Kayutangan · Malang · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 17.2% · sedang
Kayutangan
Malang · Kampung kota
Kampung bertingkat di balik koridor Kayutangan, turun ke arah Kali Brantas.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.265nat
- H / H max
- 0.911
- φ keteraturan
- 0.269
- Circuity
- 1.402~464
- Derajat simpul rata-rata
- 2.27
- Simpang empat
- 4.3%
- Jalan buntu
- 31.8%
- Kerapatan simpang
- 158 /km²
- Panjang ruas median
- 30 m
- Panjang jaringan
- 30.2 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 464 pasangan disampel · 27 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 578
- Ruas
- 657
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 317
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 158 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 60.4 km
- Circuity per ruas
- 1.034
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.315nat
- H / H max
- 0.925
- φ keteraturan
- 0.229
- Circuity
- 1.365~463
- Derajat simpul rata-rata
- 2.46
- Simpang empat
- 10.4%
- Jalan buntu
- 24.9%
- Kerapatan simpang
- 372 /km²
- Panjang ruas median
- 24 m
- Panjang jaringan
- 54.8 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 463 pasangan disampel · 26 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 1248
- Ruas
- 1532
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 747
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 372 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 109.6 km
- Circuity per ruas
- 1.045
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.050
- H / H max
- +0.014
- φ keteraturan
- −0.040
- Circuity
- −0.037
- Derajat simpul rata-rata
- +0.18
- Simpang empat
- +6.1%
- Jalan buntu
- −6.9%
- Kerapatan simpang
- +214
- Panjang ruas median
- −6
- Panjang jaringan
- +24.6
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 24.6 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 44.8%
Tabel rose — 36 bin — Kayutangan
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 3.99% | 4.16% | 0.1284 | 0.1323 |
| 01 | 5°–15° | 4.11% | 4.66% | 0.1312 | 0.1428 |
| 02 | 15°–25° | 5.62% | 5.38% | 0.1618 | 0.1573 |
| 03 | 25°–35° | 6.47% | 5.64% | 0.1772 | 0.1621 |
| 04 | 35°–45° | 1.72% | 1.87% | 0.0700 | 0.0745 |
| 05 | 45°–55° | 0.71% | 0.70% | 0.0352 | 0.0347 |
| 06 | 55°–65° | 0.31% | 0.38% | 0.0180 | 0.0211 |
| 07 | 65°–75° | 0.53% | 0.49% | 0.0277 | 0.0261 |
| 08 | 75°–85° | 0.96% | 0.94% | 0.0445 | 0.0438 |
| 09 | 85°–95° | 2.41% | 2.52% | 0.0897 | 0.0928 |
| 10 | 95°–105° | 4.15% | 4.01% | 0.1321 | 0.1290 |
| 11 | 105°–115° | 3.86% | 4.82% | 0.1256 | 0.1462 |
| 12 | 115°–125° | 6.79% | 5.31% | 0.1827 | 0.1558 |
| 13 | 125°–135° | 5.01% | 4.83% | 0.1500 | 0.1464 |
| 14 | 135°–145° | 1.24% | 1.25% | 0.0545 | 0.0547 |
| 15 | 145°–155° | 0.55% | 0.72% | 0.0287 | 0.0356 |
| 16 | 155°–165° | 0.58% | 0.86% | 0.0298 | 0.0410 |
| 17 | 165°–175° | 0.98% | 1.45% | 0.0453 | 0.0613 |
| 18 | 175°–185° | 3.99% | 4.16% | 0.1284 | 0.1323 |
| 19 | 185°–195° | 4.11% | 4.66% | 0.1312 | 0.1428 |
| 20 | 195°–205° | 5.62% | 5.38% | 0.1618 | 0.1573 |
| 21 | 205°–215° | 6.47% | 5.64% | 0.1772 | 0.1621 |
| 22 | 215°–225° | 1.72% | 1.87% | 0.0700 | 0.0745 |
| 23 | 225°–235° | 0.71% | 0.70% | 0.0352 | 0.0347 |
| 24 | 235°–245° | 0.31% | 0.38% | 0.0180 | 0.0211 |
| 25 | 245°–255° | 0.53% | 0.49% | 0.0277 | 0.0261 |
| 26 | 255°–265° | 0.96% | 0.94% | 0.0445 | 0.0438 |
| 27 | 265°–275° | 2.41% | 2.52% | 0.0897 | 0.0928 |
| 28 | 275°–285° | 4.15% | 4.01% | 0.1321 | 0.1290 |
| 29 | 285°–295° | 3.86% | 4.82% | 0.1256 | 0.1462 |
| 30 | 295°–305° | 6.79% | 5.31% | 0.1827 | 0.1558 |
| 31 | 305°–315° | 5.01% | 4.83% | 0.1500 | 0.1464 |
| 32 | 315°–325° | 1.24% | 1.25% | 0.0545 | 0.0547 |
| 33 | 325°–335° | 0.55% | 0.72% | 0.0287 | 0.0356 |
| 34 | 335°–345° | 0.58% | 0.86% | 0.0298 | 0.0410 |
| 35 | 345°–355° | 0.98% | 1.45% | 0.0453 | 0.0613 |
| Jumlah = H | 3.265 | 3.315 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.