Palangka · Palangka Raya · Kota baru
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 21.9% · sedang
Palangka
Palangka Raya · Kota baru
Inti kota yang dirancang dari nol pada 1957 dan sempat dicalonkan sebagai ibu kota. Sumbu-sumbunya lebar dan bernama pahlawan; kota terencana kedua dalam kumpulan ini yang dapat diletakkan di samping IKN.
Kendara
- Entropi orientasi
- 2.476nat
- H / H max
- 0.691
- φ keteraturan
- 0.754
- Circuity
- 1.447~473
- Derajat simpul rata-rata
- 2.58
- Simpang empat
- 10.1%
- Jalan buntu
- 21.3%
- Kerapatan simpang
- 241 /km²
- Panjang ruas median
- 35 m
- Panjang jaringan
- 45.1 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 473 pasangan disampel · 18 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 703
- Ruas
- 906
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 485
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 241 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 90.1 km
- Circuity per ruas
- 1.075
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 2.532nat
- H / H max
- 0.707
- φ keteraturan
- 0.728
- Circuity
- 1.375~436
- Derajat simpul rata-rata
- 2.61
- Simpang empat
- 15.7%
- Jalan buntu
- 22.5%
- Kerapatan simpang
- 376 /km²
- Panjang ruas median
- 25 m
- Panjang jaringan
- 58.5 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 436 pasangan disampel · 46 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 1112
- Ruas
- 1453
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 755
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 376 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 117.1 km
- Circuity per ruas
- 1.063
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.056
- H / H max
- +0.016
- φ keteraturan
- −0.026
- Circuity
- −0.072
- Derajat simpul rata-rata
- +0.04
- Simpang empat
- +5.6%
- Jalan buntu
- +1.1%
- Kerapatan simpang
- +134
- Panjang ruas median
- −10
- Panjang jaringan
- +13.5
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 13.5 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 23.0%
Tabel rose — 36 bin — Palangka
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 0.61% | 0.89% | 0.0311 | 0.0419 |
| 01 | 5°–15° | 0.51% | 0.65% | 0.0271 | 0.0325 |
| 02 | 15°–25° | 1.54% | 1.42% | 0.0644 | 0.0604 |
| 03 | 25°–35° | 0.56% | 0.57% | 0.0291 | 0.0296 |
| 04 | 35°–45° | 0.31% | 0.42% | 0.0180 | 0.0231 |
| 05 | 45°–55° | 0.66% | 0.78% | 0.0332 | 0.0379 |
| 06 | 55°–65° | 18.51% | 19.59% | 0.3122 | 0.3194 |
| 07 | 65°–75° | 0.68% | 0.62% | 0.0339 | 0.0314 |
| 08 | 75°–85° | 0.36% | 0.60% | 0.0201 | 0.0308 |
| 09 | 85°–95° | 0.25% | 0.62% | 0.0147 | 0.0316 |
| 10 | 95°–105° | 2.30% | 2.05% | 0.0869 | 0.0796 |
| 11 | 105°–115° | 1.89% | 1.70% | 0.0751 | 0.0693 |
| 12 | 115°–125° | 1.04% | 0.94% | 0.0474 | 0.0439 |
| 13 | 125°–135° | 0.37% | 0.46% | 0.0208 | 0.0247 |
| 14 | 135°–145° | 0.79% | 0.76% | 0.0384 | 0.0373 |
| 15 | 145°–155° | 18.01% | 16.34% | 0.3087 | 0.2960 |
| 16 | 155°–165° | 0.98% | 0.84% | 0.0453 | 0.0403 |
| 17 | 165°–175° | 0.63% | 0.74% | 0.0318 | 0.0364 |
| 18 | 175°–185° | 0.61% | 0.89% | 0.0311 | 0.0419 |
| 19 | 185°–195° | 0.51% | 0.65% | 0.0271 | 0.0325 |
| 20 | 195°–205° | 1.54% | 1.42% | 0.0644 | 0.0604 |
| 21 | 205°–215° | 0.56% | 0.57% | 0.0291 | 0.0296 |
| 22 | 215°–225° | 0.31% | 0.42% | 0.0180 | 0.0231 |
| 23 | 225°–235° | 0.66% | 0.78% | 0.0332 | 0.0379 |
| 24 | 235°–245° | 18.51% | 19.59% | 0.3122 | 0.3194 |
| 25 | 245°–255° | 0.68% | 0.62% | 0.0339 | 0.0314 |
| 26 | 255°–265° | 0.36% | 0.60% | 0.0201 | 0.0308 |
| 27 | 265°–275° | 0.25% | 0.62% | 0.0147 | 0.0316 |
| 28 | 275°–285° | 2.30% | 2.05% | 0.0869 | 0.0796 |
| 29 | 285°–295° | 1.89% | 1.70% | 0.0751 | 0.0693 |
| 30 | 295°–305° | 1.04% | 0.94% | 0.0474 | 0.0439 |
| 31 | 305°–315° | 0.37% | 0.46% | 0.0208 | 0.0247 |
| 32 | 315°–325° | 0.79% | 0.76% | 0.0384 | 0.0373 |
| 33 | 325°–335° | 18.01% | 16.34% | 0.3087 | 0.2960 |
| 34 | 335°–345° | 0.98% | 0.84% | 0.0453 | 0.0403 |
| 35 | 345°–355° | 0.63% | 0.74% | 0.0318 | 0.0364 |
| Jumlah = H | 2.476 | 2.532 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Catatan
Inti Palangka Raya dirancang dari nol pada 1957 dan sempat dicalonkan sebagai ibu kota. Entropi orientasinya adalah yang terendah dalam kumpulan ini: jalannya berjalan pada sedikit arah, jauh lebih sedikit daripada kampung mana pun di sini.
IKN, rencana ibu kota berikutnya, berada di ujung yang berlawanan dari ukuran yang sama. Dua ibu kota terencana, berjarak enam puluh tahun, dan keduanya adalah keputusan yang diambil di atas kertas. Alat ini menunjukkan bahwa keduanya berbeda; ia tidak mengatakan mengapa, dan tidak mengatakan mana yang lebih baik.
Satu batas pembacaan: sekitar seperlima jaringan pejalan kakinya berada di dalam ruang hijau terpetakan. Angkanya lolos ambang tanpa itu, tetapi cakupan gang tidak dapat membedakan jalan taman dari gang, dan di sini sebagiannya memang jalan taman.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.