Diterawang
Benang pengaman
Benang yang berada di dalam bahan uang, bukan dicetak di atas permukaannya.
Benang berada di antara lapisan bahan uang dan muncul ke permukaan hanya pada jarak tertentu. Karena itu ia terlihat terputus dari luar, tetapi utuh bila cahaya menembus lembar.
- Benang tertanam di dalam bahan, sehingga tidak bisa dikelupas atau digosok lepas dari permukaan.
- Pada jarak tertentu benang naik ke permukaan. Bagian inilah yang terlihat sebagai potongan-potongan pendek dalam cahaya biasa.
- Saat diterawang, cahaya menembus bahan tetapi tertahan oleh benang, sehingga seluruh panjangnya terbaca sebagai satu garis gelap yang menerus.
Apa yang diamati
- Terdapat benang pengaman pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000. Pada Rp100.000 dan Rp50.000, benang berubah warna bila dilihat dari sudut pandang berbeda.
- Terawangkan uang: benang terbaca sebagai satu garis utuh yang menerus dari tepi atas ke tepi bawah, tanpa terputus.
- Dilihat biasa, yang tampak hanya potongan-potongan pendek di permukaan. Perbedaan antara potongan dan garis utuh itulah yang diperiksa.
Halaman ini menjelaskan cara memeriksa ciri, bukan cara membuatnya. Situs ini juga tidak menyatakan apakah selembar uang asli — kewenangan itu ada pada Bank Indonesia.
Sumber
- Bank Indonesia — Gambar Uang — Rp100.000 Tahun Emisi 2016, Unsur Pengaman ↗buka sumber: Gambar Uang — Rp100.000 Tahun Emisi 2016
- Artech House — R. L. van Renesse, Optical Document Security, 3rd edition (2005), Ch. 4, Security threads