Kampung Code · Yogyakarta · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 19.6% · sedang
Kampung Code
Yogyakarta · Kampung kota
Kampung bertingkat di lereng Kali Code, banyak ruasnya berupa tangga.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.141nat
- H / H max
- 0.876
- φ keteraturan
- 0.363
- Circuity
- 1.451~403
- Derajat simpul rata-rata
- 2.42
- Simpang empat
- 6.7%
- Jalan buntu
- 24.9%
- Kerapatan simpang
- 190 /km²
- Panjang ruas median
- 31 m
- Panjang jaringan
- 36.2 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 403 pasangan disampel · 87 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 638
- Ruas
- 772
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 382
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 190 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 72.4 km
- Circuity per ruas
- 1.038
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.094nat
- H / H max
- 0.863
- φ keteraturan
- 0.396
- Circuity
- 1.400~440
- Derajat simpul rata-rata
- 2.53
- Simpang empat
- 14.9%
- Jalan buntu
- 24.2%
- Kerapatan simpang
- 326 /km²
- Panjang ruas median
- 23 m
- Panjang jaringan
- 52.8 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 440 pasangan disampel · 54 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 1061
- Ruas
- 1342
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 655
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 326 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 105.7 km
- Circuity per ruas
- 1.047
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- −0.046
- H / H max
- −0.013
- φ keteraturan
- +0.033
- Circuity
- −0.052
- Derajat simpul rata-rata
- +0.11
- Simpang empat
- +8.2%
- Jalan buntu
- −0.7%
- Kerapatan simpang
- +136
- Panjang ruas median
- −8
- Panjang jaringan
- +16.7
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 16.7 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 31.6%
Tabel rose — 36 bin — Kampung Code
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 4.67% | 5.32% | 0.1431 | 0.1561 |
| 01 | 5°–15° | 8.92% | 9.64% | 0.2156 | 0.2255 |
| 02 | 15°–25° | 1.86% | 1.73% | 0.0741 | 0.0701 |
| 03 | 25°–35° | 0.65% | 0.71% | 0.0328 | 0.0351 |
| 04 | 35°–45° | 0.52% | 0.61% | 0.0273 | 0.0310 |
| 05 | 45°–55° | 1.83% | 1.60% | 0.0733 | 0.0661 |
| 06 | 55°–65° | 1.34% | 1.06% | 0.0579 | 0.0483 |
| 07 | 65°–75° | 2.82% | 2.16% | 0.1007 | 0.0828 |
| 08 | 75°–85° | 3.22% | 2.98% | 0.1106 | 0.1048 |
| 09 | 85°–95° | 11.16% | 12.01% | 0.2447 | 0.2546 |
| 10 | 95°–105° | 5.10% | 4.63% | 0.1519 | 0.1423 |
| 11 | 105°–115° | 2.90% | 2.21% | 0.1028 | 0.0844 |
| 12 | 115°–125° | 0.68% | 0.68% | 0.0341 | 0.0340 |
| 13 | 125°–135° | 0.67% | 0.54% | 0.0336 | 0.0284 |
| 14 | 135°–145° | 0.70% | 0.67% | 0.0348 | 0.0335 |
| 15 | 145°–155° | 0.46% | 0.49% | 0.0250 | 0.0259 |
| 16 | 155°–165° | 1.47% | 1.59% | 0.0622 | 0.0658 |
| 17 | 165°–175° | 1.00% | 1.36% | 0.0459 | 0.0584 |
| 18 | 175°–185° | 4.67% | 5.32% | 0.1431 | 0.1561 |
| 19 | 185°–195° | 8.92% | 9.64% | 0.2156 | 0.2255 |
| 20 | 195°–205° | 1.86% | 1.73% | 0.0741 | 0.0701 |
| 21 | 205°–215° | 0.65% | 0.71% | 0.0328 | 0.0351 |
| 22 | 215°–225° | 0.52% | 0.61% | 0.0273 | 0.0310 |
| 23 | 225°–235° | 1.83% | 1.60% | 0.0733 | 0.0661 |
| 24 | 235°–245° | 1.34% | 1.06% | 0.0579 | 0.0483 |
| 25 | 245°–255° | 2.82% | 2.16% | 0.1007 | 0.0828 |
| 26 | 255°–265° | 3.22% | 2.98% | 0.1106 | 0.1048 |
| 27 | 265°–275° | 11.16% | 12.01% | 0.2447 | 0.2546 |
| 28 | 275°–285° | 5.10% | 4.63% | 0.1519 | 0.1423 |
| 29 | 285°–295° | 2.90% | 2.21% | 0.1028 | 0.0844 |
| 30 | 295°–305° | 0.68% | 0.68% | 0.0341 | 0.0340 |
| 31 | 305°–315° | 0.67% | 0.54% | 0.0336 | 0.0284 |
| 32 | 315°–325° | 0.70% | 0.67% | 0.0348 | 0.0335 |
| 33 | 325°–335° | 0.46% | 0.49% | 0.0250 | 0.0259 |
| 34 | 335°–345° | 1.47% | 1.59% | 0.0622 | 0.0658 |
| 35 | 345°–355° | 1.00% | 1.36% | 0.0459 | 0.0584 |
| Jumlah = H | 3.141 | 3.094 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.