Ubud · Gianyar · Kota kecil
r = 800 m · 36 bin · Cakupan gang 15.8% · sedang
Ubud
Gianyar · Kota kecil
Desa yang memanjang di antara dua sungai. Jaringan jalan kakinya sebagian besar bertanda path — jalan setapak sawah dan punggung bukit — bukan gang di antara rumah, jadi selisih kendara/jalan kaki di sini adalah bentang alam sebanyak permukimannya.
Kendara
- Entropi orientasi
- 2.637nat
- H / H max
- 0.736
- φ keteraturan
- 0.676
- Circuity
- 1.871~470
- Derajat simpul rata-rata
- 2.07
- Simpang empat
- 3.3%
- Jalan buntu
- 45.3%
- Kerapatan simpang
- 60 /km²
- Panjang ruas median
- 50 m
- Panjang jaringan
- 17.2 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 470 pasangan disampel · 18 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 245
- Ruas
- 254
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 121
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 60 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 34.3 km
- Circuity per ruas
- 1.029
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Jalan kaki
- Entropi orientasi
- 2.751nat
- H / H max
- 0.768
- φ keteraturan
- 0.614
- Circuity
- 1.729~454
- Derajat simpul rata-rata
- 2.12
- Simpang empat
- 3.7%
- Jalan buntu
- 41.7%
- Kerapatan simpang
- 113 /km²
- Panjang ruas median
- 45 m
- Panjang jaringan
- 27.4 km
H diukur dalam nat — satuan informasi berbasis logaritma natural. Itulah sebabnya maksimumnya ln 36 ≈ 3,584 dan bukan log₂ 36.
Circuity adalah perkiraan: jarak jaringan dibagi jarak garis lurus, dirata-ratakan atas sampel pasangan simpul yang diambil dengan benih tetap — bukan atas seluruh pasangan. 454 pasangan disampel · 36 pasangan tak terhubung Pasangan yang tidak terhubung sama sekali dikeluarkan dari rata-rata. Jumlahnya besar berarti jaringan ini terpecah — sinyal tentang datanya, bukan tentang tempatnya.
Dari mana angka-angka ini
- Simpul
- 458
- Ruas
- 485
- Simpang (derajat ≥ 3)
- 228
- Luas cakram
- 2.01 km²
- Kerapatan simpang
- 113 /km²
- Panjang tertimbang rose
- 54.8 km
- Circuity per ruas
- 1.032
Nilai antara yang dipakai kolom di atas. Kerapatan simpang adalah jumlah simpang dibagi luas cakram; panjang tertimbang adalah penyebut yang menjadikan batang rose sebuah bagian. Dua ukuran circuity yang berbeda: yang per ruas membandingkan tiap ruas dengan talinya sendiri, yang disampel membandingkan jarak antar simpang. Yang pertama mengukur kelokan jalan, yang kedua mengukur memutarnya perjalanan.
Kedua rose ditumpuk
- Kendara
- Jalan kaki
- Keduanya
SelisihJalan kaki − Kendara
- Entropi orientasi
- +0.114
- H / H max
- +0.032
- φ keteraturan
- −0.062
- Circuity
- −0.142
- Derajat simpul rata-rata
- +0.04
- Simpang empat
- +0.4%
- Jalan buntu
- −3.6%
- Kerapatan simpang
- +53
- Panjang ruas median
- −6
- Panjang jaringan
- +10.2
Yang ditambahkan berjalan kaki
- Panjang hanya jalan kaki
- 10.3 km
- Bagian dari jaringan jalan kaki
- 37.4%
Tabel rose — 36 bin — Ubud
| Bin | Rentang arah | P — Kendara | P — Jalan kaki | −P·ln P | −P·ln P |
|---|---|---|---|---|---|
| 00 | 355°–5° | 2.41% | 3.12% | 0.0896 | 0.1082 |
| 01 | 5°–15° | 15.26% | 11.76% | 0.2869 | 0.2517 |
| 02 | 15°–25° | 7.43% | 6.23% | 0.1931 | 0.1730 |
| 03 | 25°–35° | 0.83% | 1.02% | 0.0399 | 0.0468 |
| 04 | 35°–45° | 0.18% | 0.30% | 0.0116 | 0.0173 |
| 05 | 45°–55° | 0.10% | 0.20% | 0.0069 | 0.0127 |
| 06 | 55°–65° | 0.38% | 0.29% | 0.0212 | 0.0170 |
| 07 | 65°–75° | 0.06% | 0.14% | 0.0045 | 0.0091 |
| 08 | 75°–85° | 0.33% | 0.34% | 0.0191 | 0.0192 |
| 09 | 85°–95° | 2.75% | 2.76% | 0.0987 | 0.0991 |
| 10 | 95°–105° | 11.53% | 13.72% | 0.2491 | 0.2725 |
| 11 | 105°–115° | 6.34% | 6.88% | 0.1750 | 0.1841 |
| 12 | 115°–125° | 1.26% | 1.16% | 0.0551 | 0.0515 |
| 13 | 125°–135° | 0.36% | 0.43% | 0.0203 | 0.0232 |
| 14 | 135°–145° | 0.19% | 0.25% | 0.0120 | 0.0150 |
| 15 | 145°–155° | 0.14% | 0.31% | 0.0089 | 0.0180 |
| 16 | 155°–165° | 0.11% | 0.48% | 0.0075 | 0.0258 |
| 17 | 165°–175° | 0.33% | 0.62% | 0.0189 | 0.0314 |
| 18 | 175°–185° | 2.41% | 3.12% | 0.0896 | 0.1082 |
| 19 | 185°–195° | 15.26% | 11.76% | 0.2869 | 0.2517 |
| 20 | 195°–205° | 7.43% | 6.23% | 0.1931 | 0.1730 |
| 21 | 205°–215° | 0.83% | 1.02% | 0.0399 | 0.0468 |
| 22 | 215°–225° | 0.18% | 0.30% | 0.0116 | 0.0173 |
| 23 | 225°–235° | 0.10% | 0.20% | 0.0069 | 0.0127 |
| 24 | 235°–245° | 0.38% | 0.29% | 0.0212 | 0.0170 |
| 25 | 245°–255° | 0.06% | 0.14% | 0.0045 | 0.0091 |
| 26 | 255°–265° | 0.33% | 0.34% | 0.0191 | 0.0192 |
| 27 | 265°–275° | 2.75% | 2.76% | 0.0987 | 0.0991 |
| 28 | 275°–285° | 11.53% | 13.72% | 0.2491 | 0.2725 |
| 29 | 285°–295° | 6.34% | 6.88% | 0.1750 | 0.1841 |
| 30 | 295°–305° | 1.26% | 1.16% | 0.0551 | 0.0515 |
| 31 | 305°–315° | 0.36% | 0.43% | 0.0203 | 0.0232 |
| 32 | 315°–325° | 0.19% | 0.25% | 0.0120 | 0.0150 |
| 33 | 325°–335° | 0.14% | 0.31% | 0.0089 | 0.0180 |
| 34 | 335°–345° | 0.11% | 0.48% | 0.0075 | 0.0258 |
| 35 | 345°–355° | 0.33% | 0.62% | 0.0189 | 0.0314 |
| Jumlah = H | 2.637 | 2.751 | |||
Kolom terakhir adalah sumbangan tiap bin pada H = −Σ P(i)·ln P(i). Jumlahkan ketiga puluh enam angkanya dan hasilnya adalah H yang tercetak di bawah rose. Bin yang kosong menyumbang nol.
Catatan
Angka Ubud menonjol di kedua arah: entropinya rendah dan φ-nya tinggi, artinya jalan-jalannya berjalan pada sedikit arah yang berulang, lebih rapi daripada beberapa kawasan terencana dalam kumpulan ini. Itu yang terukur, dan itu saja.
Yang membatasi pembacaannya adalah isi jaringan pejalan kakinya. Sebagian besarnya bertanda path: jalan setapak sawah dan punggung bukit, bukan gang di antara rumah. Cakupan gang menghitung keduanya sama, sehingga selisih kendara/jalan kaki di sini sebagian adalah bentang alam, bukan hanya permukiman. Perbandingannya dengan kampung kota harus dibaca dengan itu di kepala.
Unduh data lokasi ini (JSON, ODbL)
Data jalan © OpenStreetMap contributors, ODbL 1.0. Basis data turunan ini ditawarkan dengan lisensi yang sama. · Boeing, G. 2019. Urban Spatial Order: Street Network Orientation, Configuration, and Entropy. Applied Network Science 4(1):67.