Lompat ke isi

Padang, Sumatera Barat

Periode
01 Jan 202601 Agu 2026212 hari
Datum
Nol sensor stasiun (bukan MSL)
jeda
1333 jam
Sumber
IOC Sea Level Station Monitoring Facility (UNESCO/IOC & VLIZ)
Sumber, lisensi, dan catatan datum

Lisensi: Akses terbuka dengan kewajiban sitasi (VLIZ/IOC, DOI 10.14284/482)

Flanders Marine Institute (VLIZ); Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) (2026): Sea level station monitoring facility. https://www.ioc-sealevelmonitoring.org — DOI 10.14284/482

Bukan untuk navigasiTabel pasang surut resmi Indonesia diterbitkan oleh Pushidrosal.

Batas

Resolusi

Dua komponen hanya dapat dipisahkan bila rekaman cukup panjang untuk membuat keduanya bergeser satu siklus penuh. Perpendek jendelanya dan lihat komponen berguguran serta bilangan kondisi naik.
30 hari

Rekaman penuh: 212.0 hari. Jendela diambil dari awal rekaman.

Bilangan kondisi

1.48

baik

Masih dapat dipisahkan

M2 · S2 · N2 · K1 · O1 · Q1 · M4 · MS4

Tidak dapat dipisahkan pada jendela ini

K2 · P1

Hasil

Permintaan ditolak

Himpunan baku diminta pada jendela 30 hari. Pasangan berikut tidak dapat dipisahkan:

  • S2 dan K2 berbeda hanya 0.0821°/jam: perlu rekaman 182.6 hari untuk memisahkannya, tersedia 30.0 hari.
  • K1 dan P1 berbeda hanya 0.0821°/jam: perlu rekaman 182.6 hari untuk memisahkannya, tersedia 30.0 hari.
Konstanta harmonik per komponen
KomponenAmplitudo H (m)Fase g (°)Keterlambatan (jam)Kecepatan (°/jam)Periode (jam)Faktor nodal fKoreksi nodal u (°)
M2255.5550.3549±0.0031338.7±0.511.6928.98410412.4210.96520.68
K1165.5550.1524±0.002717.0±1.01.1315.04106923.9341.10832.48
S2273.5550.1407±0.003038.1±1.21.2730.00000012.0001.00000.00
O1145.5550.0783±0.0026350.1±1.925.1113.94303625.8191.1753-2.80
N2245.6550.0711±0.0031308.2±2.510.8428.43973012.6580.96520.68
Q1135.6550.0190±0.0026302.3±7.722.5613.39866126.8681.1753-2.80
M4455.5550.0169±0.003240.5±10.90.7057.9682086.2100.93161.37
MS4473.5550.0079±0.0031208.0±22.53.5358.9841046.1030.96520.68
K2Tak terpisahkanK2/S2 · 183 hari
P1Tak terpisahkanP1/K1 · 183 hari

Sumbu kedua: bukan berapa lama, melainkan seberapa utuh

Kriteria Rayleigh hanya melihat rentang — sampel pertama sampai sampel terakhir. Jam-jam di antaranya tidak dihitung sama sekali, jadi menurut ukuran itu rekaman yang separuhnya hilang sama baiknya dengan rekaman utuh. Tabel di bawah mencocokkan ulang rekaman ini di bawah dua macam kehilangan dengan jumlah jam yang sama dan rentang yang persis sama, dan hasilnya jauh berbeda.
Bilangan kondisi menurut bentuk kehilangan data
Bentuk kehilanganDihilangkanSampelRentang (hari)Bilangan kondisi κPasangan paling mirip
Rekaman apa adanya5055212.01.52K1/P1 0.13
Satu jeda panjang di tengah25%3791212.01.95S2/K2 0.47
Hilang tersebar25%3790211.91.53S2/K2 0.13
Satu jeda panjang di tengah50%2527212.03.18K1/P1 0.80
Hilang tersebar50%2528211.91.54K1/P1 0.14
Satu jeda panjang di tengah70%1516212.06.55S2/K2 0.95
Hilang tersebar70%1516211.81.55K1/P1 0.14

Perhatikan kolom rentang: angkanya sama di setiap baris. Jeda diambil dari tengah, jadi sampel pertama dan terakhir tidak pernah bergeser — dan rentang adalah satu-satunya hal yang dibaca kriteria Rayleigh. Menurut ukuran itu, semua baris di atas adalah rekaman yang sama. Nyatanya tidak: satu jeda panjang meninggalkan dua gerombolan sampel tanpa apa pun yang menghubungkannya, sehingga beda fase antar keduanya menjadi ambigu dan pasangan yang berdekatan menyatu kembali. Jumlah jam yang sama, tetapi tersebar, membiarkan rekaman tetap menyambung dan nyaris tidak berbiaya. Topeng dibentuk oleh aturan tetap, bukan diundi, jadi tabel ini sama di setiap pembangunan situs.

Pasangan yang menentukan panjang rekaman

Dua komponen baru dapat dipisahkan bila rekaman cukup panjang untuk membuat keduanya bergeser satu siklus penuh: T = 360° / |σᵢ − σⱼ|. Semakin dekat dua kecepatan, semakin panjang rekaman yang dibutuhkan.

PasanganPanjang minimum (hari)
K1 / P1183
K2 / S2183
M2 / N227.6
O1 / Q127.6
M4 / MS414.8
M2 / S214.8

Berapa lama harus mengamati