Langsung ke isi

Morfologi jaringan jalan Indonesia — jaringan kendara dan jaringan jalan kaki, diukur terpisah untuk tempat yang sama.

Panakkukang · Makassar · Perumahan kluster

r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 2.7% · tipis

← Kembali ke lempeng

Panakkukang

Makassar · Perumahan kluster

Perumahan terencana tahun 1980-an dengan petak teratur dan banyak jalan buntu.

Bacalah kedua kolom di bawah ini sebagai dua pembacaan dari data yang sama, bukan sebagai selisih yang sudah dapat disimpulkan. Gang di lokasi ini belum terpetakan cukup rapat untuk itu.

Kendara

Gbr. 1 · r = 800 m Jaringan yang dapat dikendarai di dalam cakram sampel. Tinta seragam, tanpa hierarki kelas jalan, tanpa peta dasar: bentuknya adalah subjeknya.
NKendara · 355°–5° · 1.6%Kendara · 5°–15° · 12.4%Kendara · 15°–25° · 3.6%Kendara · 25°–35° · 1.0%Kendara · 35°–45° · 0.4%Kendara · 45°–55° · 1.4%Kendara · 55°–65° · 0.2%Kendara · 65°–75° · 0.4%Kendara · 75°–85° · 1.9%Kendara · 85°–95° · 1.5%Kendara · 95°–105° · 12.9%Kendara · 105°–115° · 6.2%Kendara · 115°–125° · 2.1%Kendara · 125°–135° · 0.4%Kendara · 135°–145° · 1.5%Kendara · 145°–155° · 0.4%Kendara · 155°–165° · 0.7%Kendara · 165°–175° · 1.5%Kendara · 175°–185° · 1.6%Kendara · 185°–195° · 12.4%Kendara · 195°–205° · 3.6%Kendara · 205°–215° · 1.0%Kendara · 215°–225° · 0.4%Kendara · 225°–235° · 1.4%Kendara · 235°–245° · 0.2%Kendara · 245°–255° · 0.4%Kendara · 255°–265° · 1.9%Kendara · 265°–275° · 1.5%Kendara · 275°–285° · 12.9%Kendara · 285°–295° · 6.2%Kendara · 295°–305° · 2.1%Kendara · 305°–315° · 0.4%Kendara · 315°–325° · 1.5%Kendara · 325°–335° · 0.4%Kendara · 335°–345° · 0.7%Kendara · 345°–355° · 1.5%
Kendara H 2.931 · φ 0.51
Entropi orientasi
2.931nat
H / H max
0.818
φ keteraturan
0.506
Circuity
1.594~416
Derajat simpul rata-rata
2.37
Simpang empat
7.4%
Jalan buntu
28.6%
Kerapatan simpang
202 /km²
Panjang ruas median
43 m
Panjang jaringan
46.1 km

H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.

Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 416 pasangan disampel · 79 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.

Dari mana angka-angka ini

Simpul
704
Ruas
834
Simpang (derajat ≥ 3)
407
Luas cakram
2.01 km²
Kerapatan simpang
202 /km²
Panjang tertimbang rose
92.3 km
Circuity per ruas
1.052

Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.

Jalan kaki

Gbr. 2 · r = 800 m Jaringan yang dapat dijalani kaki pada pusat, cakram, dan ekstrak yang sama. Setiap perbedaan dengan gambar di sebelahnya adalah pemetaan tag, bukan tempat yang berbeda.
NJalan kaki · 355°–5° · 1.6%Jalan kaki · 5°–15° · 12.2%Jalan kaki · 15°–25° · 3.6%Jalan kaki · 25°–35° · 1.0%Jalan kaki · 35°–45° · 0.4%Jalan kaki · 45°–55° · 1.4%Jalan kaki · 55°–65° · 0.2%Jalan kaki · 65°–75° · 0.4%Jalan kaki · 75°–85° · 1.9%Jalan kaki · 85°–95° · 1.7%Jalan kaki · 95°–105° · 12.8%Jalan kaki · 105°–115° · 6.3%Jalan kaki · 115°–125° · 2.1%Jalan kaki · 125°–135° · 0.5%Jalan kaki · 135°–145° · 1.5%Jalan kaki · 145°–155° · 0.4%Jalan kaki · 155°–165° · 0.7%Jalan kaki · 165°–175° · 1.5%Jalan kaki · 175°–185° · 1.6%Jalan kaki · 185°–195° · 12.2%Jalan kaki · 195°–205° · 3.6%Jalan kaki · 205°–215° · 1.0%Jalan kaki · 215°–225° · 0.4%Jalan kaki · 225°–235° · 1.4%Jalan kaki · 235°–245° · 0.2%Jalan kaki · 245°–255° · 0.4%Jalan kaki · 255°–265° · 1.9%Jalan kaki · 265°–275° · 1.7%Jalan kaki · 275°–285° · 12.8%Jalan kaki · 285°–295° · 6.3%Jalan kaki · 295°–305° · 2.1%Jalan kaki · 305°–315° · 0.5%Jalan kaki · 315°–325° · 1.5%Jalan kaki · 325°–335° · 0.4%Jalan kaki · 335°–345° · 0.7%Jalan kaki · 345°–355° · 1.5%
Jalan kaki H 2.940 · φ 0.50
Entropi orientasi
2.940nat
H / H max
0.820
φ keteraturan
0.500
Circuity
1.547~425
Derajat simpul rata-rata
2.39
Simpang empat
7.8%
Jalan buntu
27.6%
Kerapatan simpang
219 /km²
Panjang ruas median
41 m
Panjang jaringan
48.1 km

H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.

Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 425 pasangan disampel · 64 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.

Dari mana angka-angka ini

Simpul
746
Ruas
893
Simpang (derajat ≥ 3)
440
Luas cakram
2.01 km²
Kerapatan simpang
219 /km²
Panjang tertimbang rose
96.2 km
Circuity per ruas
1.050

Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.

Kedua rose ditumpuk

NKendara · 355°–5° · 1.6%Kendara · 5°–15° · 12.4%Kendara · 15°–25° · 3.6%Kendara · 25°–35° · 1.0%Kendara · 35°–45° · 0.4%Kendara · 45°–55° · 1.4%Kendara · 55°–65° · 0.2%Kendara · 65°–75° · 0.4%Kendara · 75°–85° · 1.9%Kendara · 85°–95° · 1.5%Kendara · 95°–105° · 12.9%Kendara · 105°–115° · 6.2%Kendara · 115°–125° · 2.1%Kendara · 125°–135° · 0.4%Kendara · 135°–145° · 1.5%Kendara · 145°–155° · 0.4%Kendara · 155°–165° · 0.7%Kendara · 165°–175° · 1.5%Kendara · 175°–185° · 1.6%Kendara · 185°–195° · 12.4%Kendara · 195°–205° · 3.6%Kendara · 205°–215° · 1.0%Kendara · 215°–225° · 0.4%Kendara · 225°–235° · 1.4%Kendara · 235°–245° · 0.2%Kendara · 245°–255° · 0.4%Kendara · 255°–265° · 1.9%Kendara · 265°–275° · 1.5%Kendara · 275°–285° · 12.9%Kendara · 285°–295° · 6.2%Kendara · 295°–305° · 2.1%Kendara · 305°–315° · 0.4%Kendara · 315°–325° · 1.5%Kendara · 325°–335° · 0.4%Kendara · 335°–345° · 0.7%Kendara · 345°–355° · 1.5%Jalan kaki · 355°–5° · 1.6%Jalan kaki · 5°–15° · 12.2%Jalan kaki · 15°–25° · 3.6%Jalan kaki · 25°–35° · 1.0%Jalan kaki · 35°–45° · 0.4%Jalan kaki · 45°–55° · 1.4%Jalan kaki · 55°–65° · 0.2%Jalan kaki · 65°–75° · 0.4%Jalan kaki · 75°–85° · 1.9%Jalan kaki · 85°–95° · 1.7%Jalan kaki · 95°–105° · 12.8%Jalan kaki · 105°–115° · 6.3%Jalan kaki · 115°–125° · 2.1%Jalan kaki · 125°–135° · 0.5%Jalan kaki · 135°–145° · 1.5%Jalan kaki · 145°–155° · 0.4%Jalan kaki · 155°–165° · 0.7%Jalan kaki · 165°–175° · 1.5%Jalan kaki · 175°–185° · 1.6%Jalan kaki · 185°–195° · 12.2%Jalan kaki · 195°–205° · 3.6%Jalan kaki · 205°–215° · 1.0%Jalan kaki · 215°–225° · 0.4%Jalan kaki · 225°–235° · 1.4%Jalan kaki · 235°–245° · 0.2%Jalan kaki · 245°–255° · 0.4%Jalan kaki · 255°–265° · 1.9%Jalan kaki · 265°–275° · 1.7%Jalan kaki · 275°–285° · 12.8%Jalan kaki · 285°–295° · 6.3%Jalan kaki · 295°–305° · 2.1%Jalan kaki · 305°–315° · 0.5%Jalan kaki · 315°–325° · 1.5%Jalan kaki · 325°–335° · 0.4%Jalan kaki · 335°–345° · 0.7%Jalan kaki · 345°–355° · 1.5%
Kendara H 2.931 · φ 0.51Jalan kaki H 2.940 · φ 0.50
Arah tiap ruas jalan dikelompokkan ke 36 bin selebar 10°, ditimbang menurut panjang: jalan 500 m menyumbang sepuluh kali lipat gang 50 m. Panjang batang adalah bagian panjang jaringan pada arah itu, bukan jumlah ruasnya. Rose selalu simetris 180°, karena satu ruas yang ditempuh dua arah berbeda tepat 180°. Boeing 2019 §3
  • Kendara
  • Jalan kaki
  • Keduanya

SelisihJalan kakiKendara

Entropi orientasi
+0.009
H / H max
+0.003
φ keteraturan
−0.006
Circuity
−0.047
Derajat simpul rata-rata
+0.02
Simpang empat
+0.4%
Jalan buntu
−0.9%
Kerapatan simpang
+16
Panjang ruas median
−2
Panjang jaringan
+2.0

Yang ditambahkan berjalan kaki

Panjang hanya jalan kaki
2.0 km
Bagian dari jaringan jalan kaki
4.1%
Gbr. 3 · r = 800 m Tinta: ruas yang hanya ada di jaringan pejalan kaki. Garis tipis: jaringan yang dipakai bersama kedua moda. Keanggotaan ditentukan oleh pemetaan tag — sebuah ruas dihitung “hanya jalan kaki” bila jalan asalnya di OSM tidak diterima jaringan kendaraan.
Tabel rose — 36 binPanakkukang
Bagian panjang jaringan per bin arah selebar 10°, untuk kendara dan jalan kaki.
BinRentang arahP — KendaraP — Jalan kaki−P·ln P−P·ln P
00355°–5°1.60%1.62%0.06610.0668
015°–15°12.40%12.21%0.25880.2568
0215°–25°3.61%3.64%0.11990.1205
0325°–35°1.03%1.03%0.04730.0471
0435°–45°0.42%0.41%0.02320.0226
0545°–55°1.40%1.40%0.05980.0597
0655°–65°0.18%0.20%0.01120.0122
0765°–75°0.38%0.38%0.02140.0210
0875°–85°1.86%1.87%0.07410.0744
0985°–95°1.54%1.66%0.06430.0679
1095°–105°12.90%12.76%0.26420.2628
11105°–115°6.15%6.29%0.17150.1740
12115°–125°2.07%2.07%0.08020.0804
13125°–135°0.45%0.45%0.02430.0244
14135°–145°1.50%1.46%0.06300.0617
15145°–155°0.38%0.36%0.02100.0204
16155°–165°0.65%0.66%0.03290.0331
17165°–175°1.47%1.54%0.06220.0642
18175°–185°1.60%1.62%0.06610.0668
19185°–195°12.40%12.21%0.25880.2568
20195°–205°3.61%3.64%0.11990.1205
21205°–215°1.03%1.03%0.04730.0471
22215°–225°0.42%0.41%0.02320.0226
23225°–235°1.40%1.40%0.05980.0597
24235°–245°0.18%0.20%0.01120.0122
25245°–255°0.38%0.38%0.02140.0210
26255°–265°1.86%1.87%0.07410.0744
27265°–275°1.54%1.66%0.06430.0679
28275°–285°12.90%12.76%0.26420.2628
29285°–295°6.15%6.29%0.17150.1740
30295°–305°2.07%2.07%0.08020.0804
31305°–315°0.45%0.45%0.02430.0244
32315°–325°1.50%1.46%0.06300.0617
33325°–335°0.38%0.36%0.02100.0204
34335°–345°0.65%0.66%0.03290.0331
35345°–355°1.47%1.54%0.06220.0642
Jumlah = H2.9312.940

Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.

Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)

Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.