Pasar Atas · Bukittinggi · Kota kecil
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 21.2% · sedang
Pasar Atas
Bukittinggi · Kota kecil
Kota pasar di dataran tinggi Minangkabau, terbelah ngarai: sebagian jaringan pejalan kakinya adalah tangga umum, bukan gang datar.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.473nat
- H / H max
- 0.969
- φ keteraturan
- 0.098
- Circuity
- 1.542~428
- Derajat simpul rata-rata
- 2.39
- Simpang empat
- 5.6%
- Jalan buntu
- 30.6%
- Kerapatan simpang
- 96 /km²
- Panjang ruas median
- 57 m
- Panjang jaringan
- 26.8 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 428 pasangan disampel · 57 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 304
- Ruas
- 363
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 194
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 96 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 53.6 km
- Circuity per ruas
- 1.062
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.474nat
- H / H max
- 0.969
- φ keteraturan
- 0.097
- Circuity
- 1.445~452
- Derajat simpul rata-rata
- 2.56
- Simpang empat
- 8.0%
- Jalan buntu
- 20.7%
- Kerapatan simpang
- 149 /km²
- Panjang ruas median
- 49 m
- Panjang jaringan
- 34.8 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 452 pasangan disampel · 40 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 435
- Ruas
- 557
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 299
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 149 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 69.6 km
- Circuity per ruas
- 1.070
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.001
- H / H max
- +0.000
- φ keteraturan
- −0.001
- Circuity
- −0.097
- Derajat simpul rata-rata
- +0.17
- Simpang empat
- +2.5%
- Jalan buntu
- −9.9%
- Kerapatan simpang
- +52
- Panjang ruas median
- −8
- Panjang jaringan
- +8.0
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 8.0 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 23.0%
Tabel rose — 36 bin — Pasar Atas
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 4.32% | 4.67% | 0.1358 | 0.1431 |
| 01 | 5°–15° | 3.56% | 3.67% | 0.1187 | 0.1214 |
| 02 | 15°–25° | 3.91% | 3.97% | 0.1268 | 0.1282 |
| 03 | 25°–35° | 1.44% | 1.70% | 0.0610 | 0.0693 |
| 04 | 35°–45° | 0.97% | 1.01% | 0.0448 | 0.0465 |
| 05 | 45°–55° | 1.71% | 1.75% | 0.0696 | 0.0708 |
| 06 | 55°–65° | 3.46% | 3.22% | 0.1165 | 0.1107 |
| 07 | 65°–75° | 3.00% | 2.89% | 0.1052 | 0.1025 |
| 08 | 75°–85° | 3.35% | 3.15% | 0.1137 | 0.1088 |
| 09 | 85°–95° | 3.70% | 4.39% | 0.1220 | 0.1372 |
| 10 | 95°–105° | 3.24% | 3.26% | 0.1111 | 0.1115 |
| 11 | 105°–115° | 2.98% | 3.03% | 0.1046 | 0.1060 |
| 12 | 115°–125° | 1.22% | 1.06% | 0.0536 | 0.0483 |
| 13 | 125°–135° | 0.85% | 0.97% | 0.0407 | 0.0450 |
| 14 | 135°–145° | 1.23% | 1.15% | 0.0539 | 0.0512 |
| 15 | 145°–155° | 2.02% | 1.89% | 0.0789 | 0.0750 |
| 16 | 155°–165° | 4.01% | 3.61% | 0.1289 | 0.1199 |
| 17 | 165°–175° | 5.03% | 4.61% | 0.1505 | 0.1418 |
| 18 | 175°–185° | 4.32% | 4.67% | 0.1358 | 0.1431 |
| 19 | 185°–195° | 3.56% | 3.67% | 0.1187 | 0.1214 |
| 20 | 195°–205° | 3.91% | 3.97% | 0.1268 | 0.1282 |
| 21 | 205°–215° | 1.44% | 1.70% | 0.0610 | 0.0693 |
| 22 | 215°–225° | 0.97% | 1.01% | 0.0448 | 0.0465 |
| 23 | 225°–235° | 1.71% | 1.75% | 0.0696 | 0.0708 |
| 24 | 235°–245° | 3.46% | 3.22% | 0.1165 | 0.1107 |
| 25 | 245°–255° | 3.00% | 2.89% | 0.1052 | 0.1025 |
| 26 | 255°–265° | 3.35% | 3.15% | 0.1137 | 0.1088 |
| 27 | 265°–275° | 3.70% | 4.39% | 0.1220 | 0.1372 |
| 28 | 275°–285° | 3.24% | 3.26% | 0.1111 | 0.1115 |
| 29 | 285°–295° | 2.98% | 3.03% | 0.1046 | 0.1060 |
| 30 | 295°–305° | 1.22% | 1.06% | 0.0536 | 0.0483 |
| 31 | 305°–315° | 0.85% | 0.97% | 0.0407 | 0.0450 |
| 32 | 315°–325° | 1.23% | 1.15% | 0.0539 | 0.0512 |
| 33 | 325°–335° | 2.02% | 1.89% | 0.0789 | 0.0750 |
| 34 | 335°–345° | 4.01% | 3.61% | 0.1289 | 0.1199 |
| 35 | 345°–355° | 5.03% | 4.61% | 0.1505 | 0.1418 |
| Jumlah = H | 3.473 | 3.474 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.