Lompat ke isi

Pasang surut, dihitung dari air laut yang sebenarnya

Lihat pasang surut pelabuhan-pelabuhan Indonesia diurai menjadi gelombang penyusunnya, lalu diramalkan ke depan. Semua angkanya dihitung di sini, bukan disalin dari tabel.

  • Pengamatan tinggi air yang benar-benar terekam alat
  • Prediksi hasil hitungan dari komponen pasang surut
  • Residu selisih keduanya — cuaca, angin, dan gangguan alat
Grafik pasang surut Sabang, Aceh sepanjang 24 hari: garis hitam tinggi air terekam, garis biru hasil hitungan 8 komponen di atasnya, pita ochre selisih keduanya pada sumbu waktu yang sama. RMS residu 0.105 m.7.508.008.509.0029/0404/0509/0514/0519/05-0.500.000.50Residu
PengamatanPrediksiResidu
Dihitung saat situs ini dibangun, dari rekaman stasiun Sabang, Aceh · 24 hari terakhir dari bagian yang dicocokkan · RMS residu 0.105 m

Stasiun

8

Hari rekaman

1686hari

Bacaan jam-jaman

38.818

Tidak ada satu pun tabel konstanta harmonik yang dikirim sebagai data. Setiap amplitudo dan fase di situs ini keluar dari pencocokan atas rekaman yang ditampilkan bersamanya.

Yang bisa dilakukan

Lima cara memeriksa satu rekaman

  • Catatan

    Rekaman, hasil pencocokan di atasnya, dan sisa yang tak terjelaskan.

  • Komponen

    Amplitudo dan fase tiap gelombang penyusun, beserta koreksi nodalnya.

  • Resolusi

    Berapa lama harus mengamati untuk memisahkan sepasang komponen — dan apa yang terjadi pada rekaman sungguhan saat jendelanya diperpendek.

  • Banding

    Kuadrat terkecil berhadapan dengan metode Admiralty pada rekaman yang sama.

  • Prediksi

    Konstanta hasil pencocokan diteruskan ke depan, lengkap dengan pasang dan surutnya.

Cara kerja

Cara kerjanya, dalam tiga langkah

  1. 01

    Air laut direkam

    Alat di pelabuhan mencatat tinggi air setiap jam selama tujuh bulan. Itulah garis hitam pada grafik: apa adanya, termasuk cuaca dan gangguan alat.

  2. 02

    Rekaman diuraikan

    Pasang surut adalah jumlah dari gelombang-gelombang berirama tetap yang datang dari Bulan dan Matahari. Kami mencari seberapa besar dan seberapa telat tiap gelombang di tempat itu.

    Di Sabang, Aceh, gelombang terbesarnya ternyata M2: tingginya 0.50 m dan ia tiba 3.0 jam di belakang Bulan. Kedua angka itu tidak ada di mana pun sebelum rekaman dicocokkan — buka halaman rekaman untuk melihat asal keduanya, baris demi baris.

  3. 03

    Sisanya ditampilkan apa adanya

    Yang tidak bisa dijelaskan gelombang-gelombang tadi — cuaca, angin, gelombang badai — tidak disembunyikan. Ia digambar sebagai pita tersendiri di bawah grafik.

Watak pasang surut

Empat pelabuhan, empat watak, satu fisika

Bilangan Formzahl F = (K1 + O1) / (M2 + S2) menggolongkan watak pasang surut. Nusantara memuat keempat golongannya: Sabang dua kali sehari nyaris seimbang, Pelabuhan Jakarta sekali sehari, sisanya di antara keduanya. Setiap angka di bawah ini keluar dari pencocokan kuadrat terkecil atas rekaman stasiun itu sendiri — tidak ada yang dikutip dari tabel.
Bilangan Formzahl dan amplitudo per stasiun
StasiunFTipeM2S2K1O1
Sabang, Aceh0.204Harian ganda (semidiurnal)0.5090.2400.1060.047
Padang, Sumatera Barat0.394Campuran condong ke harian ganda0.3580.1490.1230.077
Benoa, Bali0.413Campuran condong ke harian ganda0.6430.3660.2530.164
Bitung, Sulawesi Utara0.578Campuran condong ke harian ganda0.3410.2250.2080.120
Ambon, Maluku0.811Campuran condong ke harian ganda0.5050.1530.3070.227
Surabaya, Jawa Timur1.242Campuran condong ke harian ganda0.3770.2240.4750.272
Semarang, Jawa Tengah1.597Campuran condong ke harian tunggal0.0950.0760.2120.061
Kolinamil, Pelabuhan Jakarta3.486Harian tunggal (diurnal)0.0650.0490.2540.144
0.251.53
harian gandacampuran → gandacampuran → tunggalharian tunggal

Rekaman

Stasiun

Setiap rekaman membawa sumber, lisensi, periode, dan datumnya. Tidak ada yang diasumsikan merujuk MSL.
  • Sabang, Aceh

    Harian ganda (semidiurnal)F 0.20

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Padang, Sumatera Barat

    Campuran condong ke harian gandaF 0.39

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Benoa, Bali

    Campuran condong ke harian gandaF 0.41

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Bitung, Sulawesi Utara

    Campuran condong ke harian gandaF 0.58

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Ambon, Maluku

    Campuran condong ke harian gandaF 0.81

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Surabaya, Jawa Timur

    Campuran condong ke harian gandaF 1.24

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Semarang, Jawa Tengah

    Campuran condong ke harian tunggalF 1.60

    01 Jan 202601 Agu 2026 · 212 hari · Datum ioc-sensor-zero

  • Kolinamil, Pelabuhan Jakarta

    Harian tunggal (diurnal)F 3.49

    10 Jan 202631 Jul 2026 · 202 hari · Datum ioc-sensor-zero

Lisensi

Sumber yang belum dibuka

Adapter untuk sumber ini sudah ditulis dan diuji, tetapi gerbang lisensi menutupnya sampai syarat penggunaannya diverifikasi. Tidak ada datanya di situs ini.
  • unverifiedUniversity of Hawaii Sea Level CenterPortal UHSLC melampirkan syarat atribusi per negara yang ditetapkan operator pemilik alat; untuk stasiun Indonesia operator itu BIG, dan syaratnya belum diverifikasi. Adapter tersedia, gerbang lisensi menutupnya.
  • unverifiedBadan Informasi GeospasialSyarat redistribusi rekaman stasiun maupun produk Model Pasut belum diverifikasi. Tidak ada data BIG dalam repositori ini.