Diraba
Cetak timbul (intaglio)
Hasil cetak yang terasa kasar apabila diraba, karena tintanya berdiri di atas permukaan bahan.
Tintanya tidak meresap rata ke dalam bahan. Ia tertinggal sebagai punggungan yang menonjol di atas permukaan — dan punggungan itulah yang dibaca ujung jari.
- Tinta berdiri di atas bidang permukaan, bukan sejajar dengannya. Selisih tinggi inilah seluruh cirinya.
- Ujung jari sangat peka terhadap perubahan tinggi yang tajam. Karena itu Bank Indonesia menaruh ciri ini pada kanal diraba, bukan dilihat.
Apa yang diamati
- Rabakan ujung jari pada gambar utama, gambar pahlawan, angka nominal, dan lambang negara. Bagian itu terasa kasar, tidak rata seperti kertas biasa.
- Rabaan mendatar biasanya lebih jelas daripada tekanan tegak lurus: ujung jari membaca tepi timbulnya, bukan tingginya.
Halaman ini menjelaskan cara memeriksa ciri, bukan cara membuatnya. Situs ini juga tidak menyatakan apakah selembar uang asli — kewenangan itu ada pada Bank Indonesia.
Sapukan cahaya
Layar tidak bisa menyampaikan rabaan, tetapi bisa menunjukkan akibat lain dari cetakan timbul: tinta yang berdiri di atas permukaan menangkap cahaya dari sudut rendah dan menaungi sisi seberangnya. Geser arah cahayanya.
20°
Permukaan pada peragaan ini adalah deretan punggungan biasa, bukan ukiran pada uang mana pun. Ini menunjukkan bagaimana relief menangkap cahaya — bukan pengganti merabanya. Untuk itu tetap ambil uangnya.
Sumber
- Bank Indonesia — Gambar Uang — Rp100.000 Tahun Emisi 2016, Unsur Pengaman ↗buka sumber: Gambar Uang — Rp100.000 Tahun Emisi 2016
- Artech House — R. L. van Renesse, Optical Document Security, 3rd edition (2005), Ch. 2, Intaglio printing