Lompat ke isi
Anatomi RupiahEN· Bahasa
Semua ciri

Dilihat

Mikroteks

Tulisan yang terlalu kecil untuk dibaca mata telanjang, dan baru terbaca dengan kaca pembesar.

Cirinya bukan tulisannya, melainkan ukurannya. Huruf sekecil itu berada di bawah kemampuan alat penyalin biasa, sehingga yang tersisa pada tiruan umumnya hanya garis kabur.

  1. Pada jarak baca biasa, mata menggabungkan huruf-huruf itu menjadi satu garis lurus.
  2. Kaca pembesar memisahkan kembali apa yang digabungkan mata, dan huruf-hurufnya muncul.

Unduh diagram (SVG)

Apa yang diamati

  • Tanpa alat, bagian itu tampak seperti garis atau arsiran biasa. Dengan kaca pembesar, garis itu ternyata deretan huruf.
  • Yang diperiksa adalah ketajaman hurufnya. Huruf yang utuh dan tegas berbeda jelas dari garis yang pecah atau kabur.

Halaman ini menjelaskan cara memeriksa ciri, bukan cara membuatnya. Situs ini juga tidak menyatakan apakah selembar uang asli — kewenangan itu ada pada Bank Indonesia.

Sumber

  • Artech HouseR. L. van Renesse, Optical Document Security, 3rd edition (2005), Ch. 2, Microprinting