Kesepuhan · Cirebon · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 20.6% · sedang
Kesepuhan
Cirebon · Kampung kota
Kampung di sekitar Keraton Kasepuhan, dijalin gang bernama pohon dan jalan yang cukup untuk satu kendaraan.
Kendara
- Entropi orientasi
- 2.915nat
- H / H max
- 0.813
- φ keteraturan
- 0.516
- Circuity
- 1.544~447
- Derajat simpul rata-rata
- 2.22
- Simpang empat
- 4.2%
- Jalan buntu
- 35.7%
- Kerapatan simpang
- 93 /km²
- Panjang ruas median
- 41 m
- Panjang jaringan
- 20.8 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 447 pasangan disampel · 40 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 353
- Ruas
- 391
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 187
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 93 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 41.5 km
- Circuity per ruas
- 1.039
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 2.825nat
- H / H max
- 0.788
- φ keteraturan
- 0.571
- Circuity
- 1.569~458
- Derajat simpul rata-rata
- 2.38
- Simpang empat
- 3.6%
- Jalan buntu
- 27.5%
- Kerapatan simpang
- 163 /km²
- Panjang ruas median
- 36 m
- Panjang jaringan
- 29.1 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 458 pasangan disampel · 31 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 527
- Ruas
- 628
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 328
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 163 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 58.3 km
- Circuity per ruas
- 1.055
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- −0.090
- H / H max
- −0.025
- φ keteraturan
- +0.056
- Circuity
- +0.025
- Derajat simpul rata-rata
- +0.17
- Simpang empat
- −0.6%
- Jalan buntu
- −8.2%
- Kerapatan simpang
- +70
- Panjang ruas median
- −6
- Panjang jaringan
- +8.4
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 8.4 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 28.7%
Tabel rose — 36 bin — Kesepuhan
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 1.17% | 0.94% | 0.0519 | 0.0440 |
| 01 | 5°–15° | 0.38% | 0.29% | 0.0211 | 0.0171 |
| 02 | 15°–25° | 0.64% | 0.50% | 0.0322 | 0.0264 |
| 03 | 25°–35° | 0.30% | 0.28% | 0.0176 | 0.0166 |
| 04 | 35°–45° | 0.64% | 0.55% | 0.0324 | 0.0287 |
| 05 | 45°–55° | 2.18% | 2.18% | 0.0833 | 0.0833 |
| 06 | 55°–65° | 11.38% | 12.01% | 0.2473 | 0.2545 |
| 07 | 65°–75° | 9.44% | 10.89% | 0.2228 | 0.2414 |
| 08 | 75°–85° | 2.34% | 1.92% | 0.0877 | 0.0760 |
| 09 | 85°–95° | 0.84% | 0.71% | 0.0403 | 0.0352 |
| 10 | 95°–105° | 0.39% | 0.29% | 0.0217 | 0.0170 |
| 11 | 105°–115° | 0.26% | 0.24% | 0.0155 | 0.0143 |
| 12 | 115°–125° | 0.22% | 0.18% | 0.0133 | 0.0113 |
| 13 | 125°–135° | 0.50% | 0.39% | 0.0265 | 0.0216 |
| 14 | 135°–145° | 2.03% | 1.58% | 0.0792 | 0.0656 |
| 15 | 145°–155° | 9.23% | 8.38% | 0.2200 | 0.2077 |
| 16 | 155°–165° | 6.35% | 7.19% | 0.1750 | 0.1893 |
| 17 | 165°–175° | 1.71% | 1.48% | 0.0695 | 0.0622 |
| 18 | 175°–185° | 1.17% | 0.94% | 0.0519 | 0.0440 |
| 19 | 185°–195° | 0.38% | 0.29% | 0.0211 | 0.0171 |
| 20 | 195°–205° | 0.64% | 0.50% | 0.0322 | 0.0264 |
| 21 | 205°–215° | 0.30% | 0.28% | 0.0176 | 0.0166 |
| 22 | 215°–225° | 0.64% | 0.55% | 0.0324 | 0.0287 |
| 23 | 225°–235° | 2.18% | 2.18% | 0.0833 | 0.0833 |
| 24 | 235°–245° | 11.38% | 12.01% | 0.2473 | 0.2545 |
| 25 | 245°–255° | 9.44% | 10.89% | 0.2228 | 0.2414 |
| 26 | 255°–265° | 2.34% | 1.92% | 0.0877 | 0.0760 |
| 27 | 265°–275° | 0.84% | 0.71% | 0.0403 | 0.0352 |
| 28 | 275°–285° | 0.39% | 0.29% | 0.0217 | 0.0170 |
| 29 | 285°–295° | 0.26% | 0.24% | 0.0155 | 0.0143 |
| 30 | 295°–305° | 0.22% | 0.18% | 0.0133 | 0.0113 |
| 31 | 305°–315° | 0.50% | 0.39% | 0.0265 | 0.0216 |
| 32 | 315°–325° | 2.03% | 1.58% | 0.0792 | 0.0656 |
| 33 | 325°–335° | 9.23% | 8.38% | 0.2200 | 0.2077 |
| 34 | 335°–345° | 6.35% | 7.19% | 0.1750 | 0.1893 |
| 35 | 345°–355° | 1.71% | 1.48% | 0.0695 | 0.0622 |
| Jumlah = H | 2.915 | 2.825 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.