Diterawang
Tanda air & electrotype
Gambar yang tampak pada bahan uang ketika uang diterawang ke arah cahaya.
Meja cahaya
Gerakkan sumber cahaya di belakang lembar. Terangnya mengikuti ketebalan bahan: makin tebal bagian yang dilewati, makin sedikit cahaya yang sampai ke mata.
Cahaya yang tembus di titik ini: ≈69%
Bentuk pada peragaan ini sengaja dibuat abstrak — sebuah lensa dan satu cincin ornamen — bukan gambar pahlawan dan bukan tanda air pada uang mana pun. Yang diperagakan adalah hubungannya: terang mengikuti ketebalan.
Ketebalan bahan uang tidak rata. Bagian yang lebih tipis meneruskan lebih banyak cahaya, bagian yang lebih tebal menahannya — dan perbedaan terang itulah gambarnya.
Apa yang diamati
- 01Terawangkan uang ke arah cahaya. Gambar pahlawan tampak dari kedua sisi lembar, bukan hanya dari satu sisi.
- 02Pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, dan Rp10.000 terdapat electrotype — logo BI dan ornamen tertentu — yang juga baru tampak saat diterawang.
- 03Gambarnya berada di dalam bahan, bukan di permukaannya. Digosok pun tidak berpindah dan tidak menghilang.
Muncul pada
Halaman ini menjelaskan cara memeriksa ciri, bukan cara membuatnya. Situs ini juga tidak menyatakan apakah selembar uang asli — kewenangan itu ada pada Bank Indonesia.
Sumber
- Bank Indonesia — Gambar Uang — Rp100.000 Tahun Emisi 2016, Unsur Pengaman ↗buka sumber: Gambar Uang — Rp100.000 Tahun Emisi 2016
- Artech House — R. L. van Renesse, Optical Document Security, 3rd edition (2005), Ch. 3, Watermarks