Singkawang Tengah · Singkawang · Kampung kota
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 15.4% · sedang
Singkawang Tengah
Singkawang · Kampung kota
Pusat kota Singkawang, dijalin gang bernama — Bunga, Sukses, Sederhana, Khatulistiwa — di antara jalan perumahan yang jauh lebih panjang.
Kendara
- Entropi orientasi
- 3.075nat
- H / H max
- 0.858
- φ keteraturan
- 0.409
- Circuity
- 1.395~452
- Derajat simpul rata-rata
- 2.28
- Simpang empat
- 5.9%
- Jalan buntu
- 35.9%
- Kerapatan simpang
- 199 /km²
- Panjang ruas median
- 43 m
- Panjang jaringan
- 40.1 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 452 pasangan disampel · 39 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 694
- Ruas
- 790
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 400
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 199 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 80.3 km
- Circuity per ruas
- 1.034
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 3.073nat
- H / H max
- 0.858
- φ keteraturan
- 0.410
- Circuity
- 1.430~332
- Derajat simpul rata-rata
- 2.12
- Simpang empat
- 7.1%
- Jalan buntu
- 43.7%
- Kerapatan simpang
- 224 /km²
- Panjang ruas median
- 40 m
- Panjang jaringan
- 47.8 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 332 pasangan disampel · 162 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 934
- Ruas
- 988
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 450
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 224 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 95.7 km
- Circuity per ruas
- 1.040
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- −0.002
- H / H max
- −0.001
- φ keteraturan
- +0.001
- Circuity
- +0.036
- Derajat simpul rata-rata
- −0.16
- Simpang empat
- +1.2%
- Jalan buntu
- +7.8%
- Kerapatan simpang
- +25
- Panjang ruas median
- −3
- Panjang jaringan
- +7.7
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 7.7 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 16.1%
Tabel rose — 36 bin — Singkawang Tengah
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 1.89% | 2.58% | 0.0750 | 0.0945 |
| 01 | 5°–15° | 0.65% | 0.60% | 0.0328 | 0.0308 |
| 02 | 15°–25° | 1.30% | 1.44% | 0.0565 | 0.0612 |
| 03 | 25°–35° | 9.40% | 9.63% | 0.2223 | 0.2254 |
| 04 | 35°–45° | 8.13% | 8.60% | 0.2040 | 0.2109 |
| 05 | 45°–55° | 1.17% | 1.03% | 0.0519 | 0.0472 |
| 06 | 55°–65° | 0.64% | 0.56% | 0.0325 | 0.0291 |
| 07 | 65°–75° | 0.88% | 0.91% | 0.0415 | 0.0428 |
| 08 | 75°–85° | 0.95% | 0.89% | 0.0443 | 0.0420 |
| 09 | 85°–95° | 2.18% | 2.50% | 0.0833 | 0.0923 |
| 10 | 95°–105° | 0.61% | 0.63% | 0.0312 | 0.0321 |
| 11 | 105°–115° | 1.64% | 1.56% | 0.0675 | 0.0649 |
| 12 | 115°–125° | 8.83% | 8.74% | 0.2143 | 0.2131 |
| 13 | 125°–135° | 7.76% | 6.68% | 0.1984 | 0.1808 |
| 14 | 135°–145° | 1.18% | 1.04% | 0.0526 | 0.0474 |
| 15 | 145°–155° | 0.74% | 0.67% | 0.0364 | 0.0336 |
| 16 | 155°–165° | 0.88% | 0.77% | 0.0416 | 0.0376 |
| 17 | 165°–175° | 1.16% | 1.14% | 0.0517 | 0.0511 |
| 18 | 175°–185° | 1.89% | 2.58% | 0.0750 | 0.0945 |
| 19 | 185°–195° | 0.65% | 0.60% | 0.0328 | 0.0308 |
| 20 | 195°–205° | 1.30% | 1.44% | 0.0565 | 0.0612 |
| 21 | 205°–215° | 9.40% | 9.63% | 0.2223 | 0.2254 |
| 22 | 215°–225° | 8.13% | 8.60% | 0.2040 | 0.2109 |
| 23 | 225°–235° | 1.17% | 1.03% | 0.0519 | 0.0472 |
| 24 | 235°–245° | 0.64% | 0.56% | 0.0325 | 0.0291 |
| 25 | 245°–255° | 0.88% | 0.91% | 0.0415 | 0.0428 |
| 26 | 255°–265° | 0.95% | 0.89% | 0.0443 | 0.0420 |
| 27 | 265°–275° | 2.18% | 2.50% | 0.0833 | 0.0923 |
| 28 | 275°–285° | 0.61% | 0.63% | 0.0312 | 0.0321 |
| 29 | 285°–295° | 1.64% | 1.56% | 0.0675 | 0.0649 |
| 30 | 295°–305° | 8.83% | 8.74% | 0.2143 | 0.2131 |
| 31 | 305°–315° | 7.76% | 6.68% | 0.1984 | 0.1808 |
| 32 | 315°–325° | 1.18% | 1.04% | 0.0526 | 0.0474 |
| 33 | 325°–335° | 0.74% | 0.67% | 0.0364 | 0.0336 |
| 34 | 335°–345° | 0.88% | 0.77% | 0.0416 | 0.0376 |
| 35 | 345°–355° | 1.16% | 1.14% | 0.0517 | 0.0511 |
| Jumlah = H | 3.075 | 3.073 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.