Penurunan · Bengkulu · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 15.8% · sedang
Penurunan
Bengkulu · Kampung kota
Kampung di pusat Bengkulu, tak jauh dari pantai, dengan jalinan living street yang panjangnya separuh jalan perumahannya.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.446nat
- H / H max
- 0.962
- φ keteraturan
- 0.121
- Circuity
- 1.651~462
- Derajat simpul rata-rata
- 2.21
- Simpang empat
- 4.1%
- Jalan buntu
- 38.3%
- Kerapatan simpang
- 99 /km²
- Panjang ruas median
- 41 m
- Panjang jaringan
- 20.0 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 462 pasangan disampel · 13 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 363
- Ruas
- 401
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 200
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 99 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 40.0 km
- Circuity per ruas
- 1.037
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.404nat
- H / H max
- 0.950
- φ keteraturan
- 0.156
- Circuity
- 1.655~453
- Derajat simpul rata-rata
- 2.30
- Simpang empat
- 6.2%
- Jalan buntu
- 34.2%
- Kerapatan simpang
- 126 /km²
- Panjang ruas median
- 39 m
- Panjang jaringan
- 25.2 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 453 pasangan disampel · 24 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 438
- Ruas
- 503
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 253
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 126 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 50.4 km
- Circuity per ruas
- 1.044
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- −0.042
- H / H max
- −0.012
- φ keteraturan
- +0.035
- Circuity
- +0.004
- Derajat simpul rata-rata
- +0.09
- Simpang empat
- +2.0%
- Jalan buntu
- −4.0%
- Kerapatan simpang
- +26
- Panjang ruas median
- −2
- Panjang jaringan
- +5.2
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 5.2 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 20.6%
Tabel rose — 36 bin — Penurunan
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 1.88% | 1.65% | 0.0747 | 0.0678 |
| 01 | 5°–15° | 2.43% | 1.99% | 0.0905 | 0.0778 |
| 02 | 15°–25° | 2.36% | 2.06% | 0.0884 | 0.0800 |
| 03 | 25°–35° | 1.07% | 0.98% | 0.0486 | 0.0454 |
| 04 | 35°–45° | 4.48% | 4.35% | 0.1391 | 0.1365 |
| 05 | 45°–55° | 5.31% | 4.56% | 0.1560 | 0.1408 |
| 06 | 55°–65° | 2.18% | 2.01% | 0.0834 | 0.0787 |
| 07 | 65°–75° | 1.73% | 1.66% | 0.0703 | 0.0679 |
| 08 | 75°–85° | 1.90% | 1.73% | 0.0753 | 0.0702 |
| 09 | 85°–95° | 1.86% | 2.21% | 0.0742 | 0.0842 |
| 10 | 95°–105° | 1.88% | 1.74% | 0.0748 | 0.0705 |
| 11 | 105°–115° | 2.05% | 1.82% | 0.0798 | 0.0729 |
| 12 | 115°–125° | 2.07% | 2.25% | 0.0802 | 0.0854 |
| 13 | 125°–135° | 4.37% | 6.22% | 0.1368 | 0.1728 |
| 14 | 135°–145° | 7.50% | 8.26% | 0.1943 | 0.2060 |
| 15 | 145°–155° | 2.73% | 2.86% | 0.0983 | 0.1018 |
| 16 | 155°–165° | 2.89% | 2.44% | 0.1024 | 0.0906 |
| 17 | 165°–175° | 1.29% | 1.20% | 0.0562 | 0.0532 |
| 18 | 175°–185° | 1.88% | 1.65% | 0.0747 | 0.0678 |
| 19 | 185°–195° | 2.43% | 1.99% | 0.0905 | 0.0778 |
| 20 | 195°–205° | 2.36% | 2.06% | 0.0884 | 0.0800 |
| 21 | 205°–215° | 1.07% | 0.98% | 0.0486 | 0.0454 |
| 22 | 215°–225° | 4.48% | 4.35% | 0.1391 | 0.1365 |
| 23 | 225°–235° | 5.31% | 4.56% | 0.1560 | 0.1408 |
| 24 | 235°–245° | 2.18% | 2.01% | 0.0834 | 0.0787 |
| 25 | 245°–255° | 1.73% | 1.66% | 0.0703 | 0.0679 |
| 26 | 255°–265° | 1.90% | 1.73% | 0.0753 | 0.0702 |
| 27 | 265°–275° | 1.86% | 2.21% | 0.0742 | 0.0842 |
| 28 | 275°–285° | 1.88% | 1.74% | 0.0748 | 0.0705 |
| 29 | 285°–295° | 2.05% | 1.82% | 0.0798 | 0.0729 |
| 30 | 295°–305° | 2.07% | 2.25% | 0.0802 | 0.0854 |
| 31 | 305°–315° | 4.37% | 6.22% | 0.1368 | 0.1728 |
| 32 | 315°–325° | 7.50% | 8.26% | 0.1943 | 0.2060 |
| 33 | 325°–335° | 2.73% | 2.86% | 0.0983 | 0.1018 |
| 34 | 335°–345° | 2.89% | 2.44% | 0.1024 | 0.0906 |
| 35 | 345°–355° | 1.29% | 1.20% | 0.0562 | 0.0532 |
| Jumlah = H | 3.446 | 3.404 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.