sedang diambil sekarang: φ berapa yang sedang dipilih, dan rasio jalan buntu berapa.

Dua hal membatasi pembacaan angkanya. Sebagian besar kawasan masih dalam pembangunan, sehingga yang terukur adalah jaringan sejauh yang sudah ada. Dan pemetaannya di OpenStreetMap masih tipis — tidak ada satu pun ruas pejalan kaki khusus yang tercatat di dalam radius ini, sehingga jaringan jalan kaki di sini praktis sama dengan jaringan kendaraan. Selisih kendara/jalan kaki untuk lokasi ini tidak dapat dibaca sebagai temuan.

Yang tetap dapat dibaca adalah bentuk yang sudah terbangun: arah-arah sumbu utamanya, dan seberapa jauh ia mengikuti logika satu petak. Itu saja, dan itu memang cukup menarik untuk ditampilkan di samping Menteng dan sebuah kampung.

Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)

Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.