Langsung ke isi

Morfologi jaringan jalan Indonesia — jaringan kendara dan jaringan jalan kaki, diukur terpisah untuk tempat yang sama.

Palangka · Palangka Raya · Kota baru

r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 21.9% · sedang

Palangka

Palangka Raya · Kota baru

Inti kota yang dirancang dari nol pada 1957 dan sempat dicalonkan sebagai ibu kota. Sumbu-sumbunya lebar dan bernama pahlawan; kota terencana kedua dalam kumpulan ini yang dapat diletakkan di samping IKN.

Kendara

45.1 km · 241 simpang/km²

Gbr. 1 · r = 800 m — Jaringan yang dapat dikendarai di dalam cakram sampel. Tinta seragam, tanpa hierarki kelas jalan, tanpa peta dasar: bentuknya adalah subjeknya.
NKendara · 355°–5° · 0.6%Kendara · 5°–15° · 0.5%Kendara · 15°–25° · 1.5%Kendara · 25°–35° · 0.6%Kendara · 35°–45° · 0.3%Kendara · 45°–55° · 0.7%Kendara · 55°–65° · 18.5%Kendara · 65°–75° · 0.7%Kendara · 75°–85° · 0.4%Kendara · 85°–95° · 0.2%Kendara · 95°–105° · 2.3%Kendara · 105°–115° · 1.9%Kendara · 115°–125° · 1.0%Kendara · 125°–135° · 0.4%Kendara · 135°–145° · 0.8%Kendara · 145°–155° · 18.0%Kendara · 155°–165° · 1.0%Kendara · 165°–175° · 0.6%Kendara · 175°–185° · 0.6%Kendara · 185°–195° · 0.5%Kendara · 195°–205° · 1.5%Kendara · 205°–215° · 0.6%Kendara · 215°–225° · 0.3%Kendara · 225°–235° · 0.7%Kendara · 235°–245° · 18.5%Kendara · 245°–255° · 0.7%Kendara · 255°–265° · 0.4%Kendara · 265°–275° · 0.2%Kendara · 275°–285° · 2.3%Kendara · 285°–295° · 1.9%Kendara · 295°–305° · 1.0%Kendara · 305°–315° · 0.4%Kendara · 315°–325° · 0.8%Kendara · 325°–335° · 18.0%Kendara · 335°–345° · 1.0%Kendara · 345°–355° · 0.6%
Kendara H 2.476 · φ 0.75

Jalan kaki

58.5 km · 376 simpang/km²

Gbr. 2 · r = 800 m — Jaringan yang dapat dijalani kaki pada pusat, cakram, dan ekstrak yang sama. Setiap perbedaan dengan gambar di sebelahnya adalah pemetaan tag, bukan tempat yang berbeda.
NJalan kaki · 355°–5° · 0.9%Jalan kaki · 5°–15° · 0.6%Jalan kaki · 15°–25° · 1.4%Jalan kaki · 25°–35° · 0.6%Jalan kaki · 35°–45° · 0.4%Jalan kaki · 45°–55° · 0.8%Jalan kaki · 55°–65° · 19.6%Jalan kaki · 65°–75° · 0.6%Jalan kaki · 75°–85° · 0.6%Jalan kaki · 85°–95° · 0.6%Jalan kaki · 95°–105° · 2.0%Jalan kaki · 105°–115° · 1.7%Jalan kaki · 115°–125° · 0.9%Jalan kaki · 125°–135° · 0.5%Jalan kaki · 135°–145° · 0.8%Jalan kaki · 145°–155° · 16.3%Jalan kaki · 155°–165° · 0.8%Jalan kaki · 165°–175° · 0.7%Jalan kaki · 175°–185° · 0.9%Jalan kaki · 185°–195° · 0.6%Jalan kaki · 195°–205° · 1.4%Jalan kaki · 205°–215° · 0.6%Jalan kaki · 215°–225° · 0.4%Jalan kaki · 225°–235° · 0.8%Jalan kaki · 235°–245° · 19.6%Jalan kaki · 245°–255° · 0.6%Jalan kaki · 255°–265° · 0.6%Jalan kaki · 265°–275° · 0.6%Jalan kaki · 275°–285° · 2.0%Jalan kaki · 285°–295° · 1.7%Jalan kaki · 295°–305° · 0.9%Jalan kaki · 305°–315° · 0.5%Jalan kaki · 315°–325° · 0.8%Jalan kaki · 325°–335° · 16.3%Jalan kaki · 335°–345° · 0.8%Jalan kaki · 345°–355° · 0.7%
Jalan kaki H 2.532 · φ 0.73

Selisih

+13.5

km jaringan hanya bagi pejalan kaki · 23.0% dari jaringan jalan kaki

+134
simpang per km²
+1.1%
Jalan buntu
+0.056
ΔH · entropi orientasi

Kedua rose ditumpuk

NJalan kaki · 355°–5° · 0.9%Jalan kaki · 5°–15° · 0.6%Jalan kaki · 15°–25° · 1.4%Jalan kaki · 25°–35° · 0.6%Jalan kaki · 35°–45° · 0.4%Jalan kaki · 45°–55° · 0.8%Jalan kaki · 55°–65° · 19.6%Jalan kaki · 65°–75° · 0.6%Jalan kaki · 75°–85° · 0.6%Jalan kaki · 85°–95° · 0.6%Jalan kaki · 95°–105° · 2.0%Jalan kaki · 105°–115° · 1.7%Jalan kaki · 115°–125° · 0.9%Jalan kaki · 125°–135° · 0.5%Jalan kaki · 135°–145° · 0.8%Jalan kaki · 145°–155° · 16.3%Jalan kaki · 155°–165° · 0.8%Jalan kaki · 165°–175° · 0.7%Jalan kaki · 175°–185° · 0.9%Jalan kaki · 185°–195° · 0.6%Jalan kaki · 195°–205° · 1.4%Jalan kaki · 205°–215° · 0.6%Jalan kaki · 215°–225° · 0.4%Jalan kaki · 225°–235° · 0.8%Jalan kaki · 235°–245° · 19.6%Jalan kaki · 245°–255° · 0.6%Jalan kaki · 255°–265° · 0.6%Jalan kaki · 265°–275° · 0.6%Jalan kaki · 275°–285° · 2.0%Jalan kaki · 285°–295° · 1.7%Jalan kaki · 295°–305° · 0.9%Jalan kaki · 305°–315° · 0.5%Jalan kaki · 315°–325° · 0.8%Jalan kaki · 325°–335° · 16.3%Jalan kaki · 335°–345° · 0.8%Jalan kaki · 345°–355° · 0.7%Kendara · 355°–5° · 0.6%Kendara · 5°–15° · 0.5%Kendara · 15°–25° · 1.5%Kendara · 25°–35° · 0.6%Kendara · 35°–45° · 0.3%Kendara · 45°–55° · 0.7%Kendara · 55°–65° · 18.5%Kendara · 65°–75° · 0.7%Kendara · 75°–85° · 0.4%Kendara · 85°–95° · 0.2%Kendara · 95°–105° · 2.3%Kendara · 105°–115° · 1.9%Kendara · 115°–125° · 1.0%Kendara · 125°–135° · 0.4%Kendara · 135°–145° · 0.8%Kendara · 145°–155° · 18.0%Kendara · 155°–165° · 1.0%Kendara · 165°–175° · 0.6%Kendara · 175°–185° · 0.6%Kendara · 185°–195° · 0.5%Kendara · 195°–205° · 1.5%Kendara · 205°–215° · 0.6%Kendara · 215°–225° · 0.3%Kendara · 225°–235° · 0.7%Kendara · 235°–245° · 18.5%Kendara · 245°–255° · 0.7%Kendara · 255°–265° · 0.4%Kendara · 265°–275° · 0.2%Kendara · 275°–285° · 2.3%Kendara · 285°–295° · 1.9%Kendara · 295°–305° · 1.0%Kendara · 305°–315° · 0.4%Kendara · 315°–325° · 0.8%Kendara · 325°–335° · 18.0%Kendara · 335°–345° · 1.0%Kendara · 345°–355° · 0.6%
Kendara H 2.476 · φ 0.75Jalan kaki H 2.532 · φ 0.73
  • Kendara
  • Jalan kaki
  • Keduanya

Dua pembacaan, satu tabel

Garis tipis: setiap lokasi dalam set, kedua moda. Tanda: lokasi ini. Posisi, bukan nilai — tidak ada ujung yang lebih baik.

Palangka: metrik jaringan kendara dan jaringan jalan kaki, selisihnya, dan posisinya dalam 33 lokasi.
MetrikKendaraJalan kakiSelisihPosisi dalam 33 lokasi
Entropi orientasinat2.4762.532+0.056Kendara: posisi ke-1 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-1 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
H / H max0.6910.707+0.016Kendara: posisi ke-1 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-1 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
φ keteraturan0.7540.728−0.026Kendara: posisi ke-33 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-33 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Circuitysampel1.4471.375−0.072Kendara: posisi ke-12 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-7 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Derajat simpul rata-rata2.582.61+0.04Kendara: posisi ke-33 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-30 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Simpang empat10.1%15.7%+5.6%Kendara: posisi ke-31 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-29 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Jalan buntu21.3%22.5%+1.1%Kendara: posisi ke-3 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-9 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Kerapatan simpang241 /km²376 /km²+134 /km²Kendara: posisi ke-32 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-29 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Panjang ruas median35 m25 m−10 mKendara: posisi ke-14 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-7 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.
Panjang jaringan45.1 km58.5 km+13.5 kmKendara: posisi ke-30 dari 33; Jalan kaki: posisi ke-30 dari 33, bila set diurutkan menurut metrik ini dari yang terkecil.

H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.

Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. Kendara: 473 pasangan disampel · 18 pasangan tak terhubung.Jalan kaki: 436 pasangan disampel · 46 pasangan tak terhubung. Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.

Arah tiap ruas jalan dikelompokkan ke 36 bin selebar 10°, ditimbang menurut panjang: jalan 500 m menyumbang sepuluh kali lipat gang 50 m. Panjang batang adalah bagian panjang jaringan pada arah itu, bukan jumlah ruasnya. Rose selalu simetris 180°, karena satu ruas yang ditempuh dua arah berbeda tepat 180°. Boeing 2019 §3

Gbr. 3 · r = 800 m

Yang ditambahkan berjalan kaki

Tinta: ruas yang hanya ada di jaringan pejalan kaki. Garis tipis: jaringan yang dipakai bersama kedua moda. Keanggotaan ditentukan oleh pemetaan tag — sebuah ruas dihitung “hanya jalan kaki” bila jalan asalnya di OSM tidak diterima jaringan kendaraan.
Panjang hanya jalan kaki
13.5 km
Bagian dari jaringan jalan kaki
23.0%

Dari mana angka-angka ini

Kendara

Simpul
703
Ruas
906
Simpang (derajat ≥ 3)
485
Luas cakram
2.01 km²
Kerapatan simpang
241 /km²
Panjang tertimbang rose
90.1 km
Circuity per ruas
1.075

Jalan kaki

Simpul
1112
Ruas
1453
Simpang (derajat ≥ 3)
755
Luas cakram
2.01 km²
Kerapatan simpang
376 /km²
Panjang tertimbang rose
117.1 km
Circuity per ruas
1.063

Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.

Tabel rose — 36 bin — Palangka
Bagian panjang jaringan per bin arah selebar 10°, untuk kendara dan jalan kaki.
BinRentang arahP — KendaraP — Jalan kaki−P·ln P−P·ln P
00355°–5°0.61%0.89%0.03110.0419
015°–15°0.51%0.65%0.02710.0325
0215°–25°1.54%1.42%0.06440.0604
0325°–35°0.56%0.57%0.02910.0296
0435°–45°0.31%0.42%0.01800.0231
0545°–55°0.66%0.78%0.03320.0379
0655°–65°18.51%19.59%0.31220.3194
0765°–75°0.68%0.62%0.03390.0314
0875°–85°0.36%0.60%0.02010.0308
0985°–95°0.25%0.62%0.01470.0316
1095°–105°2.30%2.05%0.08690.0796
11105°–115°1.89%1.70%0.07510.0693
12115°–125°1.04%0.94%0.04740.0439
13125°–135°0.37%0.46%0.02080.0247
14135°–145°0.79%0.76%0.03840.0373
15145°–155°18.01%16.34%0.30870.2960
16155°–165°0.98%0.84%0.04530.0403
17165°–175°0.63%0.74%0.03180.0364
18175°–185°0.61%0.89%0.03110.0419
19185°–195°0.51%0.65%0.02710.0325
20195°–205°1.54%1.42%0.06440.0604
21205°–215°0.56%0.57%0.02910.0296
22215°–225°0.31%0.42%0.01800.0231
23225°–235°0.66%0.78%0.03320.0379
24235°–245°18.51%19.59%0.31220.3194
25245°–255°0.68%0.62%0.03390.0314
26255°–265°0.36%0.60%0.02010.0308
27265°–275°0.25%0.62%0.01470.0316
28275°–285°2.30%2.05%0.08690.0796
29285°–295°1.89%1.70%0.07510.0693
30295°–305°1.04%0.94%0.04740.0439
31305°–315°0.37%0.46%0.02080.0247
32315°–325°0.79%0.76%0.03840.0373
33325°–335°18.01%16.34%0.30870.2960
34335°–345°0.98%0.84%0.04530.0403
35345°–355°0.63%0.74%0.03180.0364
Jumlah = H2.4762.532

Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.

Catatan

Inti Palangka Raya dirancang dari nol pada 1957 dan sempat dicalonkan sebagai ibu kota. Entropi orientasinya adalah yang terendah dalam kumpulan ini: jalannya berjalan pada sedikit arah, jauh lebih sedikit daripada kampung mana pun di sini.

IKN, rencana ibu kota berikutnya, berada di ujung yang berlawanan dari ukuran yang sama. Dua ibu kota terencana, berjarak enam puluh tahun, dan keduanya adalah keputusan yang diambil di atas kertas. Alat ini menunjukkan bahwa keduanya berbeda; ia tidak mengatakan mengapa, dan tidak mengatakan mana yang lebih baik.

Satu batas pembacaan: sekitar seperlima jaringan pejalan kakinya berada di dalam ruang hijau terpetakan. Angkanya lolos ambang tanpa itu, tetapi cakupan gang tidak dapat membedakan jalan taman dari gang, dan di sini sebagiannya memang jalan taman.

Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)

Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.