Sanur Kaja · Denpasar · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 30.5% · sedang
Sanur Kaja
Denpasar · Kampung kota
Sisi utara Sanur, di belakang Jalan Danau Tamblingan. Jaringannya didominasi living street: lorong-lorong pekarangan yang dipakai bersama kendaraan dan pejalan kaki.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.183nat
- H / H max
- 0.888
- φ keteraturan
- 0.331
- Circuity
- 1.411~351
- Derajat simpul rata-rata
- 2.25
- Simpang empat
- 5.2%
- Jalan buntu
- 33.7%
- Kerapatan simpang
- 93 /km²
- Panjang ruas median
- 29 m
- Panjang jaringan
- 17.4 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 351 pasangan disampel · 128 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 347
- Ruas
- 391
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 187
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 93 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 34.7 km
- Circuity per ruas
- 1.067
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.259nat
- H / H max
- 0.909
- φ keteraturan
- 0.273
- Circuity
- 1.578~375
- Derajat simpul rata-rata
- 2.38
- Simpang empat
- 8.1%
- Jalan buntu
- 30.3%
- Kerapatan simpang
- 161 /km²
- Panjang ruas median
- 29 m
- Panjang jaringan
- 27.3 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 375 pasangan disampel · 108 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 542
- Ruas
- 644
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 324
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 161 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 54.6 km
- Circuity per ruas
- 1.073
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.076
- H / H max
- +0.021
- φ keteraturan
- −0.058
- Circuity
- +0.167
- Derajat simpul rata-rata
- +0.12
- Simpang empat
- +2.9%
- Jalan buntu
- −3.5%
- Kerapatan simpang
- +68
- Panjang ruas median
- +0
- Panjang jaringan
- +9.9
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 10.1 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 37.0%
Tabel rose — 36 bin — Sanur Kaja
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 7.30% | 7.16% | 0.1911 | 0.1887 |
| 01 | 5°–15° | 4.00% | 4.33% | 0.1288 | 0.1359 |
| 02 | 15°–25° | 3.05% | 3.26% | 0.1064 | 0.1116 |
| 03 | 25°–35° | 1.07% | 1.07% | 0.0486 | 0.0485 |
| 04 | 35°–45° | 0.70% | 0.62% | 0.0346 | 0.0316 |
| 05 | 45°–55° | 0.24% | 0.34% | 0.0146 | 0.0194 |
| 06 | 55°–65° | 0.53% | 0.68% | 0.0278 | 0.0339 |
| 07 | 65°–75° | 2.04% | 1.92% | 0.0793 | 0.0759 |
| 08 | 75°–85° | 6.48% | 5.30% | 0.1773 | 0.1556 |
| 09 | 85°–95° | 9.66% | 8.52% | 0.2258 | 0.2098 |
| 10 | 95°–105° | 2.76% | 3.54% | 0.0990 | 0.1183 |
| 11 | 105°–115° | 0.83% | 2.08% | 0.0398 | 0.0806 |
| 12 | 115°–125° | 0.80% | 0.92% | 0.0386 | 0.0431 |
| 13 | 125°–135° | 0.43% | 0.56% | 0.0234 | 0.0288 |
| 14 | 135°–145° | 0.48% | 0.57% | 0.0255 | 0.0293 |
| 15 | 145°–155° | 2.99% | 2.55% | 0.1049 | 0.0937 |
| 16 | 155°–165° | 3.58% | 3.08% | 0.1192 | 0.1072 |
| 17 | 165°–175° | 3.06% | 3.51% | 0.1068 | 0.1176 |
| 18 | 175°–185° | 7.30% | 7.16% | 0.1911 | 0.1887 |
| 19 | 185°–195° | 4.00% | 4.33% | 0.1288 | 0.1359 |
| 20 | 195°–205° | 3.05% | 3.26% | 0.1064 | 0.1116 |
| 21 | 205°–215° | 1.07% | 1.07% | 0.0486 | 0.0485 |
| 22 | 215°–225° | 0.70% | 0.62% | 0.0346 | 0.0316 |
| 23 | 225°–235° | 0.24% | 0.34% | 0.0146 | 0.0194 |
| 24 | 235°–245° | 0.53% | 0.68% | 0.0278 | 0.0339 |
| 25 | 245°–255° | 2.04% | 1.92% | 0.0793 | 0.0759 |
| 26 | 255°–265° | 6.48% | 5.30% | 0.1773 | 0.1556 |
| 27 | 265°–275° | 9.66% | 8.52% | 0.2258 | 0.2098 |
| 28 | 275°–285° | 2.76% | 3.54% | 0.0990 | 0.1183 |
| 29 | 285°–295° | 0.83% | 2.08% | 0.0398 | 0.0806 |
| 30 | 295°–305° | 0.80% | 0.92% | 0.0386 | 0.0431 |
| 31 | 305°–315° | 0.43% | 0.56% | 0.0234 | 0.0288 |
| 32 | 315°–325° | 0.48% | 0.57% | 0.0255 | 0.0293 |
| 33 | 325°–335° | 2.99% | 2.55% | 0.1049 | 0.0937 |
| 34 | 335°–345° | 3.58% | 3.08% | 0.1192 | 0.1072 |
| 35 | 345°–355° | 3.06% | 3.51% | 0.1068 | 0.1176 |
| Jumlah = H | 3.183 | 3.259 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.